Cerita Megawati Anggap Uzbekistan Jadi Bagian Sejarah Spiritual Bangsa Indonesia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 April 2025
Cerita Megawati Anggap Uzbekistan Jadi Bagian Sejarah Spiritual Bangsa Indonesia

Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri saat berpidato usai pertunjukan teater seni musik kerja sama antara Indonesia dan Uzbekistan di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (15/4/2025). ANTARA/HO-PDIP

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato dalam acara pertunjukan teater musik Imam Al-Bukhari dan Sukarno di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (15/4) malam.

Diketahui, pementasan ini hasil kolaborasi seniman Indonesia dan Uzbekistan untuk memperingati hubungan historis dan spiritual antara kedua bangsa. Dalam pidatonya, Megawati menekankan pentingnya sejarah sebagai fondasi peradaban.

Ia pun mengutip pesan Proklamator Bung Karno soal JASMERAH pada 17 Agustus 1966. Sebuah bangsa dan negara bakal hancur ketika melupakan akar sejarah yang pernah dilalui.

"Sebab, jika suatu bangsa telah lupa akan sejarahnya di masa lampau, maka suatu saat bangsa tersebut akan tergelincir dan jatuh," ujarnya.

Baca juga:

Bersama Fadli Zon, Megawati Hadiri Pertunjukan Teater Seni Musik Imam Al-Bukhari-Sukarno di GKJ

Megawati kemudian menceritakan hubungan antara Indonesia-Uzbekistan yang terjalin hangat setelah upaya diplomasi Bung Karno. Bung Karno saat berkunjung ke Uni Soviet pada 1956 bersikeras meminta pemimin negara itu Nikita Kurchev menemukan makam Imam Bukhari.

Bung Karno menyatakan, niatnya untuk berziarah ke makam Imam Bukhari, ulama besar perawi hadis Nabi Muhammad SAW.

"Awalnya banyak yang menentang, bahkan lokasi makam nyaris terlupakan. Namun, Bung Karno dengan tegas berkata, Kalaupun harus naik kereta api sendiri, saya akan tetap pergi," kata putri Bung Karno itu.

Langkah Bung Karno itu membawa dampak besar. Pemerintah Uni Soviet akhirnya merespons permintaan itu. Makam Imam Al-Bukhari ditemukan pemerintahan Uni Soviet dan mereka memugar tempat tersebut.

Kini, kompleks makam di desa Hartang, 25 kilometer dari Samarkand, Uzbekistan, menjadi destinasi wisata religi yang dikunjungi umat Islam dari seluruh dunia.

"Dari langkah kecil itu, lahirlah perubahan besar. Pemerintah Soviet mulai membuka kembali pintu bagi warisan Islam di Asia Tengah. Imam Bukhari pun kembali hadir dalam kesadaran umat, bukan hanya sebagai tokoh agama, tetapi sebagai simbol pengetahuan, moralitas, dan kebesaran peradaban Islam," sambung Megawati.

Megawati mengungkapkan kekagumannya terhadap Uzbekistan, yang menurutnya merupakan negara kaya sejarah peradaban Islam. Ia mengenang kunjungan pertamanya ke negara Asia Tengah itu sebagai pengalaman yang mengesankan.

"Uzbekistan adalah negara yang kaya akan sejarah peradaban Islam. Ketika saya ke sana untuk pertama kali, saya sangat tidak menyangka, kehidupannya sangat hangat, tempatnya sangat indah," kata Megawati.

Ia menyoroti kecintaan masyarakat Uzbekistan terhadap alam dan tanaman. Bahkan, ia menyebut telah diminta kembali ke Uzbekistan untuk membantu membangun sebuah taman sebagai simbol persahabatan antara kedua negara.

"Mereka meminta saya untuk membuat yang namanya sebuah taman, untuk menjadikan taman itu sebagai sebuah peristiwa persahabatan antara Indonesia dengan Uzbekistan," ujarnya.

Menurut Megawati, Uzbekistan bukan sekadar negara asing, melainkan bagian dari sejarah spiritual Bangsa Indonesia.

"Jejak-jejak dari Presiden pertama Republik Indonesia telah menunjukkan bahwa persahabatan itu tidak terhalang jarak. Uzbekistan memiliki ungkapan serupa, bahwa jika hati kita dekat, jarak bukanlah penghalang," ucap Megawati. (Pon)

#Megawati Soekarnoputri #Bung Karno #Uzbekistan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Olahraga
Prediksi Portugal vs Uzbekistan: Ronaldo Wajib Waspada Ancaman White Wolves
Prediksi Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026. Portugal diunggulkan, tetapi kekuatan Uzbekistan berpotensi memberi kejutan dan perlawanan sengit.
ImanK - Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi Portugal vs Uzbekistan: Ronaldo Wajib Waspada Ancaman White Wolves
Olahraga
Prediksi Portugal vs Uzbekistan Piala Dunia 2026: Head to Head, Analisis dan Prakiraan Pemain
Portugal vs Uzbekistan akan menjadi pertandingan perdana sepanjang sejarah kedua negara dan membawa misi krusial
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Prediksi Portugal vs Uzbekistan Piala Dunia 2026: Head to Head, Analisis dan Prakiraan Pemain
Olahraga
Uzbekistan vs Kolombia 1-3: Luis Diaz Gendong Los Cafeteros Hancurkan Anak Asuh Fabio Cannavaro
Skuad Los Cafeteros sukses menandai momen emosional ini lewat kemenangan meyakinkan 3-1 atas tim debutan, Uzbekistan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Uzbekistan vs Kolombia 1-3: Luis Diaz Gendong Los Cafeteros Hancurkan Anak Asuh Fabio Cannavaro
Olahraga
Uzbekistan vs Kolombia: Adu Mekanik Dua Alumnus Final Piala Dunia, Fabio Cannavaro Tantang Nestor Lorenzo
Uzbekistan sendiri mengincar kemenangan atas Kolombia pada laga debut turnamen guna meniru kesuksesan Slovakia lolos ke fase gugur
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Juni 2026
Uzbekistan vs Kolombia: Adu Mekanik Dua Alumnus Final Piala Dunia, Fabio Cannavaro Tantang Nestor Lorenzo
Indonesia
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Ganjar menambahkan bahwa media seni dan budaya penting untuk melatih kepekaan agar para pemimpin dan masyarakat selalu sadar terhadap realitas.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
Megawati Tegaskan Indonesia Punya Posisi Di Tingkat Global, Kedaulatan Kelautan Jadi Kunci
Kekayaan biodiversitas laut Indonesia, dapat menjadi basis lahirnya industri farmasi, bioteknologi kelautan, energi baru terbarukan, ekonomi karbon biru, produksi pangan, dan berbagai inovasi masa depan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Megawati Tegaskan Indonesia Punya Posisi Di Tingkat Global, Kedaulatan Kelautan Jadi Kunci
Indonesia
PDIP Peringati 71 Tahun KAA, Warisan Paling Gemilang Presiden Soekarno
Bung Karno telah meramalkan ketidakstabilan akibat kapitalisme dan imperialisme sejak dekade 1920-an.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
PDIP Peringati 71 Tahun KAA, Warisan Paling Gemilang Presiden Soekarno
Indonesia
Terima Dubes Jerman, Megawati Ingatkan Antisipasi Krisis Global
Dubes Jerman kagum dengan peran Soekarno saat ini dalam menggerakkan kebangkitan negara di wilayah Asia dan Afrika.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Terima Dubes Jerman, Megawati Ingatkan Antisipasi Krisis Global
Indonesia
Buka Sekolah Partai, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Rakyat dan Jaga Integritas
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, secara resmi membuka Sekolah Partai bagi pengurus daerah se-Indonesia. Acara ini dilaksanakan luring dan daring.
Soffi Amira - Jumat, 17 April 2026
Buka Sekolah Partai, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Rakyat dan Jaga Integritas
Bagikan