Cerita Mau Pensiun Ketum, Megawati Pidato dari Bercanda Sampai Menangis

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 12 Desember 2024
Cerita Mau Pensiun Ketum, Megawati Pidato dari Bercanda Sampai Menangis

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menjadi pembicara kunci peluncuran buku di Jakarta, Kamis (12/12/2024) (ANTARA/Walda Marison)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ada momen menarik saat Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati saat pidato dalam acara peluncuran dan diskusi buku Todung Mulia Lubis berjudul Pilpres 2024 Antara Hukum, Etika, dan Pertimbangan Psikologis di Jakarta, Kamis (12/12).

Presiden ke-5 RI itu sempat bercerita tentang keinginannya pensiun sebagai ketum PDIP. Megawati juga menyinggung ada pihak-pihak yang ingin merusak partai yang didirikannya PDIP. Tak hanya itu, dia menutup pidatonya sambil menangis.

"Sekarang masih keren diminta oleh seluruh anggota partai secara aklamasi. Kalau ada nanti kongres ibu musti jadi lagi. Enak saja, memangnya gw enggak boleh pensiun?" kata Megawati, sambil bercanda menyinggung rencana Kongres PDIP 2025 dalam kesempatan itu.

Namun, nada suara Megawati mulai berubah ketika mengungkapkan informasi adanya upaya manipulasi yang dilakukan pihak-pihak tertentu jelang Kongres PDIP mendatang.

Baca juga:

Saran Megawati ke Prabowo Jatah Seporsi Makan Bergizi Gratis Ditambah Jangan Rp 10.000

"Karena aku juga ada nih berita nanti di kongres. Karena sekarang kurang bisa berhasil, katanya, di kongres juga mau 'diawut-+awut' saya sengaja nih supaya pada kedengaran dah coba kamu 'awut awut' partai saya," ungkap orang nomor satu di partai banteng itu dengan nada serius, dikutip Antara.

Tak hanya dari luar, Megawati mengungkapkan bisa saja gerakan dan rencana perampasan PDIP ini juga berasal dari internal partai. "Jangan-jangan ada yang dua kaki di sini," ujarnya

Megawati lalu menceritakan bagaimana perjuangannya mendirikan PDIP setelah mengalami penindasan di era pemerintahan Orde Baru. "Berdarah-darah, kalian enggak tahu," tegas Megawati, dengan rona muka memerah dan air matanya mulai menetes.

"Sudah ah, nanti sisanya bikin nangis," tutup Megawati sambil merapikan beberapa lembar teks pidato yang belum sempat dibacakan. (*)

#Ketum PDIP #PDIP #Megawati Soekarnoputri
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Megawati Tegaskan Indonesia Punya Posisi Di Tingkat Global, Kedaulatan Kelautan Jadi Kunci
Kekayaan biodiversitas laut Indonesia, dapat menjadi basis lahirnya industri farmasi, bioteknologi kelautan, energi baru terbarukan, ekonomi karbon biru, produksi pangan, dan berbagai inovasi masa depan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Megawati Tegaskan Indonesia Punya Posisi Di Tingkat Global, Kedaulatan Kelautan Jadi Kunci
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama untuk mendorong perubahan yang berpihak kepada rakyat kecil.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Bagikan