Densus 88 Mabes Polri menggeledah rumah terduga jaringan teroris Sholeh Abdurahman alias Ustaz Solihin terkait aksi ledakan bom panci di Taman Pandawa, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Bandung pada Senin (27/2) lalu.
Dari rumah Sholeh, polisi mengamankan 1 senjata angin peluru mimis, 1 buah tas warna biru, 1 buah dus paket warna coklat, 1 buah dus ponsel yang berisikan batu batere dan 3 buah ponsel.
Penggeledahan yang melibatkan petugas gabungan dari Densus 88 Mabes Polri, Ditreskrimum Polda Jabar, Sat Brimobda Polda Jabar, Tim Prabu Polrestabes Bandung, anggota Polrestabes Bandung tersebut berjalan kondusif dan sesuai dengan prosedur.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Sholeh, yang tinggal bersama kedua istrinya, sehari-harinya berjualan susu murni. Namun, rumah di Jalan Jamika Gg. Bahpian dalam RT 09 RW 06 Kelurahan Sukahaji Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung itu selalu tertutup rapat.
"Pada Senin (13/3) pukul 9.30 WIB telah dilakukan penggeledahan rumah terduga teroris di daerah Sukahaji, Babakan Ciparay. Sebelumnya, terduga teroris Sholeh Abdurahman alias Ustaz Solihin telah ditangkap pada Kamis (9/3) lalu," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus dalam pesan singkat.
Sebelumnya, Yayat Cahdiyat meledakan bom panci di Taman Pandawa. Setelah meledakan bom, ia bersembunyi di dalam kantor kelurahan.
Yayat dan polisi terlibat baku tembak. Akhirnya, Yayat berhasil dilumpuhkan dengan luka tembak di bagian dada. Yayat kemudian meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkari Kartika Asih, Bandung.
Berita ini berdasarkan laporan Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Untuk membaca berita tentang teroris Bandung baca di sini: Pelaku Bom Panci di Bandung Tewas