Daerah Penyangga Jakarta Surati Anies Minta Dukungan Dana Hibah

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 02 November 2021
Daerah Penyangga Jakarta Surati Anies Minta Dukungan Dana Hibah

Petugas dari Kelurahan Bendungan Hilir (Benhil) bersiaga untuk mengevakuasi warga yang masih berada di dalam rumah akibat terjebak banjir, Sabtu (20/2/2021). (ANTARA/Livia Kristianti)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah daerah penyangga Ibu Kota menyurati Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk meminta dukungan dana hibah terkait masalah banjir. Mereka ingin secara mandiri membuat embung di daerahnya masing-masing dalam rangka penanganan banjir.

"Wali Kota Bekasi dia minta. Nanti di dalam rapat Banggar, saya akan sampaikan dasarnya ini (surat)," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi di gedung DPRD DKI, Selasa (2/11).

Baca Juga

Tidak Ada Nama Anies, Jokowi Diprediksi bakal Dukung Tiga Nama Ini di Pilpres 2024

Surat tersebut dikirimkan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi kepada Gubernur Anies dengan tembusan DPRD DKI sejak 18 November 2020 lalu.

Dalam surat itu, Rahmat Effendi mengusulkan tambahan kegiatan dan permintaan bantuan keuangan untuk pengadaan lahan dan pembangunan konstruksi polder guna mengatasi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

Menurutnya, langkah tersebut sangat menguntungkan bagi Jakarta dalam mengatasi banjir. Maka dari itu Pemprov DKI perlu menyikapinya dengan serius.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan setelah mendapatkan gelar kehormatan Tokoh Betawi yang diberikan Majelis Adat Bamus Betawi di Balai Kota Jakarta, Minggu (31/10/2021). ANTARA/HO-Humas Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan setelah mendapatkan gelar kehormatan Tokoh Betawi yang diberikan Majelis Adat Bamus Betawi di Balai Kota Jakarta, Minggu (31/10/2021). ANTARA/HO-Humas Pemprov DKI Jakarta

Tak hanya Kota Bekasi, beberapa wilayah penyangga Jakarta seperti Bogor dan Tangerang Selatan juga turut menyurati Anies.

"Diberi hibah untuk mereka buat embung di sana, jangan airnya mengalir ke Jakarta. Karena kalau larinya ke Jakarta pasti ke Kali Ciliwung, Kali Krukut, Pesanggrahan," papar dia.

Tapi Prasetyo tak mengetahui berapa besaran anggaran yang akan dialokasikan untuk mendukung pembangunan sarana dan prasarana pengendali banjir di daerah penyangga.

Disamping itu, Prasetyo berjanji bakal mencoret mata anggaran bukan prioritas dalam pembatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2022.

Baca Juga

Ombudsman Jakarta Raya Segera Panggil Anies soal Ganti Rugi Warga Rusun Petamburan

Adapun saat ini DPRD DKI bersama Pemprov tengah membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun anggaran 2022 di Hotel Grand Cempaka, Puncak, Bogor, Jawa Barat.

"Jadi kalau ada yang tidak perlu, saya coret. Pasti saya coret, itu hak saya," tegasnya. (Asp)

#Banjir #Korban Banjir #Ancaman Banjir #Banjir Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rp 300 miliar dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Target 170 bangunan, namun warga masih enggan pindah ke rusun.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Bagikan