Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musiik

Denny Chasmala dan Edwin Cokelat Bahas Soal Musik Indonesia di 2022

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 13 Januari 2022
Denny Chasmala dan Edwin Cokelat Bahas Soal Musik Indonesia di 2022

Edwin dan Denny Chasmala. (Foto: Instagram)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PARA pencinta musik tentu berharap di 2022 ini bisa kembali menonton konser secara langsung. Penulis lagu hit Berharap Tak Berpisah Denny Chasmala dan gitaris Cokelat Edwin Marshal menilai tren musik Indonesia di 2022 tidak luput dari peran pemerintah.

“Dari sisi off air, katanya akan banyak kegiatan bermusik yang dilakukan di 2022 ini. Terus terang selama dua tahun belakangan, dunia off air itu berantakan sekali. Tahun ini gua berharap mulai dari sponsor, perizinan, sampai musisinya banyak yang membuat event off air,” kata Edwin.

Edwin melihat teman sesama musisi di media sosial sudah banyak yang mempersiapkan diri di 2022. Ia menegaskan bahwa di 2022 ini akan ada banyak gimik, konsep, dan hal-hal berbeda, karena semua musisi akan mengeluarkan apa yang mereka tunda selama ini.

Baca juga:

SMTOWN LIVE 2022 Pecahkan Rekor Konser Daring

Denny Chasmala dan Edwin ‘Cokelat’ Bahas Musik Indonesia di 2022
Edwin sebagai gitaris Cokelat. (Foto: Instagram/edwin.cokelat)

Selama pandemi COVID-19, Edwin mendapat banyak pelajaran baru, khususnya di dunia musik seperti konser online.

“Dunia online ini berkembang pesat. Beda ketika kita main di off air dan online, kita main di depan monitor tapi bagaimana caranya menjaga mood dan tetap maksimal. Itu ada pelajaran tersendiri. Tapi dunia ini enggak akan hilang. Dunia off air dan online akan tetap ada, justru akan berkembang,” kata Edwin.

Senada dengan Edwin, Denny Chasmala mengatakan pandemi COVID-19 memberikan sisi positif terhadap masyarakat, yakni menjadi lebih kreatif.

“Menurut gua akan muncul musisi muda baru karena dua tahun belakangan ini mereka kreatif. Tapi di satu sisi akan membuat musisi yang lama ini lebih kreatif lagi, bukan bersaing ya. Dengan keterbatasan, musik itu bisa membuat orang menjadi lebih peka,” kata musisi yang akrab di panggil Denchas itu.

Baca juga:

Tren Konser Musik di 2022 Bergantung pada Kondisi Pandemi

Denny Chasmala dan Edwin ‘Cokelat’ Bahas Musik Indonesia di 2022
Denny Chasmala. (Foto: Instagram/dennychasmala)

Menurut Denchas, bermusik itu bukan soal terkenal atau viral, tapi ketika karya tersebut bisa diterima orang banyak itu sudah cukup.

“Di industri musik kita akan bersaing, bersaing untuk bertahan bukan untuk bagus. Yang susah itu bukan menelurkan, tapi mempertahankan brand atau lagu seberapa lama. Viral kan cuma sekali,” kata pencipta lagu-lagu hit Indonesia itu.

Titik sukses seorang musisi, lanjut Denny, adalah ketika orang lain senang bekerja sama dengannya dan bisa membagikan ilmu. Di sisi lain, Edwin merasa ketika lagu yang diciptakan bisa menginspirasi banyak orang.

“Lagu meledak itu bonus, Tapi ketika lagu lo mengispirasi orang, itu baru hebat. Gua bikin lagu itu jujur, mengutarakan perasaan dan apa nada gua. Jadi ketika lagu itu merubah sikap dia, kebiasaan dia, itu salah satu pencapaian menurut gua,” kata Edwin.

Edwin berharap pemerintah melihat musik sebagai industri yang harus mendapat perhatian lebih lagi.

“Pemerintah harus melihat bahwa blueprint-nya harus dibenerin lagi, sistemnya harus dibenerin juga. Kalau semuanya sudah bagus, itu akan terus memancing anak muda untuk bermusik. Jadi bukan soal kreativitas saja, tapi atensi,” ungkapnya.

“Kelemahan Indonesia cuma satu, kita enggak punya ‘bapak’. Kita tidak punya satu tokoh yang bisa membuat satu sistem. Kalau di dunia olahraga kita punya lapangan basket dan bola gratis, tapi kalau di musik tidak ada studio gratis. Kreativitas kita enggak kalah, tapi tidak ada satu wadah menaungi itu semua,” tukas Denchas. (and)

Baca juga:

3 Tren Industri Musik di 2021

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
Melalui lagu ini, Raim Laode mengangkat kisah tentang seseorang yang tetap memilih bertahan dalam sebuah hubungan, meski menyadari dirinya bukan lagi alasan di balik kebahagiaan orang yang dicintainya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
ShowBiz
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
Raster baru saja merilis single baru Imajiner. Lagu ini menceritakan tentang kegelisahan yang tidak terlihat.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
ShowBiz
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
Simak lirik lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara beserta maknanya tentang kecintaan pada Bandung, kenangan masa muda, persahabatan, dan nostalgia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
ShowBiz
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
Simak lirik lagu 'Surrender' Natalie Taylor beserta maknanya tentang keberanian melepaskan, menerima kenyataan, dan berdamai dengan diri sendiri.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
ShowBiz
Makna Lagu 'Ting Ting', Cerita tentang Move On dari Pengkhianatan Cinta
'Ting Ting' menghadirkan lirik yang ringan, mudah diingat, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Makna Lagu 'Ting Ting', Cerita tentang Move On dari Pengkhianatan Cinta
ShowBiz
Lukas Graham Kembali ke Akar Musik lewat Single Baru 'Good Times'
'Good Times' memperlihatkan kedekatan Lukas Graham dengan akar musik yang membesarkan dirinya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Lukas Graham Kembali ke Akar Musik lewat Single Baru 'Good Times'
Bagikan