China Menentang Rencana AS Ikut Serang Iran, Bakal Ciptakan Kekacauan Lebih Besar

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Juni 2025
China Menentang Rencana AS Ikut Serang Iran, Bakal Ciptakan Kekacauan Lebih Besar

Ilustrasi - Serangan rudal Israel ke Iran. ANTARA/Anadolu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Israel melancarkan operasi militer besar-besaran terhadap Iran pada Jumat (13/6) dini hari. Serangan ini dibalas Iran. Tidak berselang lama, Amerika Serikat membuka peluang untuk membantu Israel menyerang Iran.

Pemerintah China menentang kemungkinan Amerika Serikat ikut melakukan serangan Iran demi membela Israel. Hal itu melanggar tujuan dan prinsip Piagam PBB serta kedaulatan, keamanan, dan integritas teritorial suatu negara, dan menentang penggunaan atau ancaman penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.

"Situasi di Timur Tengah tegang dan sensitif serta berisiko lepas kendali. Komunitas internasional, khususnya negara besar yang berpengaruh, perlu mempertahankan posisi yang adil dan sikap yang bertanggung jawab, menciptakan kondisi untuk mencapai gencatan senjata dan kembali ke dialog dan negosiasi," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun.

Gua Jiakun mengungkapkan sudah seminggu sejak konflik militer pecah antara Israel dan Iran, konflik malah terus meningkat.

Baca juga:

Perunggu Rilis Single 'Pikiran Yang Matang' Buah dari Refleksi Mendalam, Simak Lirik Lengkapnya

"Hal itu tidak hanya mendatangkan malapetaka bagi rakyat di kedua negara, tetapi juga sangat merusak perdamaian dan stabilitas di kawasan dan sekitarnya. China sangat khawatir," ungkap Guo Jiakun.

Meningkatkan konflik, kata Guo Jiakun, tidak akan menciptakan pemenang, dan hanya akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah dan menyebabkan kekacauan yang lebih besar.

"China sangat mengimbau pihak-pihak yang berkonflik, terutama Israel, untuk bertindak demi kepentingan yang lebih besar, yaitu kesejahteraan rakyat di negara-negara di kawasan, segera menghentikan konflik, dan meredakan situasi," kata Guo Jiakun.

Setelah pecahnya konflik, Guo Jiakun mengatakan Presiden Xi Jinping telah menyampaikan posisi China.

"China telah menjaga komunikasi dengan Iran, Israel, Mesir, Oman, dan pihak-pihak lain, menyerukan tindakan segera untuk meredakan ketegangan sesegera mungkin dan mencegah kawasan tersebut terjerumus ke dalam kekacauan yang lebih besar," jelas Guo Jiakun.

Presiden AS Donald Trump disebut sudah menyampaikan kepada para pejabat seniornya, telah menyetujui rencana menyerang Iran, namun belum memberikan perintah final pelaksanaannya, menurut sebuah laporan pada Rabu (18/6).

Trump mengatakan kepada wartawan bahwa ia belum memutuskan apakah ia akan mengizinkan militer untuk bergabung dalam agresi Israel atas Iran saat ini, dengan mengatakan, "Saya mungkin melakukannya. Saya mungkin tidak melakukannya."

Trump masih menunggu untuk melihat apakah Iran akan menghentikan program nuklirnya, mengutip sumber anonim yang mengetahui masalah tersebut. (*)

#Iran #China #Israel #Perang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Pesawat Nirawak dan Artileri Israel Intensifkan Serangan ke Wilayah Lebanon Selatan
Situasi saat ini terus membebani warga sipil, karena rumah-rumah dan infrastruktur vital telah rusak, sementara masyarakat setempat masih berjuang untuk memulihkan kondisi mereka.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pesawat Nirawak dan Artileri Israel Intensifkan Serangan ke Wilayah Lebanon Selatan
Indonesia
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Penjualan minyak Iran telah kembali ke tingkat sebelum diberlakukannya sanksi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Indonesia
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Jumlah orang yang hilang setelah bencana longsor lumpur di dekat perlintasan perbatasan Gyirong (Jilong) antara China dan Nepal bertambah menjadi 558 orang
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Dunia
Amerika Luncurkan Perang Ekonomi, Presiden Iran Akui Negara Dalam Kondisi Terburuk
Teheran sedang menghadapi “kondisi terburuk” dalam perang ekonomi. Namun, negaranya tetap menjalankan berbagai proyek pembangunan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Amerika Luncurkan Perang Ekonomi, Presiden Iran Akui Negara Dalam Kondisi Terburuk
Dunia
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Serangan rudal Iran menghancurkan fasilitas intelijen AS di Timur Tengah. Kerugian diperkirakan miliaran dolar AS.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Indonesia
Iran Berhasil Rusak Fasilitas Intelijen dan Peralatan Pengawasan Amerika Serikat di Timur Tengah
NBC News melaporkan bahwa biaya untuk memulihkan fasilitas dan peralatan tersebut diperkirakan mencapai miliaran dolar AS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Iran Berhasil Rusak Fasilitas Intelijen dan Peralatan Pengawasan Amerika Serikat di Timur Tengah
Dunia
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Pemerintah China menyebut hubungan kerja samanya dengan Iran berada dalam kerangka internasional sehingga tidak boleh diganggu, termasuk oleh Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Kuliner
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kasus ini mendorong Korea Selatan memperketat pemeriksaan terhadap impor sawi putih dari China.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kuliner
Produk Sawi Putihnya Dikabarkan Diawetkan dengan Formaldehida, China Gerak Cepat Gelar Penyelidikan
Video terverifikasi memperlihatkan sejumlah orang mencelupkan kubis ke dalam larutan sebelum memasukkannya ke truk untuk diangkut.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Produk Sawi Putihnya Dikabarkan Diawetkan dengan Formaldehida, China Gerak Cepat Gelar Penyelidikan
Indonesia
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Perang antara AS dan Iran dimulai pada 28 Februari saat AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Bagikan