Kenakan Jas dan Sarung, Jokowi Bertolak ke Lampung Buka Muktamar NU

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 22 Desember 2021
Kenakan Jas dan Sarung, Jokowi Bertolak ke Lampung Buka Muktamar NU

Presiden Jokowi beserta Ibu Negara bertolak ke Lampung, Rabu (22/12/2021). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi bertolak ke Lampung, Rabu (22/12).

Kepala Negara dan rombongan lepas landas melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca Juga

NU Mulai Muktamar, Ini Agenda Detailnya

Berdasarkan foto yang diterima dari Biro Pers Sekretariat Presiden, Jokowi tampak mengenakan pakaian jas berwarna abu-abu yang dipadukan dengan sarung berwarna hijau dalam kunjungan kerjanya kali ini.

Setibanya di Bandara Internasional Radin Inten II, Kabupaten Lampung Selatan, Presiden Jokowi akan langsung menuju Lapangan Pondok Pesantren Darussaadah, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, tempat Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) berlangsung.

Jokowi
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana sebelum bertolak ke Lampung, Rabu (22/12). Foto: Setkab

Selanjutnya, Presiden akan langsung kembali ke Jakarta melalui Bandara Internasional Radin Inten II, Kabupaten Lampung Selatan, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Panitia Daerah Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) menyebutkan total peserta resmi atau muktamirin pada muktamar di Provinsi Lampung sebanyak 1.959 orang.

"Peserta resmi bakal hadir ke Provinsi Lampung, untuk mengikuti rangkaian kegiatan forum permusyawaratan tertinggi NU ini sebanyak 1.959 orang," kata Ketua Panitia Daerah Muktamar Ke-34 NU Prof Moh Mukri, di Bandarlampung, Selasa.

Ia menyampaikan, para muktamirin ini terdiri dari 34 PWNU (102 orang), 521 PCNU (1.563 orang), 31 PCINU (93 orang), serta 14 badan otonom (42 orang), dan 18 lembaga (54 orang) di tingkat pusat, serta ditambah utusan PBNU dari unsur syuriah (32 orang), mustasyar (15 orang), a’wan (20 orang), dan tanfiziah (38 orang).

Sementara itu, sebanyak 3.288 personel kepolisian diterjunkan untuk pengamanan Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Provinsi Lampung yang disebar ke beberapa titik kegiatan.

Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono kegiatan muktamar berlangsung di beberapa tempat seperti di Kabupaten Lampung Tengah dan Kota Bandarlampung.

"Kami akan melakukan pengamanan di Gunung Sugih Lampung Tengah, Universitas Malahayati, UIN Raden Intan, dan Universitas Lampung serta titik-titik lain yang akan dilalui karena nanti pembukaannya akan dihadiri Presiden dan Wakil Presiden," katanya. (Asp)

Baca Juga

Jokowi-Ma'ruf Dipastikan Hadiri Pembukaan Muktamar NU

#Presiden Jokowi #Iriana Joko Widodo #Ibu Negara Iriana Widodo #Nahdlatul Ulama
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Gus Yahya Tegaskan Konflik PBNU Telah Selesai, Kepengurusan Kembali Kesemula
Terkait agenda Muktamar Nahdlatul Ulama dan dinamika struktural PBNU, Gus Ipul menegaskan bahwa hal tersebut akan disampaikan pada waktu yang tepat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
Gus Yahya Tegaskan Konflik PBNU Telah Selesai, Kepengurusan Kembali Kesemula
Indonesia
Hasil Rapat Konsultasi Syuriyah PBNU Sudah Final, Islah Dua Kubu Harus Terjadi
Muhibul Aman juga menyerukan kepada seluruh warga dan struktur NU untuk menghentikan polemik dan narasi yang memperuncing konflik, kembali kepada adab ber-jamiyah
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Hasil Rapat Konsultasi Syuriyah PBNU Sudah Final, Islah Dua Kubu Harus Terjadi
Indonesia
2 Kubu Berkonflik di PBNU Dikabarkan Sepakat Gelar Muktamar
Langkah-langkah teknis akan disiapkan oleh PBNU agar pelaksanaan Muktamar dapat berlangsung tertib, sah, dan bermartabat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Desember 2025
2 Kubu Berkonflik di PBNU Dikabarkan Sepakat Gelar Muktamar
Indonesia
Musyawarah Kubro di Lirboyo Didorong Jadi Jalan Islah Pengurus PBNU
Forum tersebut sebagai langkah penting dan patut diapresiasi, terlebih karena menjadi kelanjutan dari rangkaian pertemuan ulama sebelumnya di Ploso dan Tebuireng.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Musyawarah Kubro di Lirboyo Didorong Jadi Jalan Islah Pengurus PBNU
Indonesia
Gus Yahya Siap Laksanakan Keputusan Musyawarah Kubro demi Islah NU
Membuka diri sepenuhnya untuk proses pemeriksaan dan tabayun (klarifikasi) atas segala tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Gus Yahya Siap Laksanakan Keputusan Musyawarah Kubro demi Islah NU
Indonesia
Gus Yahya Tolak Hasil Rapat Pleno, Ingatkan Tertib Anggaran Dasar
Penegasan tersebut disampaikan Gus Yahya dalam pernyataan sikap resmi PBNU yang ditandatangani langsung olehnya pada 13 Desember 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
Gus Yahya Tolak Hasil Rapat Pleno, Ingatkan Tertib Anggaran Dasar
Indonesia
Pleno Syuriyah Tetapkan Zulfa Mustofa Jadi Pejabat Ketum PBNU Gantikan Gus Yahya
Gus Yahya mengatakan pleno Syuriyah PBNU hanya manuver politik, apalagi dirinya tengah melakukan transformasi organisasi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Desember 2025
Pleno Syuriyah Tetapkan Zulfa Mustofa Jadi Pejabat Ketum PBNU Gantikan Gus Yahya
Indonesia
Konflik PBNU Akibat Konsesi Tambang, Gus Yahya: Itu Manuver Politik
Gus Yahya pun menyatakan siap menempuh jalur apa pun bila diperlukan. Namun, ia menekankan bahwa fokus utamanya adalah menjaga bangunan organisasi agar tetap utuh.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Desember 2025
Konflik PBNU Akibat Konsesi Tambang, Gus Yahya: Itu Manuver Politik
Indonesia
Syuriyah PBNU Gelar Rapat Pencopotan, Gus Yahya: Hanya Muktamar Yang Bisa Berhentikan
Gus Yahya mengklaim masih aktif menjalankan tugas dan fungsi-fungsi organisasi. Dia menjelaskan, apabila ingin memberhentikan dirinya harus melalui muktamar.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Desember 2025
Syuriyah PBNU Gelar Rapat Pencopotan, Gus Yahya: Hanya Muktamar Yang Bisa Berhentikan
Indonesia
Forum Kiai Nyai Muda Nahdlatul Ulama Desak Islah Pengurus PBNU, Minta Musyarah Terbuka
Muktamar mendatang harus dijadikan momentum penataan ulang tata kelola jamiyah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Desember 2025
Forum Kiai Nyai Muda Nahdlatul Ulama Desak Islah Pengurus PBNU, Minta Musyarah Terbuka
Bagikan