Dewan PSI Nyatakan 'Gotham City' di Jakarta Buah Ketidaktegasan Pemerintah DKI

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Dewan PSI Nyatakan 'Gotham City' di Jakarta Buah Ketidaktegasan Pemerintah DKI

Tawuran antarwarga di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (25/5/2026) pagi. (ANTARA/Siti Nurhaliza).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MASYARAKAT Jakarta terus dibikin resah dengan rentetan aksi kriminalitas selama beberapa waktu belakangan ini. Kehidupan warga menjadi tidak aman karena adanya begal, tawuran, pencurian, dan pemerasan.

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Justin Adrian Untayana melihat masalah kriminalitas ini bukan sebagai isu yang baru saja muncul, melainkan salah satu buah dari budaya kekerasan yang mengakar dan membahayakan kehidupan warganya.

"Bayangkan, anak-anak kita sejak masih kecil saja sudah terpapar oleh kekerasan melalui tawuran, geng motor, balap liar, dan perundungan di sekolah-sekolah tempat mereka belajar. Kekerasan sudah menjadi fondasi untuk melakukan kejahatan-kejahatan yang lebih besar lagi saat beranjak dewasa," kata Justin, Senin (25/5).

Sepanjang Januari-April 2026 lalu, pihak kepolisian telah membongkar 171 kejahatan. Kasus-kasus itu terdiri dari pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian dengan pemberatan. Adapun rinciannya, sebanyak 86 kasus merupakan pencurian dengan pemberatan. Kemudian, 75 kasus lainnya terkait pencurian kendaraan bermotor. Dan 10 kasus sisanya yakni pencurian dengan kekerasan.

Baca juga:

Dewan PSI Kritik Larangan Ondel-Ondel tanpa Adanya Solusi

Korban-korbannya bukan hanya warga Jakarta, melainkan juga warga negara asing (WNA). Menurut dia, masalah kekerasan yang memulai rantai kejahatan ini harus diselesaikan.

Caranya memang perlu keras. Pemprov DKI sudah tidak bisa lagi lemah-lembut terhadap perilaku kekerasan yang berujung pada kejahatan. Mereka yang melakukan kekerasa-kejahatan harus bertanggungjawab.

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Justin Adrian Untayana



Kondisi kriminalitas di Jakarta ini sudah sangat meresahkan, sampai-sampai Jakarta Barat (Jakbar) dijuluki sebagai ‘Gotham City’.

Alih-alih naik level menjadi Global City, seperti yang dicita-citakan Mas Pram (Pramono Anung), Jakarta malah turun kelas menjadi sarang kriminalitas seperti di Gotham City.

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Justin Adrian Untayana



Ia mendesak agar Pemprov DKI menghukum para pelaku kekerasan. Tidak terkecuali kejahatan-kejahatan seperti tawuran, balap liar, dan perundungan yang kerap dilakukan anak-anak dibawah umur. Menurut dia, jangan lagi anak-anak yang terlibat tawuran hanya diberikan pembinaan dan dilepas lagi ke orangtua dengan berbekal surat pernyataan bermeterai. Sudah jelas langkah tersebut tidak efektif.

"KJP (Kartu Jakarta Pintar) Plus-nya harus ditarik. Lebih jauh, bansos (bantuan sosial) keluarga-keluarga yang anggotanya terlibat dalam kejahatan-kejahatan seperti itu juga perlu dicabut. Ini mesti dilakukan untuk memberikan efek jera dan memberikan contoh kepada orang lainnya agar tidak melakukan kejahatan yang sama," jelasnya.

Justin mengingatkan upaya membuat Jakarta kota yang lebih aman lagi tidak hanya bisa dilakukan aparat-aparat keamanan dan sekolah-sekolah. Masyarakat juga harus berpartisipasi secara aktif untuk menjaga lingkungannya masing-masing. Hal iti bisa dimulai dari lingkup keluarga yang terdekat dulu.

Pemprov DKI perlu bekerja sama untuk membuat Kota Jakarta ini lebih aman lagi. Tidak bisa kita hanya mengandalkan sekolah-sekolah dan petugas kepolisian.

"Orangtua merupakan sumber didikan utama dan harus mengajarkan anak-anaknya untuk menjadi murid dan warganegara yang baik. Salah satunya dengan tidak melakukan aksi kriminalitas dan menghargai orang lain. Kalau itu tidak bisa dilakukan juga, mungkin Pemprov DKI perlu menertibkan orangtua-orangtuanya," pungkasnya.(Asp)

Baca juga:

Dewan PSI Minta Disdik Cabut Izin Sekolah yang Cuek Tangani Kasus Bullying

#DKI Jakarta #Tawuran #Rawan Kejahatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Gubernur DKI Pramono Tinjau Stasiun LRT Manggarai Jelang Peresmian, Pastikan Tarif Rp5.000
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melakukang tapping tiket pintu keluar di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Senin (24/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 24 Agustus 2026
Gubernur DKI Pramono Tinjau Stasiun LRT Manggarai Jelang Peresmian, Pastikan Tarif Rp5.000
Indonesia
Gubernur Pramono Perintahkan Pedagang Induk Kramat Jati Pindah Jualan di Dalam Pasar
Sebanyak 110 personel gabungan dikerahkan untuk menertibkan para pedagang kaki lima yang beraktivitas di trotoar dan badan Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Gubernur Pramono Perintahkan Pedagang Induk Kramat Jati Pindah Jualan di Dalam Pasar
Indonesia
BUMD DKI Galang Bantuan Korban Terdampak Gempa NTT
Dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk membantu masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana gempa bumi.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
BUMD DKI Galang Bantuan Korban Terdampak Gempa NTT
Indonesia
Komisi B DPRD DKI Minta Kajian Matang Rencana Transjakarta, jangan Muncul Persepsi Tarif Rp 3.500
Tarif transportasi laut memiliki struktur biaya yang berbeda.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Komisi B DPRD DKI Minta Kajian Matang Rencana Transjakarta, jangan Muncul Persepsi Tarif Rp 3.500
Indonesia
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Pramono Anung mengatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) belum dapat dilakukan untuk membantu mengatasi kondisi udara di Ibu Kota.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Indonesia
Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat pada HUT RI, Warga Disarankan Pakai Masker
Kualitas udara Jakarta tercatat berada pada kategori tidak sehat pada Senin (17/8) pagi WIB.
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat pada HUT RI, Warga Disarankan Pakai Masker
Indonesia
Dinas Bina Marga DKI Lempar Polemik JPO tanpa Tangga di DPR ke Diskominfotik
Meminta awak media untuk menanyakan masalah raibnya tangga JPO di Gedung MPR/DPR ke Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Dinas Bina Marga DKI Lempar Polemik JPO tanpa Tangga di DPR ke Diskominfotik
Indonesia
Waskita Kejar Penyambungan Rel LRT Jakarta Velodrome-Manggarai yang Diresmikan Akhir Agustus
Waskita menyebut, secara keseluruhan, pekerjaan LRT Jakarta telah mendekati akhir.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Waskita Kejar Penyambungan Rel LRT Jakarta Velodrome-Manggarai yang Diresmikan Akhir Agustus
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
JPO Depan Gedung DPR tak Punya Akses Tangga, ini Kata Gubernur Pramo Anung
JPO tersebut sebelumnya dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
JPO Depan Gedung DPR tak Punya Akses Tangga, ini Kata Gubernur Pramo Anung
Bagikan