Cermin, Kunci Sukses Panaskan Sesi Foreplay

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 30 Desember 2023
Cermin, Kunci Sukses Panaskan Sesi Foreplay

Foreplay tidak boleh dilewatkan. (Foto: Unsplash/Travis Grossen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SESI foreplay sangat penting dalam percintaan. Melewatkan tahapan pemanasan akan mempersulit permainan pada menu utama. Pelumas alami yang dapat melancarkan penetrasi dapat mengalir berkat sesi foreplay yang sukses.

Lantas, bagaimana cara untuk membuat sesi foreplay semakin panas? Ada sejumlah cara yang bisa kamu lakukan, salah satunya ialah memanfaatkan cermin. Berdiri di depan cermin bersama pasangan saat foreplay akan memberikan sensasi yang luar biasa.

Baca Juga:

Kunci Memaksimalkan Foreplay, Salah Satunya Lepas Pakaiannya Perlahan

“Sungguh sangat menyenangkan melihat pasangan kamu menyentuh tubuh kamu (atau sebaliknya) di depan cermin,” jelas terapis pernikahan, keluarga, dan seks Rachel Wright, MA, LMFT pada laman Men's Health.

Menurt Wright, melakukan foreplay di depan cermin akan membangkitkan gairah. Sebab secara visual baik perempuan dan perempuan akan merasa semakin on ketika melihat pasangannya di depan cermin tengah bereksplorasi dan mengeksekusi.

Cermin memanaskan sesi foreplay. (Foto: Unsplash/Harry Cunningham)

Namun, sebaiknya bicarakan terlebih dulu kepada pasangan sebelum kamu benar-benar menghadirkan cermin saat sesi bercinta. Jika ia sudah setuju, siapkan cermin ukuran cukup besar yang dapat memperlihatkan tubuh kamu dan pasangan secara menyeluruh.

Wright menegaskan agar pasangan melakukan banyak hal di sesi foreplay. Maksimalkan tiap momen yang bisa membangkitkan gairah pasangan. Saksikan apa yang pasangan kamu lakukan di depan cermin untuk membuat sesi foreplay semakin 'gurih'.

Baca Juga:

Tak Perlu Minta Maaf Jika Punya 3 Keinginan Ini Dalam Bercinta

Kamu bisa melakukan silat lidah, mengelus bagian dada, hingga memberikan pijatan kepadanya saat foreplay. Intinya, buat pertunjukkan panas versi kamu sendiri bersama dengan pasangan.

Di lain hal, terapis seks Chelsie Reed, Ph.D. juga menyarankan untuk menggunakan pelumas saat sesi foreplay. Tak hanya untuk menu utama, Reed menuturkan bahwa pelumas juga dapat digunakan untuk melakukan semua sentuhan seksual.

Kelicinan pelumas membantu mengurangi risiko lecet, dan kelembutannya membuat kontak kulit ke kulit terasa jauh lebih sensual. Coba gunakan berbagai pelumas, termasuk pelumas penghangat untuk mengetahui mana yang paling kamu sukai. Pelumas berbahan dasar air biasanya merupakan pilihan terbaik untuk digunakan pada sesi foreplay.

"Foreplay adalah segala sesuatu yang kamu lakukan untuk mempersiapkan tubuh menghadapi seks," jelas Terapis Seks Chelsie Reed, Ph.D, mengenai pentingnya sesi foreplay. (ikh)

Baca Juga:

Bercinta Berlebihan Berbahaya?

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan