Marak Isu Penguasa Ambil Alih Partai, Megawati Berniat Pimpin PDIP Lagi
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri. (Foto: MerahPutih.com/Ponco)
MerahPutih.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menyatakan niatannya untuk kembali memimpin partai berlambang banteng moncong putih.
Diketahui, dalam Rakernas PDIP terakhir di awal tahun ini, para pengurus PDIP sudah meminta kesediaan Megawati untuk kembali menjadi ketua umum periode 2025-2030.
Awalnya, Megawati mengaku resah dengan adanya isu yang beredar, bahwa ada pihak yang ingin mengambil posisi Ketua Umum PDIP.
"Begitu dengar ini kayaknya diambil PDI Perjuangan, saya mau jadi ketua umum lagi," kata Megawati.
Baca juga:
Singgung Isu Kecurangan TSM, Megawati: Biarkan Rakyat Memilih dengan Sukacita
Hal tersebut disampaikan Megawati dalam pidatonya usai mengumumkan calon kepala daerah yang diusung PDIP di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (14/8).
Megawati menyinggung dua nama jenderal legendaris TNI AD, Gatot Soebroto dan Ahmad Yani. Ia menyampaikan, seharusnya di usianya yang ke-77 pada tahun ini, dirinya sudah pensiun.
Namun, Megawati mendengar aspirasi dari para kader PDIP yang menginginkannya menjadi Ketua Umum PDIP lagi.
Sementara di sisi lain, Megawati sempat menyampaikan kepada Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, bahwa sebenarnya ia ingin menghabiskan waktu bersama keluarga.
Baca juga:
Kontribusi Besar untuk Partai, Golkar Beri Penghargaan Tertinggi untuk Airlangga Hartarto
"Aku bilang sama Hasto, aku pikir dulu, ya, To. Aku rasanya kepingin juga deh ngumpul sama keluarga," kata Megawati.
Niatan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga ternyata tidak menemukan jalan mulus. Megawati mendengar ada pihak yang ingin membegal PDIP. Megawati juga memberikan contoh yang terjadi pada partai politik sebelah, tanpa menyebutkan nama parpol yang ia maksud.
"Ada orang mau ngambil pula PDI Perjuangan. Aih, gawat," kata Megawati.
Megawati juga mengutarakan kekecewaan terhadap kadernya di PDIP, yang terkadang tidak menuruti perintahnya. Megawati pun meminta kepada jajarannya agar patuh pada perintahnya jika kembali menjadi Ketua Umum PDIP.
Baca juga:
"Mesti turut perintah saya. Iya makanya manis-manis saja sama saya," kata Megawati.
Putri Proklamator RI Bung Karno ini juga meminta kepada seluruh kadernya agar setia mendampinginya apabila dirinya ditekan dengan alat hukum, seperti yang sudah pernah terjadi.
"Kalau saya dipanggil sama KPK, kamu pada ngikut semua, ya. Gila ya (apabila saya dipanggil KPK). Memangnya saya pernah main korupsi. Opo, opo, cari saja, dah," kata Megawati. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Partai, Daftar Februari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia