Debat Pertama Capres AS Digelar 27 Juni 2024

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 26 Juni 2024
Debat Pertama Capres AS Digelar 27 Juni 2024

Joe Biden dan Donald Trump siap hadapi debat pertama capres AS. Foto: NPR

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Joe Biden dan Donald Trump akan kembali bertarung dalam debat pertama Pemilu Presiden Amerika Serikat 2024. Debat pertama capres AS akan berlangsung pada Kamis (27/6).

Debat tersebut akan menjadi yang pertama dalam sejarah AS, karena menghadapi seorang terdakwa dan mantan presiden.

Trump sebelumnya didakwa oleh pengadilan atas 34 tuduhan kejahatan terkait pembayaran uang tutup mulut untuk bintang film dewasa, Stormy Daniels, pada 2016 silam.

Kemudian, pengamat politik meyakini jika Trump akan mengungkit kasus tersebut saat menghadapi Biden dalam debatnya nanti.

Baca juga:

AS Desak Isreal dan Hamas Setujui Resolusi DK PBB Usulan Biden

Menurut laporan CBS News, Biden sudah mempersiapkan debatnya dalam sejumlah sesi bincang informal dengan penasihat terdahulu, staf Gedung Putih, serta staf kampanyenya.

Sementara itu, pengacara pribadi Biden, Bob Bauer, akan mengambil peran sebagai Trump dalam gladi resik debat yang berlangsung di tempat peristirahatan presiden AS, Camp David, di negara bagian Maryland, utara Washington DC itu.

Pada pernyataannya, tim kampanye Biden menyebutkan, bahwa Amerika akan "menyaksikan dua versi masa depan yang berbeda" dalam debat yang akan disiarkan oleh televisi CNN dari Atlanta, Georgia.

Lalu, laporan sejumlah media menyatakan, Trump juga mempersiapkan debatnya dengan pendekatan informal. Ia baru-baru ini mengadakan pertemuan tertutup dengan dua senator Partai Republik, Marco Rubio dan Eric Schmitt, seperti dilaporkan New York Times.

Baca juga:

Potensi Pelemahan Rupiah Bakal Berlanjut Akibat Membaiknya Ekonomi Amerika

Schmitt merupakan sekutu dekat Trump, sementara Rubio adalah salah satu figur yang digadang-gadang menjadi calon wakil presiden dari Partai Republik yang akan mendampingi Trump.

"Trump menghadapi wawancara-wawancara yang sulit setiap pekannya dan menyampaikan pidato yang panjang sambil berdiri dalam rapat-rapat umumnya -- kualitas staminanya prima," ucap penasihat senior kampanye Trump, Jason Miller.

Sejumlah topik yang diperkirakan akan dibahas dalam debat itu adalah kebijakan imigrasi di perbatasan AS-Meksiko, agresi Israel ke Palestina, perang Rusia-Ukraina, aborsi, pengendalian senjata, dan inflasi.

Debat pada Kamis tersebut akan dimulai pukul 21.00 waktu setempat dan berdurasi 90 menit. Pendukung tidak diizinkan menyaksikan langsung debat untuk mencegah interupsi.

Baca juga:

12 Juri Satu Suara Trump Bersalah dalam Kasus Uang Tutup Mulut Artis Dewasa

Mikrofon capres akan dibisukan ketika capres lain berbicara, kemudian kedua capres diberi waktu dua menit untuk menjawab pertanyaan dari moderator, demikian dilaporkan sejumlah media.

Tim Biden memenangkan undian untuk memilih posisi berdiri atau membuat pernyataan penutup dalam debat Menurut CNN, Biden memutuskan memilih posisi berdiri di bagian kanan panggung. Jadi, pernyataan penutup dalam debat akan disampaikan oleh Trump. (*)

#Debat Capres AS #Joe Biden #Donald Trump
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Dunia
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Presiden AS Donald Trump menegaskan Denmark tidak dapat diandalkan untuk melindungi Greenland dari potensi ancaman Rusia maupun China.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Indonesia
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Iran menekankan bahwa intervensi Amerika Serikat itu secara khusus melanggar prinsip kedaulatan nasional, nonintervensi dalam urusan internal negara, dan larangan ancaman atau penggunaan kekerasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Indonesia
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Trump meminta Indonesia memberikan akses pada sumber daya alam, mineral serta meminta Indonesia membeli minyak dari Amerika.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Dunia
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan baru berupa tarif sebesar 25 persen terhadap semua negara yang masih menjalin perdagangan dengan Iran.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dunia
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Kekacauan di Iran sendiri dipicu oleh ambruknya nilai tukar Rial yang menyebabkan inflasi hebat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Dunia
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Dunia
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
AS mengklaim mendukung para pengunjuk rasa damai di seluruh dunia, termasuk di Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Dunia
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Disebut tidak lagi melayani kepentingan Amerika dan mendorong agenda yang tidak efektif atau bersifat bermusuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Bagikan