Cium Aroma Makanan Selama Dua Menit Bisa Atasi Food Cravings

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 07 September 2021
Cium Aroma Makanan Selama Dua Menit Bisa Atasi Food Cravings

Mencium aroma makanan dapat mengurangi nafsu makan. (Foto: Pixabay/DanaTentis)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SERING merasa lapar tapi tidak mau makan karena takut berat badan naik? Tenang, semakin lama kamu mencium makanan yang kamu idamkan, semakin sedikit kamu menginginkannya atau food cravings. Penelitian ini diungkapkan oleh University of South Florida dan dipublikasikan dalam Journal of Marketing Research.

Menurut mereka, cukup dengan mencium makanan ringan dalam waktu yang cukup lama untuk mengurangi nafsu makanmu.

“Sistem penciuman dan pengecapan sangat saling berhubungan dan bagian di dalam otak tidak membedakan antara rangsangan yang dikodekan oleh sistem sensorik yang berbeda,” kata Dipayan Biswas, salah satu penelitian mengutip Insider.

Untuk sampai pada kesimpulan ini, para peneliti memasang vaporizer di sebuah ruangan yang secara berkala akan bergantian aroma makanan ringan berbeda. Para subyek studi harus menilai apakah aroma memengaruhi selera makan mereka.

Hasilnya, mereka yang mencium aroma makanan seperti pizza atau kue selama 30 detik cenderung memiliki nafsu makan yang lebih besar pada camilan daripada mereka yang menghirup aroma selama dua menit penuh.

Baca juga:

4 Camilan Sehat untuk Obati Sweet Craving saat Diet

Cium Aroma Makanan Selama Dua Menit Bisa Atasi Food Cravings
Dehidrasi menjadi salah satu faktor food craving. (Foto: Pixabay/stevepb)


Mereka yang menghirup aroma makanan selama dua menit bahkan akhirnya memilih hidangan lain seperti buah apel dan stroberi.

Seperti yang diuraikan oleh penelitian, mungkin cukup memuaskan hanya dengan mencium makanan yang kamu idamkan. Karena sering kali, otakmu tidak benar-benar membedakan dari mana stimulus yang menyenangkan itu berasal.

Ada pun beberapa indikasi terjadinya food craving, salah satunya dehidrasi. Makan selalu tepat waktu tetapi pada jam-jam tertentu kamu merasakan lapar yang luar biasa. Ternyata food craving bisa menjadi indikasi tubuhmu mengalami dehidrasi.

Melansir dari Medical News Today, ketika kamu kurang minum, tubuhmu akan kekurangan cairan yang kemudian akan menyebabkan ‘lapar palsu’.

Baca juga:

'Food Craving'? Apa Itu? Kamu Pasti Pernah Merasakannya

Cium Aroma Makanan Selama Dua Menit Bisa Atasi Food Cravings
Stres juga menyebabkan food craving. (Foto: Pixabay/JESHOOTS-com)


Stres juga bisa menyebabkan food craving. banyak makanan kesukaanmu secara tiba-tiba. Makanan kesukaanmu ini biasa dikenal sebagai comfort food ketika kamu sedang stres. Tetap saja peristiwa ini disebut juga sebagai food craving.

Hampir semua orang mengalami food craving melalui sugesti mood. Contohnya ketika kamu pergi ke bioskop, di alam bawah sadarmu kamu sudah berencana membeli popcorn. Atau ketika pergi berpiknik bersama keluarga, kamu tanpa disuruh akan menyiapkan rantang makanan sebagai bekal. (and)

Baca juga:

Makanan yang Bisa Bikin Bete Seharian

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan