Tambah 28 Emas Sehari, CdM Percaya Diri Target Medali ASEAN Para Games Terlampaui

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
Tambah 28 Emas Sehari, CdM Percaya Diri Target Medali ASEAN Para Games Terlampaui

Atlet para judo putra Indonesia Rafli Ahnaf Shidqi mengibarkan bendera Merah Putih, usai berhasil menyabet medali emas untuk dalam ASEAN Para Games 2025 Thailand, Jumat (23/1/2026). ANTARA/Donny Aditra

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kontingen Indonesia semakin mendekati target minimal 82 medali emas dalam ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, sekaligus percaya diri hasil akhir akan melampaui target.

Hingga Sabtu (24/1) pukul 07.00 WIB dilansir Antara, Indonesia telah mengoleksi 69 emas, 75 perak, dan 69 perunggu, atau hanya terpaut 13 emas dari target.

Tak hanya target medali, Chef de Mission (CdM) Indonesia, Reda Manthovani, optimistis target minimal runner-up dapat tercapai.

Baca juga:

Kirim 290 Atlet, Menpora Targetkan RI Berjaya di ASEAN Para Games

“Kalau melihat selisih medali yang lumayan jauh, saya yakin target minimal runner-up bisa terpenuhi, apalagi cabang olahraga unggulan Indonesia masih banyak yang belum dimainkan, seperti para bulu tangkis dan catur,” katanya, dalam keterangan kepada media, dikutip Sabtu (24/1).

Kokoh di Bawah Tuan Rumah

Dengan total 69 emas, kontingen Indonesia semakin kokoh di peringkat kedua klasemen sementara, di bawah tuan rumah Thailand.

Indonesia unggul cukup jauh atas Malaysia, Filipina, dan Vietnam, sekaligus menjaga peluang mengakhiri pesta olahraga difabel Asia Tenggara sesuai target.

Baca juga:

Thailand Rilis Medali SEA Games dan ASEAN Para Games, Bedanya Cuma Ini!

Tambahan 28 Emas dalam Sehari

Lonjakan perolehan emas tidak lepas dari kontribusi sejumlah cabang olahraga. Pada hari ketiga perebutan medali, Jumat (23/1), Indonesia menambah 28 emas.

  1. Para atletik melampaui target dengan torehan sementara 27 emas dari target awal 25 emas.
  2. Para renang tampil impresif dengan 15 emas, hampir dua kali lipat dari target semula delapan emas.
  3. Boccia dan para judo telah memenuhi target masing-masing dengan sumbangan dua emas dari boccia dan empat emas dari judo.

(*)

#ASEAN Para Games #Medali Emas #Atlet Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026, Janjikan Bonus Rp 3 Miliar untuk Emas
Prabowo Subianto melepas 432 atlet Indonesia ke Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Peraih medali emas dijanjikan bonus Rp 3 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026, Janjikan Bonus Rp 3 Miliar untuk Emas
Olahraga
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Sebanyak 432 atlet Indonesia resmi dikukuhkan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Olahraga
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Erupsi Gunung Krakatau berdampak pada keberangkatan Kontingen Tim Indonesia ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Olahraga
Tim Indonesia Day Cara Publik Dukung Atlet Tidak Berjuang Sendirian Saat Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Melalui Tim Indonesia Day, masyarakat juga diajak melihat para atlet dari sisi yang lebih dekat. Bukan hanya sebagai peraih medali, tetapi sebagai individu yang memiliki cerita
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Tim Indonesia Day Cara Publik Dukung Atlet Tidak Berjuang Sendirian Saat Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Olahraga
Jelang Asian Games 2026, CdM Indonesia Pastikan Kebutuhan Atlet Terpenuhi agar Fokus Bertanding
CdM Indonesia mengunjungi pusat latihan timnas basket Putri Indonesia, menjelang Asian Games 2026.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Jelang Asian Games 2026, CdM Indonesia Pastikan Kebutuhan Atlet Terpenuhi agar Fokus Bertanding
Olahraga
Misi Besar Indonesia di Asian Games 2026 Dimulai, CdM Turun Langsung ke Pelatnas
CdM Asian Games 2026 turun langsung ke pelatnas. Atlet Indonesia sedang mempersiapkan diri jelang Asian Games 2026.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Misi Besar Indonesia di Asian Games 2026 Dimulai, CdM Turun Langsung ke Pelatnas
Olahraga
Tim Merah Putih Bersinar di World Cup Woodball Championship 2026, Koleksi 2 Medali Emas!
Indonesia bersinar di World Cup Woodball Championship 2026. Kini, tim Merah Putih sudah mengoleksi dua emas.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Tim Merah Putih Bersinar di World Cup Woodball Championship 2026, Koleksi 2 Medali Emas!
Olahraga
Asian Games 2026 Makin Dekat, CdM Indonesia Pastikan Atlet Bebas dari Beban Nonteknis
CdM Indonesia memastikan para atlet Asian Games 2026 tidak akan dibebani persoalan nonteknis.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Asian Games 2026 Makin Dekat, CdM Indonesia Pastikan Atlet Bebas dari Beban Nonteknis
Olahraga
NOC Indonesia Buka Skema Cabor Berangkat Mandiri ke Asian Games 2026, Ada Syarat Ketat
NOC Indonesia membuka skema cabor yang berangkat mandiri ke Asian Games 2026. Namun, ada syarat yang harus diperhatikan.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
NOC Indonesia Buka Skema Cabor Berangkat Mandiri ke Asian Games 2026, Ada Syarat Ketat
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Bagikan