Di Hadapan Jokowi, Kiai Said Bicara Warga NU Hidup Miskin-Nama Kampungan
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj memantau lokasi Muktamar Ke-34 NU di Ponpes Darussa'adah Kabupaten Lampung Tengah, Senin (20/12). ANTARA/Agus Wira Sukarta
MerahPutih.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj membuka Muktamar ke-34 NU. Dalam kesempatan itu, ia menceritakan soal kehidupan warga NU di hadapan Presiden Jokowi.
"Masih kita lihat banyak warga NU yang hidupnya di bawah kemiskinan," kata Kiai Said di Pondok Pesantren Daarussa'adah, Lampung Tengah, Rabu (22/12).
Baca Juga
Kenakan Jas dan Sarung, Jokowi Bertolak ke Lampung Buka Muktamar NU
Selain itu, pria yang meraih gelar master dan doktoral di Universitas Ummul al-Qura, Mekkah, ini juga menyebut sejumlah warga NU punya nama yang terkesan kampungan.
"Nama jelas Solikin, Jumadi. Namanya kampungan ndeso," imbuhnya.
Padahal, kata Kiai aid, Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam yang luar biasa.
Baca Juga
Oleh karena itu, menurutnya, Indonesia harus mampu mengelola kekayaan tersebut agar dapat menciptakan pemerataan kesejahteraan.
"Agar pembangunan itu dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia tidak hanya pertumbuhan tapi adalah pemerataan," kata Kiai Said. (Pon)
Baca Juga
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Gus Yahya Tegaskan Konflik PBNU Telah Selesai, Kepengurusan Kembali Kesemula
Hasil Rapat Konsultasi Syuriyah PBNU Sudah Final, Islah Dua Kubu Harus Terjadi
2 Kubu Berkonflik di PBNU Dikabarkan Sepakat Gelar Muktamar
Musyawarah Kubro di Lirboyo Didorong Jadi Jalan Islah Pengurus PBNU
Gus Yahya Siap Laksanakan Keputusan Musyawarah Kubro demi Islah NU
Gus Yahya Tolak Hasil Rapat Pleno, Ingatkan Tertib Anggaran Dasar
Pleno Syuriyah Tetapkan Zulfa Mustofa Jadi Pejabat Ketum PBNU Gantikan Gus Yahya
Konflik PBNU Akibat Konsesi Tambang, Gus Yahya: Itu Manuver Politik
Syuriyah PBNU Gelar Rapat Pencopotan, Gus Yahya: Hanya Muktamar Yang Bisa Berhentikan
Forum Kiai Nyai Muda Nahdlatul Ulama Desak Islah Pengurus PBNU, Minta Musyarah Terbuka