Cek Kondisi Ban Mobil setelah Liburan
Bawa kendaraanmu untuk servis di bengkal resmi. (Foto: Suzuki)
SELEPAS perjalanan jauh, kondisi kendaraan perlu dicek dan dikalibrasi ulang guna memastikan keamanan. Hal ini turut dilakukan pelanggan Suzuki yang memercayakan pengecekan dan perawatan kendaraannya kepada bengkel resmi.
Kepercayaan tersebut berdampak dengan adanya peningkatan permintaan servis sebelum libur panjang Natal dan Tahun Baru, yakni sebesar 17 persen jika dibandingkan dengan rata-rata permintaan servis di bulan sebelumnya. Kondisi serupa juga diyakini akan terjadi setelah libur panjang.
Berikut ini beberapa cara yang mudah untuk melakukan pengecekan pada ban mobil sebelum datang ke bengkel resmi:
Baca juga:
1. Ban mobil bebas dari benda tajam
Ban mobil yang digunakan untuk menyusuri medan jalan memiliki potensi tinggi untuk menancap pada benda tajam seperti batu, serpihan besi, bahkan hingga paku. Ban yang kempis juga bisa berakibat pada mobil sulit dikendalikan dan performa pengereman yang menurun. Selain itu, ban kempis yang dipakai terus menerus bisa berakibat pada deformasi komponen lainnya seperti pelek kendaraan.
Pengguna mobil juga bisa memperhatikan riwayat tambalan ban mobilnya. Ban yang sudah terlalu banyak ditambal kualitasnya akan menurun dan membahayakan keselamatan.
2. Kelayakan tahun pakai ban
Setiap ban mobil yang diproduksi memiliki usia pakai yang berbeda, tergantung dari kualitas karet ban, serta cara pemakaian dan perawatannya. Salah satu cara untuk menjaga keawetan usia ban adalah dengan menerapkan gaya mengemudi eco-driving. Pengemudi menghindari gaya mengemudi agresif seperti menikung tajam, akselerasi cepat yang dilakukan secara mendadak, atau bahkan pengereman mendadak.
Jika pengguna kendaraan hendak mengganti ban, penting pula untuk memperhatikan tahun produksi ban. Sebab ban dengan tahun produksi yang lebih baru tentu akan lebih tangguh.
3. Cek tingkat keausan ban
Setelah kendaraan digunakan dalam perjalan jauh, penting bagi pemilik kendaraan untuk meluangkan waktu mengecek tingkat keausan pada ban mobil. Pengecekan ini dapat dilakukan secara mandiri dengan cara melihat indikator keausan tapak ban berbentuk segitiga yang bisa ditemukan pada dinding ban.
Baca juga:
4. Memastikan tekanan angin ban sesuai
Saat melakukan perjalanan jauh seperti berlibur ke kampung halaman atau daerah wisata yang diimpikan menggunakan mobil, mengecek tekanan angin ban merupakan hal yang krusial untuk dilakukan sebelum dan sesudah perjalanan. Tekanan angin yang sesuai tidak hanya meningkatkan kenyamanan berkendara, tetapi juga menjaga keawetan ban dan memastikan keselamatan berkendara.
5. Rotaisi ban
Setelah melakukan perjalanan jauh, maka pengguna kendaraan juga dianjurkan untuk melakukan rotasi pada ban kendaraannya. Hal ini dianjurkan agar menghindari terjadinya keausan ban yang tidak merata, serta menjaga keawetan masa pakai ban. (and)
Baca juga:
Pelat Nomor Kendaraan akan Diganti Putih Agar Mudah Diawasi
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor
5 Mobil SUV yang Meluncur di GJAW 2025, Ada Suzuki Grand Vitara hingga BJ30 Hybrid FWD
3 Mobil Hybrid Suzuki yang Rilis selama 2025, Siap Jadi Primadona Baru!