Datangi Polda Metro, Pemred Metro TV: Kasus Kematian Yodi Bakal Terungkap

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 24 Juli 2020
Datangi Polda Metro, Pemred Metro TV: Kasus Kematian Yodi Bakal Terungkap

Pemimpin Redaksi (Pemred) Metro TV Arief Suditomo. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemimpin Redaksi (Pemred) Metro TV Arief Suditomo mendatangi Polda Metro Jaya untuk menanyakan perkembangan kasus kematian karyawannya yakni Yodi Prabowo.

“Kami berikan support ke Polda Metro Jaya untuk segera bisa tuntaskan dan mudah-mudahan bisa segera,” kata Arief kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/7).

Baca Juga:

Tewas Saat Perjalanan ke Rumah, Editor Metro TV Diduga Dibuntuti Pelaku dari Kantor?

Arief yang mengenakan masker ini mengklaim sudah ada perkembangan yang baik dalam progres penyelidikan kasus tersebut.

Namun, dia tidak membeberkan secara detil terkait progres apa yang sudah didapat pihak kepolisian sejauh ini.

“Mereka bilang ada progres tapi kita enggak dapat detailnya, enggak dapat report penyidikan,” beber Arief yang mengenakan kemeja biru tua ini.

Arief juga menyebut dalam waktu dekat pihak Polda Metro Jaya akan merilis perkembangan kasus itu. Kedatanganya ke Polda Metro Jaya disebutnya hanya untuk memberikan dukungan agar kasus tersebut segera terungkap.

“Ada beberapa substansi yang kita bicarakan, tapi kita enggak bisa disclose di sini yang pada akhirnya teman-teman akan ketahui. Saya pikir enggak akan jauh beda substansinya, tinggal tunggu waktu saja dan saya jamin itu enggak akan terlalu lama. Mereka juga tahu kita sama-sama menanti,” kata Arief.

Tim penyidik gabungan melakukan pengecekan ulang TKP penemuan jenazah editor Metro TV. (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Tim penyidik gabungan melakukan pengecekan ulang TKP penemuan jenazah editor Metro TV. (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Ia menjelaskan, karyawannya Yodi Prabowo bukan seseorang yang bermasalah di kantor.

Menurut Arief, laporan mengenai pribadi Yodi itu ia dapatkan dari atasan langsung korban.

"Saya tidak pernah mendengar (Yodi) pernah ada masalah sama sekali. Karena Yodi bukan tipe-tipe karyawan yang problematik (bermasalah)," kata Arief.

Mengenai para karyawan Metro TV yang diperiksa untuk menjadi saksi, Arief mengatakan hanya mendapat laporan mengenai materi pemeriksaan saja. Mengenai perkembangan hasil penyelidikan, ia mengklaim tak tahu menahu.

"Masalahnya kami kan tidak mendapatkan report penyidikan, jadi kami intinya memberikan support kepada Polda," kata Arief.

Baca Juga:

Pembunuh Editor Metro TV Belum Terungkap, DPR 'Sentil' Polri

Penyelidikan kasus pembunuhan karyawan Metro TV Yodi Prabowo hari ini tepat memasuki pekan kedua. Namun, pihak kepolisian sampai sekarang belum menangkap pelakunya.

Beberapa upaya seperti mengecek CCTV, mengecek sidik jari dan DNA di Puslabfor Mabes Polri, mengerahkan anjing pelacak, hingga memeriksa 34 saksi sudah dilakukan polisi. Pelaku pembunuhan terhadap editor Metro TV itu masih misteri.

Mayat Yodi pertama kali ditemukan warga di pinggir Tol JORR di Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel, pada Jumat, 10 Juli 2020. Jenazah Yodi ditemukan oleh bocah di sekitar lokasi yang sedang bermain layangan.

Dari hasil otopsi terhadap jenazah Yodi, terungkap bahwa luka robek di bagian leher menjadi penyebab utama kematian laki-laki berusia 26 tahun itu. (Knu)

Baca Juga:

Dua Pekan Berlalu, Kasus Kematian Editor Metro TV Masih Misterius

#Metro TV #Kasus Pembunuhan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Taufik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Foto terkini pascapenangkapan yang didapat Merahputih.com memperlihatkan perubahan mencolok pada penampilan fisik Taufik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Taufik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Indonesia
Komisi III DPR Minta Woodyrman Pembunuh WN Brunei Segera Dideportasi dan Dicekal Masuk Indonesia
Menurut Sahroni, proses deportasi perlu segera dilakukan agar pelaku dapat diproses hukum di negara asalnya.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Komisi III DPR Minta Woodyrman Pembunuh WN Brunei Segera Dideportasi dan Dicekal Masuk Indonesia
Indonesia
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Pelaku pembunuhan perempuan di Bogor berhasil ditangkap polisi setelah aksi kejar-kejaran dramatis di jalan tol. Mobil pelaku sempat terguling saat mencoba kabur.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Lifestyle
Jaksa Tuduh D4vd Tikam Korban, Beli Alat-Alat Pembunuhan secara Daring
Jaksa mengatakan D4vd memiliki hubungan seksual yang berlangsung lama dengan Celeste Rivas Hernandez.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Jaksa Tuduh D4vd Tikam Korban, Beli Alat-Alat Pembunuhan secara Daring
ShowBiz
D4vd Terlibat Kasus Pembunuhan, Kolaborasi dengan Kali Uchis hingga Damiano David Dihapus
D4vd atau David Anthony Burke terseret kasus pembunuhan terhadap Celeste Rivas Hernandez. Sejumlah musisi pun menarik lagu kolaborasinya dari streaming.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
D4vd Terlibat Kasus Pembunuhan, Kolaborasi dengan Kali Uchis hingga Damiano David Dihapus
Indonesia
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Status kasus pembunuhan Ketua DPD Golkar Maluku Utara, Nus Kei, naik ke penyidikan. Kedua pelaku terancam hukuman mati.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Indonesia
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Cucu Mpok Nori yang Dilakukan WN Irak
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyebut, insiden ini diduga dipicu rasa sakit hati pelaku setelah korban ingin memutus hubungan.
Frengky Aruan - Minggu, 22 Maret 2026
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Cucu Mpok Nori yang Dilakukan WN Irak
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bambu Apus Ternyata Suaminya Sendiri Warga Negara Irak
Polisi mengungkap kasus pembunuhan seorang ibu rumah tangga berinisial DA (36) yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah kontrakan di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.
Frengky Aruan - Minggu, 22 Maret 2026
Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bambu Apus Ternyata Suaminya Sendiri Warga Negara Irak
Indonesia
Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman
Polda Metro Jaya menangkap pelaku pembunuhan pensiunan JICT, Ermanto Usman. Pelaku ditangkap di daerah Pondok Gede, Bekasi.
Soffi Amira - Selasa, 10 Maret 2026
Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman
Indonesia
Komisi III DPR Desak Penanganan Adil dalam Kasus Sabu 2 Ton dan Pembunuhan di Lombok
Komisi III DPR menyoroti dua kasus yang menjadi perhatian publik, yakni pembunuhan di Lombok dan penyelundupan sabu seberat 2 ton di Batam.
Soffi Amira - Jumat, 27 Februari 2026
Komisi III DPR Desak Penanganan Adil dalam Kasus Sabu 2 Ton dan Pembunuhan di Lombok
Bagikan