Kesehatan Mental

Saat Diet, Cheat Day Juga Perlu

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Minggu, 05 Februari 2023
Saat Diet, Cheat Day Juga Perlu

Atur pola cheat day agar tidak berlebihan. (Foto: Unsplash/Sander Dalhuisen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMU yang lagi diet, sini kumpul dulu. Kamu pasti pernah merasa jenuh dengan pola makan dan lauk yang monoton. Dari alasan inilah, ada yang menciptakan momen untuk bisa bebas makan apa pun yang diinginkan. Boleh sih, asal enggak kebablasan.

Momen cheat day menjadi waktu yang ditunggu-tunggu ketika sedang diet. Jika dilakukan dengan cara tepat, cheat day akan membuatmu segar sejenak sehingga tidak jenuh dengan rutinitas diet yang kamu jalani. Biasanya, cheat day dilakukan satu minggu sekali atau satu kali dalam sebulan. Beda orang, beda pula metode cheat day yang dilakukan. Ada yang hanya menerapkan cheat meal, tapi ada juga yang benar-benar melakukan cheat day.

Baca juga:

Manfaat dari Bubuk Kakao, Bisa Buat Diet

Cheat Day juga Perlu Saat Diet
Bisa membuatnya secara homemade dan lebih sehat. (Foto: Unsplash/Dana DeVolk)


Mengutip laman Alodokter, cheat meal adalah istilah yang digunakan untuk pola mengonsumsi salah satu menu makanan yang dilarang saat diet, umumnya makanan tinggi kalori dan bisa memanjakan lidah, sertai di waktu khusus, misalnya satu kali dalam seminggu atau sebulan.

Sedangkan cheat day adalah pola mengonsumsi segala jenis makanan apapun baik yang dilarang ataupun yang tidak, selama satu hari penuh.

Bagaikan pisau bermata dua, cheat day juga bisa membaut program diet jadi batal, lo. Selain itu, hasil akhir terbentuknya pola makan sehat serta penurunan berat badan jadi gagal. Berikut tips aman yang bisa kamu terapkan:

1. Jangan makan sembarangan

Sesekali melakukan cheat day tidak masalah, kok. Namun, selalu perhatikan apa yang kamu konsumsi, ya. Pastikan kalori yang masuk ke tubuhmu sesuai dengan kebutuhanmu. Jangan lupa untuk tetap pilih makanan yang sehat, seperti buah, sayur, kacang-kacangan, dan sumber protein.

2. Tidak berlebihan

Meski sedang cheat day, bukan berarti kamu bisa mengonsumsi makanan secara berlebihan dan tidak teratur. Mengetahui jumlah kalori yang kamu butuhkan bisa membantu untuk menetapkan jumlah dan jenis makanan yang bisa kamu konsumsi selamat cheat day atau cheat meal. Kebutuhan kalori setiap orang berbeda-beda, tergantung usia, aktivitas, berat badan, dan target penurunan berat badan yang ingin kamu capai.

Baca juga:

3 Tren Hidup Sehat yang Perlu Diadopsi di 2020

Cheat Day juga Perlu Saat Diet
Atur pola makan. (Foto: Unsplash/Adriel Prastyanto)

3. Makan perlahan

Tidak perlu terburu-buru ketika makan. Makan secara perlahan sambil menikmati setiap makanan yang masuk ke mulut bisa membuat program diet kamu berhasil. Soalnya, cara ini dapat meningkatkan kadar hormon yang bertangugng jawab pada rasa kenyang, sehingga asupan kalori pun cenderung berkurang.

4. Buat versi sehat dari makanan yang diinginkan

Jika saat cheat day kamu menginginkan makanan favorit, seperti pizza, burger, atau es krim, kamu bisa membuatnya dengan versi lebih sehat. Misalnya, kamu bisa membuat pizza homemad dari roti gandum dengan olesan saus tomat buatan sendiri dan taburan sayur juga daging rendah lemak.

Selain itu, kamu juga bisa buat es krim dari susu rendah lemak yang dicampur dengan jus buah alami juga tambahan yoghurt. Dengan begitu, kamu bisa makan makanan kesukaanmu, tetapi tetap sehat. (and)

Baca juga:

Otot Makin Besar, Penggunaan Steroid Ternyata Buruk untuk Tubuh

#Kesehatan #Diet
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan