Dapur MBG Tangerang Libatkan Warga Binaan Lapas, SPPG Pastikan Sudah Lolos Tes Psikologis

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Dapur MBG Tangerang Libatkan Warga Binaan Lapas, SPPG Pastikan Sudah Lolos Tes Psikologis

SPPG Babakan libatkan warga binaan lapas Tangerang di Dapur MBG. (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan, Kota Tangerang, Banten memastikan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang yang dilibatkan dalam operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) telah melalui proses seleksi yang ketat, termasuk mengikuti tes psikologis dan kesehatan.

Head Chef SPPG Babakan, Chef Kuming, menegaskan tenaga kerja dari warga binaan tak dipilih secara sembarangan, tetapi melalui tahap penyaringan berlapis.

“Mereka (warga binaan) ini tuh bukan orang-orang sembarangan, dalam artian mereka sudah dites dari psikolog, dari kesehatannya, dan segala macam secara ketat,” kata Chef Kuming saat diwawancara di SPPG Babakan, Kota Tangerang, Banten, Kamis (23/4).

Baca juga:

Nama Uya Kuya Dicatut soal Dapur MBG, Polda Metro Jaya Lakukan Penyelidikan

Ia menjelaskan seluruh warga binaan yang bertugas berada dalam kondisi sehat, baik secara fisik maupun mental, sehingga aman untuk terlibat dalam proses mencuci dan membersihkan ompreng. Namun, para warga binaan tidak ikut dalam proses menyiapkan atau memasak makanan dan tidak diperkenankan memegang benda tajam.

“Jadi, mereka insya Allah datang ke sini tidak membawa penyakit bawaan, dan tidak dalam kondisi bisa dibilang gangguan kejiwaannya, gangguan mentalnya,” tegasnya.

Menurut Chef Kuming, minat warga binaan untuk bekerja di dapur SPPG cukup tinggi. Pihak lapas pun melakukan seleksi lanjutan sebelum mereka ditempatkan di dapur.

“Banyak dari pihak pembinaan lapas itu yang pengen kerja di sini. Tapi disortir lagi oleh lapas itu sendiri, dari attitude-nya, dari kelayakan dia, mentalnya, dan segala macam, mereka bisa masuk secara ketat,” kata dia.

Baca juga:

11 Napi Jadi Relawan Cuci Ompreng di Dapur MBG Tangerang

Selain seleksi kesehatan fisik dan mental, aspek keamanan juga menjadi perhatian utama. Chef Kuming menyebut petugas lapas melakukan pengawasan intensif di dapur bahkan hingga malam hari.

“Pihak sipir empat (sampai) lima orang masih tetap standby di sini. Jagain di pintu depan, di pintu belakang, sama di jendela. Jadi insya Allah aman,” ujarnya.

Kolaborasi antara SPPG Babakan dan Lapas Kelas 1 Tangerang dalam program MBG ini diharapkan menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan yang segera kembali ke masyarakat. Dengan demikian, manfaat program MBG dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. (Pon)

#Dapur MBG #SPPG #Makan Bergizi Gratis #Warga Binaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Indonesia
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
BGN menghentikan permanen empat SPPG MBG karena masalah disiplin operasional dan keamanan pangan. Layanan 10.112 penerima dialihkan ke SPPG terdekat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
Indonesia
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Dapur desa tersebut dapat dikelola oleh masyarakat, termasuk komunitas perempuan desa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Indonesia
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Ompreng yang telah diisi menu MBG langsung dimasukkan ke sealer dan sinar ultraviolet untuk mendeteksi apakah ada bakteri atau tidak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Indonesia
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Karyawan SPPG Bantul diberhentikan BGN, setelah ketahuan mengejek korban keracunan MBG.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Indonesia
Anggaran MBG Telah Habiskan Rp 134,2 Triliun Per Agustus 2026
Jumlah penerima manfaat MBG pada Agustus 2026 mencapai 57 juta penerima melalui 27.485 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Anggaran MBG Telah Habiskan Rp 134,2 Triliun Per Agustus 2026
Indonesia
Sedot Rp 139 Triliun hingga September! Anggaran MBG di BGN Masih Sisa Rp 79 T
Badan Gizi Nasional (BGN) merealisasikan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp139,77 triliun per 16 September 2026, sambil mengeksekusi refocusing penerima manfaat
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Sedot Rp 139 Triliun hingga September! Anggaran MBG di BGN Masih Sisa Rp 79 T
Indonesia
Cegah Keracunan, Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Saat Jam Masak
BGN juga menyiapkan langkah untuk mengantisipasi kejenuhan pengelola SPPG.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Cegah Keracunan, Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Saat Jam Masak
Indonesia
Keracunan Makanan Jadi Tantangan MBG, BGN Perjelas Aturan Penanggung Jawab
Regulasi MBG harus mampu menjawab persoalan yang benar-benar terjadi di lapangan.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Keracunan Makanan Jadi Tantangan MBG, BGN Perjelas Aturan Penanggung Jawab
Indonesia
BGN Perketat Data Penerima MBG, Sekolah Internasional dan Mandiri Finansial tak lagi Jadi Sasaran
Sebanyak 1.653 satuan pendidikan kemudian dikeluarkan dari daftar penerima program.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
BGN Perketat Data Penerima MBG, Sekolah Internasional dan Mandiri Finansial tak lagi Jadi Sasaran
Bagikan