Gempa Palu-Donggala

Cerita Atlet Paralayang Peraih Emas Asian Games Selamat Dari Gempa Palu

Fadhli Fadhli - Selasa, 02 Oktober 2018
Cerita Atlet Paralayang Peraih Emas Asian Games Selamat Dari Gempa Palu

Hening Paradigma (Foto: Instagram)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Atlet paralayang peraih emas Asian Games 2018, Hening Paradigma, menjadi salah satu korban selamat dari gempa dan tsunami Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) lalu.

Hening adalah salah satu dari 30 atlet, pelatih dan pendukung yang ikut dalam kejuaraan Palu Nomoni 2018 yang berlangsung dari tanggal 25 September dan rencananya berakhir tanggal 30 September

"Alhamdulillah, saya bisa selamat itu adalah bukti Allah masih sayang sama saya," kata Hening seperti dilansir Antara, Senin (1/10).

Dia pun menceritakan pengalamannya ketika gempa dan tsunami terjadi, saat itu dirinya sedang berada di salah satu pusat perbelanjaan yang berjarak sekitar 100 meter dari bibir pantai Taman Ria yang mengalami tsunami.

"Waktu itu pertandingan selesai sebelum Jumat, karena jarak tempuh cukup dekat, jadi dapat ditempuh dengan cepat," katanya.

Pria asal Semarang ini mengatakan, ketika gempa berkekuatan 7,4 skala richter (SR) terjadi, dirinya berada di lantai lima pusat perbelanjaan Palu Grand Mall, bersama sejumlah warga lainnya.

Saat gempa terjadi, ujarnya, seketika langsung besar, guncangannya sangat kuat hingga membuat orang kesulitan untuk berjalan. Gempa tidak langsung disusul tsunami, ada jeda selama beberapa menit.

Hening Paradigma

"Dua hal yang saya pikirkan, saya mati dengan cara diam di tempat, atau mati saat berjuang untuk keluar gedung," kata peraih emas nomor ketepatan mendarat beregu putra Asian Games 2018 ini.

Setelah gempa terjadi, Hening berhasil keluar dari gedung pusat perbelanjaan dengan menuruni tangga utama yang sudah dalam kondisi mati, suasana gelap, dan pintu masuk gedung juga tidak kelihatan.

"Saya tidak berpikir lagi mencari tangga darurat, tujuan saya hanya turun, dan mencoba menyelamatkan diri," katanya.

Bersama dengan warga Hening berhasil keluar dari gedung melalui lorong kecil yang banyak dilalui orang-orang. Lima belas menit sebelum tsunami terjadi. Hening juga sempat mengabadikan fotonya di sebuah masjid Baiturrahman yang berada dekat dengan pusat perbelanjaan.

"Masjid itu tadinya kokoh dan megah, seketika ambruk oleh gempa, saya coba mengabadikan foto di sana, sebagai bentuk syukur, inilah saya masih diberi keselamatan oleh Allah, juga untuk menginfomasikan kepada keluarga," katanya.

Hening mengaku beruntung, saat perlombaan dirinya tidak memilih menginap di Hotel Roa-Roa tempat tujuh atlet paralayang yang belum ditemukan. Dia memilih bergabung dengan teman-teman paralayang lainnya menginap di Borneo Hotel.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua dari tujuh atlet yang dikabarkan hilang tersebut telah ditemukan di antara reruntuhan Hotel Roa-Roa Palu dalam keadaan meninggal dunia, yakni Gleen Mononutu dan Petra Mandagi, sementar lima lainnya masih dalam proses pencarian. (*)

Baca Berita Menarik Lainnya: Ditinggal Kejuaraan, Atlet Paralayang Pasrah Istrinya Jadi Korban Gempa-Tsunami Sulteng

#Atlet Indonesia #Paralayang #Gempa Palu #Gempa Donggala
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Olahraga
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
NOC Indonesia menegaskan pentingnya independensi organisasi olahraga untuk menciptakan prestasi berkelanjutan menuju Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
Olahraga
Erick Thohir Target Tambah 300 Pelatih Olahraga Disabilitas untuk Perkuat Atlet Paralimpiade
Menpora Erick Thohir menargetkan penambahan 300 pelatih olahraga disabilitas tersertifikasi untuk memperkuat pembinaan atlet paralimpiade di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 11 Mei 2026
Erick Thohir Target Tambah 300 Pelatih Olahraga Disabilitas untuk Perkuat Atlet Paralimpiade
Olahraga
NOC Indonesia Anugerahkan The Game Changer Award 2026, Rizki Juniansyah Raih Best of the Best
NOC Indonesia memberikan The Game Changer Award 2026 kepada atlet, pelatih, federasi, dan tokoh olahraga nasional. Rizki Juniansyah raih penghargaan Best of the Best.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 10 Mei 2026
NOC Indonesia Anugerahkan The Game Changer Award 2026, Rizki Juniansyah Raih Best of the Best
Olahraga
Kontingen Indonesia Tampil Berkelas di Asian Beach Games 2026, Angkat Budaya Nusantara
Kontingen Indonesia tampil memukau di pembukaan Asian Beach Games 2026 dengan busana adat Melayu Riau dan Jambi yang sarat makna budaya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Kontingen Indonesia Tampil Berkelas di Asian Beach Games 2026, Angkat Budaya Nusantara
Olahraga
Indonesia Rebut Emas di SEA Youth Table Tennis 2026, Jadi Sinyal Kebangkitan Tenis Meja
Indonesia berhasil meraih emas dan empat perunggu di ajang SEA Youth Table Tennis 2026. Hal ini menjadi sinyal kebangkitan tenis meja.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Indonesia Rebut Emas di SEA Youth Table Tennis 2026, Jadi Sinyal Kebangkitan Tenis Meja
Olahraga
Pegolf Indonesia Kevin Caesario Akbar Masuk 50 Besar di PKNS Selangor Masters 2026
Pegolf Indonesia Kevin Caesario Akbar mengawali musim 2026 dengan finis di posisi 45 pada PKNS Selangor Masters di Malaysia. Ini evaluasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 15 Februari 2026
Pegolf Indonesia Kevin Caesario Akbar Masuk 50 Besar di PKNS Selangor Masters 2026
Olahraga
Tambah 28 Emas Sehari, CdM Percaya Diri Target Medali ASEAN Para Games Terlampaui
Tak hanya target medali, Chef de Mission (CdM) Indonesia, Reda Manthovani, optimistis target minimal runner-up ASEAN Para Games 2025 dapat tercapai.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
Tambah 28 Emas Sehari, CdM Percaya Diri Target Medali ASEAN Para Games Terlampaui
Indonesia
3 Desa di Donggala Sulteng Diterjang Banjir, Jembatan Putus
Saat ini, BPBD masih melakukan proses pendataan. Matoritas warga masih mengungsi secara mandiri di rumah-rumah kerabat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
3 Desa di Donggala Sulteng Diterjang Banjir, Jembatan Putus
Olahraga
Indonesia Ukir Sejarah di SEA Games 2025, Catat Laga Tandang Terbaik dalam 32 Tahun
Indonesia mengukir sejarah di SEA Games 2025. Sebab, Merah Putih mencetak prestasi tandang terbaik dalam 32 tahun.
Soffi Amira - Rabu, 24 Desember 2025
Indonesia Ukir Sejarah di SEA Games 2025, Catat Laga Tandang Terbaik dalam 32 Tahun
Olahraga
Sejarah Baru! Timnas Hoki Es Indonesia Raih Emas SEA Games 2025 Usai Taklukkan Thailand
Timnas Hoki Es Indonesia mencetak sejarah dengan meraih medali emas SEA Games 2025 setelah menang dramatis 3-2 atas Thailand. Ini kata federasi dan kapten tim.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
Sejarah Baru! Timnas Hoki Es Indonesia Raih Emas SEA Games 2025 Usai Taklukkan Thailand
Bagikan