Wisata Indonesia

Destinasi Wisata Bridge Fountain, Ikon Baru Kota Semarang

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 02 Januari 2019
Destinasi Wisata Bridge Fountain, Ikon Baru Kota Semarang

Semarang Bridge Fountain. (Facebook/Gunadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOTA Semarang terus berbenah dalam berbagai hal, terutama di sektor pariwisata. Pada malam pergantian tahun baru 2019 saja misalkan, daerah yang berjuluk Kota Lumpia ini meresmikan sebuah destinasi wisata baru berama Semarang Bridge Fountain.

Bagi kamu yang sedang dan atau akan berkunjung ke Semarang, alangkah baiknya meluangkan waktu untuk mengunjungi ikon baru kota Semarang ini. Di sana mata akan dimanjakan oleh pemandangan cantik air mancur menari warna-warni di sisi kanan, kiri, dan tengah jembatan di kawasan Sungai Banjir Kanal Barat.

Ikon baru kota Semarang ini dibangun pemerintah kota setempat dengan gaya sangat kekinian, cocok untuk berbagai kalangan, terutama mereka kaum millennial. "Semarang Bridge Fountain dibangun guna mengundang para wisatawan untuk berbondong-bondong mengunjungi Semarang," kata Hendrar Prihadi, Wali Kota Semarang seperti dilansir Antara.

Jam pertunjukan Semarang Bridge Fountain

Semarang Bridge Fountain. (Instagram/@rizkywinalda_)
Semarang Bridge Fountain. (Foto: Instagram@rizkywinalda_)

Pertunjukan air macur menari di Semarang Bridge Fountain tidak bisa dinikmati setiap waktu. Atraksi tersebut hanya dipamerkan setiap malam akhir pekan yakni, hari Jumat dan Sabtu.

Pertunjukan ciamik tarian air mancur di Semarang Bridge Fountain berlansung selama 30 menit, tepatnya jam 19.30 WIB hingga 20.00 WIB. Kemudian dilanjutkan pada jam 21.00 WIB hingga 21.30 WIB.

"Ini jam-jamnya supaya di-share kepada masyarakat agar tidak kecewa, tidak kecele, pada hari-hari biasa mengunjungi terus bertanya kok air mancurnya nggak nyala-nyala," kata Politikus PDI Perjungan tersebut.

Spot tepat untuk menikmati cantiknya Semarang Bridge Fountain

Semarang Bridge Fountain. (Instagram/@widyanto_budi_cahyono)
Semarang Bridge Fountain. (Instagram/@widyanto_budi_cahyono)

Karena namanya destinasinya jembatan, banyak masyarakat dan para pengunjung yang salah kaprah dalam hal menikmati pertunjukan air mancur ini. Melihat hal itu, orang nomor satu di Semarang ini memberikan tips menikmati air mancur menari dengan nyaman dan leluasa.

"Suguhan cantik Semarang Bridge Fountain bisa dinikmati dari Basudewo atau Pusponjolo di bagian selatan dan Madukoro atau Kokrosono dari arah utara," katanya.

Tentang Semarang Bridge Fountain

Semarang Bridge Fountain. (ANTARA/Aji Styawan)
Semarang Bridge Fountain. Foto: (ANTARA/Aji Styawan)

Ikon baru kota Semarang ini sudah mulai dikerjakan pembangunannya sejak 2018 silam. Waktu yang menghabiskan untuk menyelesaikn proyek ini lebih kurang 6 bulan. Semarang Bridge Fountain menelan anggaran senilai Rp17 miliar. (*)

Baca Juga: Ini 4 Jembatan Terkenal Tempat Selfie di Yogyakarta

#Wisata #Kota Semarang #Wisata Semarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Laka PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Meminta kepolisian melakukan olah TKP secara komprehensif untuk mengetahui unsur pelanggaran.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Laka PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Indonesia
Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, Sopir Hilang Kendari saat Ngebut di Tikungan Tol Krapyak
Bus yang diketahui mengangkut 34 penumpang tersebut menabrak pembatas jalan dan terbalik.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, Sopir Hilang Kendari saat Ngebut di Tikungan Tol Krapyak
Indonesia
Bus Maut Cahaya Semarang yang Tewaskan 16 Orang di Tol Krapyak tak Layak Jalan dan Ilegal
Kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai angkutan pariwisata maupun AKAP.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Bus Maut Cahaya Semarang yang Tewaskan 16 Orang di Tol Krapyak tak Layak Jalan dan Ilegal
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Bagikan