Dampak El Nino, Bulog Solo Pastikan Stok Beras 16.800 Ton Masih Aman

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 29 Agustus 2023
Dampak El Nino, Bulog Solo Pastikan Stok Beras 16.800 Ton Masih Aman

Bulog dan Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa mendistribusikan beras premium di Pasar Legi Solo, Senin (28/8). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perum Badan Usaha Logistik (Bulog) Kota Solo memastikan stok beras di Kota Solo saat ini sebanyak 16.800 ton. Jumlah stok beras tersebut aman ditengah dampak El Nino.


Kepala Perum Bulog Solo, Andy Nugroho, mengatakan pihaknya memastikan ketersediaan stok beras untuk wilayah Solo masih aman, yakni mencapai 16.800 ton dari rencana 19.000 ton.

Baca Juga:

El Nino Bikin Indonesia Bisa Kekurangan Stok Beras Sampai 1,2 Juta Ton

"Sebelum kemarin dampak El Nino terjadi kita sudah antisipasi mulai dari penyerapan lokal untuk masa tanam (MT) 1 dan 2 itu kita sudah serap lokal kurang lebih 19.00p ton itu, dan dari pusat sudah ada backup penambahan untuk yang impor," kata Andy, Senin (28/8).


Dia mengatakan Bulog akan mengeluarkan stok beras jika dirasa dilakukan untuk mengendalikan harga pangan beras di pasar. Mengingat dampak El Nino diprediksi BMKG terjadi sampai awal Januari 2024.


"Kita juga punya program Sigap (Siap Jaga Pasar dengan SPHP) untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok akibat kemarau panjang," kata dia.


Salah satu upaya yang dilakukan, kata dia, ini adalah sebagai respon terhadap dampak kemarau yang bisa berpengaruh pada hasil panen di Masa Tanam (MT) 3 pada bulan November mendatang.


"Dampak kemarau bisa membuat harga bahan pokok termasuk beras bisa mengalami kenaikan. Kita masifkan atau kita gencarkan kegiatan SIGAP sebenarnya SPHP itu kegiatan stabilisasi pasar, harga pasar dan pasokannya itu sudah berlangsung di awal tahun, Januari 2023," papar dia.

Baca Juga:

Langkah Pemprov Jakarta Hadapi Dampak El Nino di Ibu Kota

Andy menambahkan dengan adanya distribusi beras medium di pasar-pasar ini diharapkan bisa menjaga stabilitas harga.

Sementara itu untuk harga beras medium saat ini berada di kisaran Rp 11.000 per kilogram.


"Kami harapkan masyarakat tetap tenang, jadi stok di kami cukup dan stabilisasi pasar melalui pasar tradisional maupun retail modern juga ada," ucap dia.


Dalam kesempatan kali ini, Andy menyebutkan setidaknya di Pasar Legi sendiri ada 16 kios pengecer yang akan menerima distribusi sekitar 5 kwintal dengan rincian 100 pak beras 5 kilogram SPHP.


"Perminggu kita drop 5 kwintal, yaitu 100 pack beras 5 kiloan dengan harga per kilo Rp 8.500. Nanti dari pengecer bisa menjual kembali dengan harga Rp 9.400 per kilo maksimal," pungkas Andy. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Mitigasi Pemerintah Jaga Stok Beras Saat El Nino

#Bulog #Beras #Solo #Dampak El Nino
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Menko Polkam Larang Pemprov Kalteng-Kalbar Terbitkan Izin Pembakaran Buka Kebun Baru
Menko Polkam Djamari Chaniago melarang Kalteng dan Kalbar terbitkan izin pembakaran lahan untuk kebun baru
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Menko Polkam Larang Pemprov Kalteng-Kalbar Terbitkan Izin Pembakaran Buka Kebun Baru
Indonesia
107 Ribu Hektar Hutan Indonesia Terbakar, Ini Arahan Presiden Prabowo 
El Nino kuat memicu kebakaran hutan seluas 107.000 hektar. Presiden Prabowo instruksikan penanganan karhutla maksimal dengan koordinasi lintas lembaga, armada udara, dan opsi modifikasi cuaca.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
107 Ribu Hektar Hutan Indonesia Terbakar, Ini Arahan Presiden Prabowo 
Indonesia
Kirim Beras Premium ke Retail Modern, Bulog Minta Warga Tidak Perlu Khawatir
Pendistribusian ke retail modern merupakan strategi Bulog untuk memastikan perluasan akses dan pilihan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan beras premium
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Kirim Beras Premium ke Retail Modern, Bulog Minta Warga Tidak Perlu Khawatir
Indonesia
Polresta Solo Musnahkan Sabu 3,5 Kilogram Senilai Miliaran, 3 Juta Nyawa Terselamatkan
Sebagai bagian dari proses penyidikan sekaligus memastikan barang bukti tersebut tidak kembali beredar di tengah masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Polresta Solo Musnahkan Sabu 3,5 Kilogram Senilai Miliaran, 3 Juta Nyawa Terselamatkan
Indonesia
Tekanan Fiskal, 5 Daerah Soloraya Terancam Kesulitan Bayar Gaji ASN
Hal itu terjadi akibat tingginya belanja pegawai yang menggerus APBD.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Tekanan Fiskal, 5 Daerah Soloraya Terancam Kesulitan Bayar Gaji ASN
Indonesia
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Solo Kebut Revitalisasi Rumah Brigjen Slamet Riyadi
Rumah bersejarah ini memiliki nilai historis yang penting dan layak dilestarikan sebagai bagian dari identitas Kota Surakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Solo Kebut Revitalisasi Rumah Brigjen Slamet Riyadi
Indonesia
Apa itu Beras Fortifikasi? Kenali Perbedaannya dengan Beras Biasa yang Kini Wajib Dipakai MBG
Apa itu beras fortifikasi yang dipakai MBG berbeda dengan beras biasa. Beras ini memiliki kandungan berbagai zat gizi mikro.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Apa itu Beras Fortifikasi? Kenali Perbedaannya dengan Beras Biasa yang Kini Wajib Dipakai MBG
Indonesia
Juli 2026 Jadi Bulan Terkering di Indonesia Sejak 1991
El Nino saat ini berpotensi meningkat menjadi kategori sangat kuat dengan peluang sekitar 75 persen pada Agustus hingga Oktober 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Juli 2026 Jadi Bulan Terkering di Indonesia Sejak 1991
Indonesia
Investor AS Bakal Kelola Sampah Aglomerasi Soloraya Dengan Pola Waste To Fuel
Selain membantu mengurangi persoalan sampah, proyek tersebut diproyeksikan menciptakan hampir 300 lapangan kerja
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Investor AS Bakal Kelola Sampah Aglomerasi Soloraya Dengan Pola Waste To Fuel
Indonesia
Produksi Beras Pada Januari - September 2026 Hanya Meningkat Tipis 0,01 Dibanding Tahun 2025
Potensi produksi pada Juli hingga September 2026 diperkirakan menurun 0,90 persen menjadi 16,25 juta ton GKG.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Produksi Beras Pada Januari - September 2026 Hanya Meningkat Tipis 0,01 Dibanding Tahun 2025
Bagikan