Merahputih.com - Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief angkat suara soal tuduhan Mayjen (Purn) Kivlan Zen yang menyebut dirinya setan gundul dan menghina Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) licik.
Menurut Andi, saat ini Kivlan sedang melakukan hal yang sama dengan mencari-cari perhatian capres Prabowo Subianto. Namun, ia menyebut Kivlan merupakan tentara yang tidak mengerti taktik dan strategi.
BACA JUGA: Kivlan Zein Sebut SBY Licik dan Andi Arief Setan Gundul
"Munculnya Kivlan Zein sekarang saya kira untuk mendapatkan perhatian Pak Prabowo untuk kembali membuat bisnis massa demonstrasi. Kivlan nggak peduli dengan berapa besar jatuh korban," ujar Andi dalam keterangannya, Jumat (10/5).
Andi mengoreksi pernyataan Kivlan yang mengatakan SBY mendukung Presiden Joko Widodo ketika menang di Pilpres 2014. Ia meminta Kivlan tidak menyalahkan keadaan jika menemukan suatu kesalahan.
"Setahu saya tahun 2014 itu Prabowo kalah oleh Pak Jokowi, bukan oleh Pak SBY. Kalau tahun 2009 benar bahwa Prabowo gagal menjadi wapres berpasangan dengan Megawati (Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri) karena faktor SBY. Karena SBY adalah capres yang dihadapi Prabowo," tegas Andi.
"Tentara itu tabu untuk menyalahkan suatu peperangan karena faktor orang lain. Apalagi melibatkan rakyat," tutup Andi. (Knu)