Dewi Persik Jadi Nama Jalan di Bekasi

Asty TCAsty TC - Senin, 07 Agustus 2017
Dewi Persik Jadi Nama Jalan di Bekasi

Dewi Persik (Foto: Instagram/dewiperssikreal)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANDA pengguna Google Maps? Coba ketik "Jalan Dewi Persik" di kolom pencari lokasi pada layanan tersebut. Menemukan sesuatu? Ya, titik penanda jalan akan mengarah ke Bekasi, tepatnya di Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Tak percaya? Seperti inilah tampilannya:

jalan dewi persik bekasi
Jalan Dewi Persik terdeteksi di Bekasi pada layanan Google Maps

Ternyata, nama jalan tersebut seharusnya adalah Jalan Dewi Sartika, entah mengapa berubah menjadi Jalan Dewi Persik. Padahal, pedangdut itu bukan berasal dari Bekasi, melainkan Jember, Jawa Timur. Menurut Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bekasi, perubahan nama jalan penghubung jalur protokol Jalan M. Hasibuan dengan Jalan Ir. H. Djuanda itu telah berlangsung sejak 30 Juli 2017.

Terkait hal itu, Diskominfo Kota Bekasi melayangkan surat kepada perusahaan Google. "Hari ini kami layangkan surat resmi kepada operator Google perihal perubahan nama ini. Kami ingin tahu alasannya seperti apa, sebab penamaan jalan di Kota Bekasi tidak bisa seenaknya diubah," kata Titi Masrifahati, Kepala Diskominfo Kota Bekasi, Senin (7/8).

Titi mengaku belum lama mengetahui perubahan nama Jalan Dewi Sartika pada layanan yang dapat diakses publik tersebut. "Saya baru dapat laporannya Sabtu (5/8). Hari itu juga saya kontak operator Google untuk meminta klarifikasi, namun belum direspons," ujarnya.

Pihaknya menduga perubahan nama jalan pahlawan menjadi pedangdut tersebut akibat tangan usil "hacker". "Bisa jadi ada yang iseng. Tapi motifnya apa, saya belum tahu," imbuhnya.

Titi menambahkan, Google selama ini memang menerapkan sistem open source yang memungkinkan publik memberi masukan atas konten layanan yang tersedia. Jadi, kemungkinan ada orang-orang yang dengan sengaja memberi masukan salah terkait nama jalan tersebut.

"Bisa saja ada orang lain yang memberikan masukan atas layanan nama jalan. Tapi kan untuk mengubah yang sudah ada perlu konfirmasi dan persetujuan pihak terkait. Jangan seenaknya saja," tutupnya. (*)

Sumber: ANTARA

Baca juga artikel seputar nama jalan lainnya di sini: Raden Adjeng Kartini Digunakan Sebagai Nama Jalan Di Belanda.

#Bekasi #Google #Raden Dewi Sartika #Dewi Persik
Bagikan
Ditulis Oleh

Asty TC

orang Jawa bersuara alto

Berita Terkait

Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Fashion
Diadora Hadirkan The Home of Italian Sport Lifestyle di Mono Store Pertama Living World Grand Wisata
Gerai ini menggabungkan warisan desain Italia yang elegan dengan performa atletik modern.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Diadora Hadirkan The Home of Italian Sport Lifestyle di Mono Store Pertama Living World Grand Wisata
Indonesia
Sopir Taksi Green SM Tersangka Tabrakan Kereta Maut Bekasi, Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
Terancam pidana penjara paling lama 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000,00.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Sopir Taksi Green SM Tersangka Tabrakan Kereta Maut Bekasi, Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
Indonesia
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan berkas perkara kasus kecelakaan tabrakan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur pada akhir April lalu telah rampung.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Indonesia
Hampir Sebulan Berlalu, 5 Korban Tabrakan Maut Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS
Hampir sebulan pasca tabrakan maut KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, lima korban masih dirawat di rumah sakit.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Hampir Sebulan Berlalu, 5 Korban Tabrakan Maut Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS
Indonesia
90 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Sudah Boleh Pulang dari RS, 17 Masih Dirawat
Layanan klaim, trauma healing, dan Lost and Found korban tabrakan kereta Bekasi Timur tetap dibuka hingga 11 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
90 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Sudah Boleh Pulang dari RS, 17 Masih Dirawat
Indonesia
17 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS, 84 Orang Sudah Boleh Pulang
KAI pastikan 84 korban tabrakan kereta Bekasi sudah pulang dari RS, 17 masih dirawat. Disediakan klaim biaya, trauma healing, dan layanan Lost and Found hingga 11 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
17 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS, 84 Orang Sudah Boleh Pulang
Indonesia
Bupati Ade Kunang Didakwa Terima Suap Rp 12,4 M, Abahnya Kecipratan 1 M
Sidang Tipikor Bandung dakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kunang dan ayahnya menerima suap Rp 12,4 miliar dari pengusaha Sarjan untuk proyek senilai Rp 107,6 miliar.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Bupati Ade Kunang Didakwa Terima Suap Rp 12,4 M, Abahnya Kecipratan 1 M
Indonesia
81 Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur yang Dirawat di RS Kembali ke Rumah
Selain yang dirawat di RS, KAI juga membantu pengobatan korban yang telah melakukan berobat secara mandiri melalui mekanisme klaim atau reimbursement.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
81 Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur yang Dirawat di RS Kembali ke Rumah
Indonesia
KAI Tanggapi Rangkaian Bunga di Stasiun Bekasi Timur: tak Saling Kenal, tapi Ada Rasa Kebersamaan
Apa yang terlihat di Bekasi Timur menjadi gambaran kuat tentang hubungan yang terbangun antarpara pengguna KRL.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
KAI Tanggapi Rangkaian Bunga di Stasiun Bekasi Timur: tak Saling Kenal, tapi Ada Rasa Kebersamaan
Bagikan