Prabowo Ingin Pemimpin Menanggalkan Kebencian dan Dengki

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 08 Februari 2026
Prabowo Ingin Pemimpin Menanggalkan Kebencian dan Dengki

Presiden Prabowo Subianto (kanan) memberikan sambutan disaksikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kedua kanan) saat menghadiri Mujahadah Kubro dalam rangka hari lahir Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan bahwa kepemimpinan harus dibangun di atas keadilan, persatuan, dan kejernihan hati tanpa diselimuti rasa dendam.

Pesan itu disampaikan saat memberikan sambutan pada acara Mujahadah Kubro 100 Tahun Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2).

Di hadapan ratusan ribu warga nahdliyin dari berbagai daerah, Prabowo mengingatkan bahwa seorang pemimpin wajib menanggalkan kebencian dan dengki demi menjaga keutuhan bangsa.

“Tidak boleh pemimpin punya dendam, tidak boleh pemimpin punya rasa benci, tidak boleh pemimpin punya rasa dengki, tidak boleh pemimpin selalu mencari-cari kesalahan pihak lain,” kata Prabowo.

Baca juga:

Pesan Prabowo Jelang Ramadan,Ingin Setiap Keluarga Berkecukupan Saat Jalankan Ibadah Puasa

Ia menuturkan, nilai tersebut bukanlah hal baru, melainkan ajaran yang diwariskan para ulama dan leluhur bangsa. Menurutnya, perbedaan adalah keniscayaan, namun tidak boleh menjadi alasan untuk saling memecah belah.

“Guru-guru kita, kiai-kiai kita, leluhur kita mengajarkan selalu, tidak boleh ada rasa benci, tidak boleh ada rasa dendam. Berbeda tidak masalah, sesudah berbeda cari persatuan, cari kesamaan,” jelas Prabowo.

Presiden mengingatkan, musyawarah untuk mufakat merupakan jati diri bangsa Indonesia. Tradisi musyawarah mufakat telah lama dicontohkan oleh NU dalam menjaga harmoni sosial.

“NU selalu memberi contoh, NU selalu berusaha menjaga persatuan. Dan memang itulah pelajaran sejarah,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo kembali mengingatkan bahwa bangsa yang kuat hanya bisa terwujud jika para pemimpinnya hidup rukun. Tidak ada bangsa yang kuat, tidak ada bangsa yang bisa maju kalau pemimpin-pemimpinnya tidak rukun.

"Karena itu saya selalu mengajak semua unsur, mari kita bersatu,” tegasnya.

Menurutnya, perbedaan pendapat dalam demokrasi adalah hal wajar, namun tidak boleh menghilangkan semangat persaudaraan.

“Boleh kita bertanding, boleh kita bersaing, boleh kita berbeda, boleh kita berdebat. Tapi di ujungnya semua pemimpin Indonesia, semua pemimpin masyarakat harus rukun, harus menjaga persatuan dan kesatuan,” ucap Prabowo.

Ia menambahkan, tujuan besar Indonesia merdeka adalah mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat. Karena itu, persatuan menjadi syarat mutlak untuk menghapus kemiskinan dan membangun masa depan yang lebih baik.

“Bahwa Indonesia yang merdeka harus Indonesia yang adil, harus Indonesia yang makmur. Kita harus bersatu, kita harus bertekad untuk menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia,” kata Prabowo

Di akhir pidatonya, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat doa dan ikhtiar bersama agar Indonesia terhindar dari perpecahan dan bencana. (Asp).

#Prabowo #Demokrasi #Nahdlatul Ulama
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Hadiri Puncak Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat
Presiden Prabowo Subianto danKetum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Didik Setiawan - 34 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto Hadiri Puncak Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat
Indonesia
Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Bencana, Ratas Disiarkan Langsung
Rapat terbatas itu, yang juga dihadiri sejumlah menteri dan pimpinan lembaga, berlangsung Senin (7/9) siang. Dan rapat terbatas itu akan disiarkan secara terbuka.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Bencana, Ratas Disiarkan Langsung
Indonesia
Buku Islam Ala Prabowo Ramai Diperbincangkan, Ini Pengarang, Deskripsi dan Harganya
Buku yang diterbitkan oleh Atmosphere Publishing House memiliki ketebalan sekitar 346 halaman dan pertama kali dirilis pada April 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Buku Islam Ala Prabowo Ramai Diperbincangkan, Ini Pengarang, Deskripsi dan Harganya
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Demokrasi menghadapi tantangan serius ketika kekuasaan politik dan ekonomi semakin terkonsentrasi, kepercayaan publik terhadap institusi melemah, ketimpangan membesar, serta populisme mendapatkan ruang untuk berkembang.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Berita Foto
Presiden Prabowo bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin bahas Kemitraan RI-Rusia
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum melakukan pertemuan di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 03 September 2026
Presiden Prabowo bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin bahas Kemitraan RI-Rusia
Indonesia
Putin Pastikan Rusia Siap Kerja Sama dengan Indonesia Kembangkan Potensi Nuklir
Rusia memberikan perhatian pengembangan kerja sama bilateral di sejumlah bidang, mulai dari pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital hingga energi.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Putin Pastikan Rusia Siap Kerja Sama dengan Indonesia Kembangkan Potensi Nuklir
Indonesia
Presiden Prabowo Makan Siang Bareng Putin Hari ini, Bahas Kerja Sama Strategis yang Untungkan 2 Negara
Agenda makan siang sekaligus diskusi ini dimanfaatkan kedua kepala negara untuk mempererat hubungan diplomatik dan memperluas kemitraan strategis antara Jakarta dan Moskow.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Presiden Prabowo Makan Siang Bareng Putin Hari ini, Bahas Kerja Sama Strategis yang Untungkan 2 Negara
Indonesia
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Cak Imin mendoakan agar Gus Kikin diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin PBNU selama lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Indonesia
Presiden Prabowo Terima Kartu Tanda Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup
Prabowo terkesan karena kartu tersebut memiliki masa berlaku seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Presiden Prabowo Terima Kartu Tanda Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup
Bagikan