Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Densus 88 Amankan 12 Orang Terduga Teroris Jaringan Sumatera

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Senin, 11 Desember 2017
Densus 88 Amankan 12 Orang Terduga Teroris Jaringan Sumatera

Ilustrasi Densus 88 Antiteror (MP/Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Brimob Polda Sumsel bersama Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri berhasil mengamankan 12 orang terduga teroris dan perakit senjata api untuk teroris jaringan Sumatera.

"Awalnya tim mengamankan dua orang terduga teroris yakni Abdul Kodir alias Yazid (29), warga Gang Seroja, Dusun 5, dam Muhamad Suryadi (27), warga Dusun 2, Desa Pulau Semambu, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir pada Minggu (10/12) sekitar pukul 04.00 WIB," kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara seperti dilansir Antara, Senin (11/12).

Ia melanjutkan, setelah dilakukan pengembangan kasus bertambahlah jumlah orang yang diduga teroris yang diamankan polisi.

"kemudian dilakukan pengembangan hingga hari ini ada 12 orang terduga teroris yang sedang diperiksa secara intensif," katanya.

Selain sebagai pemasok senjata api rakitan, kata Zulkarnain, beberapa terduga teroris itu merupakan pelarian dari kelompok Jemaah Anshorut Khilafah (JAK) yang pernah ditangkap Tim Densus 88 Anti Teror di Jambi pada Agustus 2017 lalu.

Zulkarnain menjelaskan, para terduga teroris itu diamakan dari beberapa lokasi yakni Kabupaten Ogan Ilir, Banyuasin, Muaraenim, dan Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Polisi melakukan pemeriksaan intensif perakit senjata api dan terduga teroris itu di Mako Brimob Polda Sumsel untuk pengembangan kasus tersebut. Jika terdapat bukti kuat keterlibatan dalam jaringan teroris akan segera ditingkatkan status hukumnya dari terperiksa menjadi tersangka.

"Melalui pemeriksaan intensif itu diharapkan bisa diungkap tuntas orang-orang yang terlibat dalam jaringan teroris sehingga dapat dicegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat dampak aksi teror," ujar Zulkarnain.

Menurut dia, untuk membersihkan orang-orang yang terlibat dalam jaringan teroris, selain melakukan operasi kepolisian, pihaknya juga mengharapkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.

"Jika terdapat seseoarang atau sekelompok orang di sekitar kawasan permukiman penduduk yang melakukan aktivitas mencurigakan seperti senang menyendiri, tidak bersosialisasi dengan warga sekitar, dan tindakan lainnya, diimbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan mereka itu untuk melaporkan kepada aparat kepolisian terdekat untuk diambil langkah-langkah pengamanannya," kata Kapolda.

#Teroris #Densus 88
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
ShowBiz
Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dituduh menyatakan kesetiaan kepada Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Indonesia
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Densus 88 mengungkapkan, sebanyak 70 anak di 19 provinsi terpapar konten kekerasan ekstrem.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Indonesia
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Ada komunitas digital yang berkembang secara masif di media sosial dan berpotensi mendorong kekerasan ekstrem, khususnya pada anak-anak.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Indonesia
Pertahankan Zero Attack, Densus 88 AT Polri Tangkap 51 Teroris Sepanjang 2025
Jumlah penangkapan tersangka terorisme tahun ini lebih rendah jika dibandingkan dengan 2023, yakni sebanyak 147 orang dan pada 2024 sebesar 55 orang.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Pertahankan Zero Attack, Densus 88 AT Polri Tangkap 51 Teroris Sepanjang 2025
Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Pelaku menggunakan akun email milik mantan pacarnya dan mengaku sebagai dirinya. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar identitas aslinya tak terlacak.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Dunia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
AS juga menuding para pemimpin Ikhwanul Muslimin telah lama memberikan dukungan material kepada Hamas.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Bagikan