Dana Desa di Sumbar Aman dari Kasus Hukum

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Senin, 02 Oktober 2017
Dana Desa di Sumbar Aman dari Kasus Hukum

Ilustrasi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Program dana desa di Sumatera Barat (Sumbar) sejak 2015 hingga 2017 berjalan baik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan hingga tidak ada perangkat desa yang tersangkut kasus hukum sampai saat ini.

"Ini merupakan salah satu keunggulan pelaksanaan program dana desa di Sumbar yang harus tetap dipertahankan," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Sumbar, Syafrizal di Padang, Senin (2/30).

Seluruh instansi terkait mulai dari provinsi, kabupaten/kota hingga tenaga ahli dan pendamping desa, berperan untuk memastikan program itu tepat sasaran dan sesuai aturan yang berlaku.

Bahkan untuk pengawasan pihak inspektorat, Kejaksaan Negeri pada kabupaten dan kota serta pihak kepolisian juga dilibatkan.

"Kita berusaha melakukan tindakan preventif atau pencegahan. Kalaupun ada kesalahan, kita koreksi bersama agar tidak menjadi kasus hukum," ujar dia.

Secara sumber daya manusia (SDM), wali nagari atau kepala desa penerima dana desa yang ada tidak sama, hingga bisa menjadi kendala terutama dalam hal pelaporan kegiatan yang sesuai standar pemerintah.

Namun berkat tenaga ahli dan pendamping desa yang cukup memiliki kemampuan, kendala itu relatif bisa diatasi.

"Persoalannya, pelaporan tersebut kadang terlambat, salah satunya karena faktor SDM," katanya.

Keterlambatan itu kadang membuat pencairan dana desa tahap II terkendala. Harusnya Agustus sudah cair, tertunda hingga Oktober.

"Tetapi secara umum, hingga tiga tahun pelaksanaan dana desa di Sumbar, serapan selalu lebih dari 90 persen," tambahnya.

Pada 2017 sebanyak 885 nagari (sebelumnya ditulis 880) nagari dan desa di Sumbar mendapatkan bantuan dana desa masing-masing sekitar Rp 720 juta dengan total Rp 765,5 miliar.

Jumlah penerima dana desa itu meningkat dari tahun 2016 yang hanya 880 nagari atau desa. Tambahan berasal dari pemekaran lima nagari yang telah mendapatkan nomor register di Kabupaten Pasaman. (*)

Sumber: ANTARA

#Kota Padang #Sumatera Barat #Dana Desa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pangkas Dana Transfer ke Daerah, Presiden Prabowo: Banyak Pemda tak Gunakan Anggaran dengan Baik
Presiden mencontohkan masih adanya anggaran pemerintah daerah yang justru tersimpan di perbankan atau tidak dapat digunakan akibat persoalan di tingkat daerah.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Pangkas Dana Transfer ke Daerah, Presiden Prabowo: Banyak Pemda tak Gunakan Anggaran dengan Baik
Indonesia
Dana Desa Sudah Mengalir, Tapi Jembatan tak Terbangun, Presiden Prabowo: Ke Mana Uang Itu?
Prabowo mempertanyakan mengapa kebutuhan dasar masyarakat masih belum seluruhnya terpenuhi meski pemerintah telah mengalokasikan anggaran ke daerah dan desa
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Dana Desa Sudah Mengalir, Tapi Jembatan tak Terbangun, Presiden Prabowo: Ke Mana Uang Itu?
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Padang Waspada Hujan Lebat, Kota Besar Lain Berawan pada Kamis, 17 September
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah kota besar pada Kamis, 17 September.
Frengky Aruan - Kamis, 17 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Padang Waspada Hujan Lebat, Kota Besar Lain Berawan pada Kamis, 17 September
Indonesia
Padang Dikepung Asap Karhutla, TK Diliburkan SD-SMP PJJ Hingga 11 September
Kabut asap karhutla menyerang Padang, kualitas udara berbahaya. Pemkot Padang meliburkan TK dan PAUD, sementara SD-SMP melaksanakan PJJ 9–11 September 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Padang Dikepung Asap Karhutla, TK Diliburkan SD-SMP PJJ Hingga 11 September
Indonesia
Dinas-Dinas Pemkab Puncak Papua Dibakar Massa Imbas Ricuh Dana Desa
Massa membakar sejumlah kantor Pemkab Puncak di Ilaga, Papua Tengah, akibat protes penyaluran dana desa tahap I 2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Dinas-Dinas Pemkab Puncak Papua Dibakar Massa Imbas Ricuh Dana Desa
Indonesia
Kemenag Evaluasi Keamanan Madrasah setelah Ledakan di MAN 3 Padang, Publik Diminta tak Berspekulasi
Berbagai spekulasi yang muncul di ruang publik justru berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Kemenag Evaluasi Keamanan Madrasah setelah Ledakan di MAN 3 Padang, Publik Diminta tak Berspekulasi
Indonesia
Pelajar MAN 3 Padang yang Ledakkan Bom di Sekolahnya Diduga Korban Bullying hingga Kerap Menyendiri
R mengalami masalah psikologis karena perundungan, ia merupakan korban tindakan teman-temannya.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pelajar MAN 3 Padang yang Ledakkan Bom di Sekolahnya Diduga Korban Bullying hingga Kerap Menyendiri
Indonesia
Densus 88 Temukan Anak Panah dan Pisau dari Siswa MAN 3 Padang, Diduga Gabung Group Daring Radikal
R yang merupakan pelajar di sana diduga sebagai pemilik barang-barang tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Densus 88 Temukan Anak Panah dan Pisau dari Siswa MAN 3 Padang, Diduga Gabung Group Daring Radikal
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Pelajar Pelaku Pengeboman di MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet, Diduga Terinspirasi Insiden SMAN 72 Jakarta
Perangkat diduga dirakit secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring dan dibuat di rumah tanpa sepengetahuan orangtuanya.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Pelajar Pelaku Pengeboman di MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet, Diduga Terinspirasi Insiden SMAN 72 Jakarta
Bagikan