Curhat Petugas Ambulans Ketika Bingung Bawa Pasien Corona

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2020
Curhat Petugas Ambulans Ketika Bingung Bawa Pasien Corona

Ilustrasi Ambulans. Foto:agddinkes.jakarta.go.id

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kepala Unit Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinkes DKI Jakarta, Iwan Setiawan mengaku kebingungan bila akan membawa pasien yang terpapar COVID-19 ke rumah sakit rujukan. Pasalnya, sudah banyak rumah sakit rujukan dipenuhi oleh pasien virus COVID-19.

"Ia (penuh rumah sakit rujukan). Yang jadi masalah kan justru rumah sakit rujukannya bisa nampung atau nggak, kalau transportasinya masih bisa kita tangani," kata Iwan saat dikonfirmasi, Selasa (24/3).

Baca Juga

Kisah Warga Ikut Tes Massal COVID-19 RSUD Pasar Minggu, Ini SOP dan Biayanya!

Meski begitu, ia tak kerepotan dengan unit ambulans yang dimiliki Pemprov DKI saat ini. Karena ada penambahan unit yang dilakukan secara bertahap. Walaupun awalnya di Jakarta hanya punya satu ambulans.

Sekarang, sudah ada lima ambulans yang dikhususkan membawa pasien corona. Pada pekan lalu, mobil ambulans ditambah sebanyak dua unit dan kemarin dua unit ambulans lagi.

"Ada penambahan baru, sudah dua, tiga (jumlahnya), nah kemarin bertambah lagi dua," ujar Iwan.

Petugas berjaga di Taman Potret yang ditutup sementara di Cikokol, Kota Tangerang, Banten, Kamis (19/3/2020). Pemerintah Kota Tangerang menutup semua tempat wisata hingga 30 Maret 2020 guna mengantisipasi penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Fauzan/aww. (ANTARA FOTO/FAUZAN)

Rencananya lima ambulans ini akan disiagakan di tiap kota administrasi Jakarta. Namun operasionalnya akan sesuai situasi. Jika ada satu wilayah yang butuh lebih dari satu ambulans, maka ambulans lain akan turun.

"Sekarang kan tergantung kasusnya di mana. Jadi enggak dipusatkan di pusat saja. Karena kan kasus setiap wilayah beda-beda," jelasnya.

Baca Juga:

Elon Musk Sebut Kecelakaan Mobil Lebih Berbahaya Dibanding Virus Corona

Iwan juga mengatakan, bahwa nantinya kelima ambulans ini dalam operasionalnya akan digunakan untuk mengantar pasien corona ke RS darurat di wisma atlet Kemayoran jika diarahkan.

"Kita sih yang termasuk ke sana (wisma atlet) nanti kalau memang perlu diantar ke sana, tergantung kordinasi Dinas Kesehatannya kan kalau kita kan tergantung permintaan, minta kemana ya kita antar," tutup Iwan. (Asp)

#Ambulans #Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona #Pemprov DKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
CFD Sudirman-Thamrin Minggu Besok Ditiadakan, Lokasi Digeser ke Kebayoran Lama
Kegiatan Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin Minggu, 25 Oktober 2026 ditiadakan karena ada Jakarta Running Festival, dan dialihkan ke Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
CFD Sudirman-Thamrin Minggu Besok Ditiadakan, Lokasi Digeser ke Kebayoran Lama
Berita Foto
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Suasana pemukiman padat penduduk di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Difokuskan pada antisipasi kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, dan penurunan kualitas udara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Indonesia
Prabowo Siapkan Ambulans Udara, Helikopter hingga Pesawat Kecil untuk Evakuasi Pasien
Prabowo menyiapkan ambulans udara menggunakan helikopter dan pesawat kecil untuk mengevakuasi pasien di wilayah sulit dijangkau. Tim dokter terbang juga disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Siapkan Ambulans Udara, Helikopter hingga Pesawat Kecil untuk Evakuasi Pasien
Berita Foto
Pemprov DKI Masih Kaji Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta
Bus Transjakarta memasuki Halte TB Simatupang kawasan Cilantak, Jakart Selatan, Selasa (28/7/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 28 Juli 2026
Pemprov DKI Masih Kaji Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta
Bagikan