Chappy Hakim: Semestinya Black Box AirAsia QZ8501 Sudah Ditemukan
MerahPutih Nasional- Black box atau kotak hitam merupakan alat yang sangat penting untuk merekam kejadian sebelum pesawat kecelakaan. Biasanya alat ini terletak di belakang badan pesawat tepatnya di ekor pesawat.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Pemerhati Penerbangan, Chappy Hakim, black box merupakan alat untuk merekam kejadian tepatnya setengah jam terakhir sebelum kecelakaan pesawat itu terjadi.
Dengan black box ini akan diketahui penyebab kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501.
"Fungsi dari black box itu terdiri dari dua alat perekam, yaitu perekam data penerbangan (flight data recorder) dan perekam suara di kokpit (cockpit voice recorder). Karena ada dua alat perekam, sering juga disebut ‘black boxes’. katanya.
Menurutnya, mengingat hari ini merupakan hari ke-8 pencarian dan evakuasi pesawat AirAsia QZ8501 semenjak peristiwa itu terjadi, seharusnya kotak hitam pesawat itu sudah ditemukan. Kenapa? Karena lokasi jatuhnya pesawat pun berhasil ditemukan, di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
“Tapi, hingga saat ini black box tersebut belum juga ditemukan, mungkin adanya cuaca yang buruk dilokasi tersebut. (FIK)
Bagikan
Berita Terkait
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
[HOAKS atau FAKTA]: Pesawat ATR 42-500 Jatuh karena Power Bank Penumpang Terbakar
Menteri KKP Trenggono Pingsan saat Pimpin Upacara Persemayaman Korban Pesawat ATR 42-500
Operasi SAR Pesawat ATR di Pangkep: 9 Korban Ditemukan, Pencarian Berlanjut
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Black Box Pesawat ATR 42-500, Segera Diserahkan ke KNKT Buat Dianalisis
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Identifikasi Korban ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Terkendala Kondisi Jenazah
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Tebing Bulusaraung, KNKT Siap Mulai Investigasi