Cegah Obesitas Anak dengan Cara Ini

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 14 November 2019
Cegah Obesitas Anak dengan Cara Ini

Anak juga berpotensi mengalami obesitas. (Foto: Pixabay/Radium)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEBANYAKAN orangtua memang lebih senang melihat anaknya gemuk. Mencubit pipinya yang chubby dan melihatnya berjalan kesana-kemari menjadi hiburan tersendiri. Tetapi di balik kegemasan yang hakiki, ada bahaya mengintai kesehatannya. Anak juga bisa mengalami obesitas.

Berangkat dari hal ini penyakit kronis akan bermunculan seiring bertambahnya umur si kecil. Lebih baik mencegahnya sejak awal. Dilansir dari doylestownhealth.org, tumpukan lemak membandel pada tubuh anak akan semakin sulit dihilangkan ketika dibiarkan sampai dewasa.

Baca juga:

Kasih Sayang dan Kepedulian Ayah dalam Film 'Taken'

Lemak jahat lama-lama akan berubah menjadi jaringan radikal pemicu penyakit kronis. Anak obesitas juga berpotensi lebih tinggi terkena serangan jantung saat dewasa. Oleh karena itu lebih baik mencegah sedini mungkin demi masa depan kesehatan sang buat hati.

1. Pola Makan

Biasakan pola makan yang sehat. (Foto: Pixabay/csifferd)
Biasakan pola makan yang sehat. (Foto: Pixabay/csifferd)

Jangan mentang-mentang masih kecil lalu kamu biarkan buah hati makan apa saja yang mereka mau. Asupan gizinya perlu diatur, jangan kebanyakan makanan berlemak terlebih dan mengandung gula tinggi. Cobalah membuat makanan kesukaan mereka menggunakan bahan-bahan yang sehat.

2. Olahraga

Ajak anak olahraga. (Foto: Pixabay/leoleobobeo)
Ajak anak olahraga. (Foto: Pixabay/leoleobobeo)

Mulai ajarkan anak pada olahraga. Tidak perlu yang berat seperti gym. Buat jadwal rutin olahraga ringan seperti lari sore atau berenang. Mereka akan terbiasa melakukan kegiatan fisik untuk membakar kalori berlebih. Kebiasaan ini akan terbawa sampai anak dewasa nanti.

Baca juga:

Ayah Kena Baby Blues

3. Jam Tidur

Perhatikan jam tidur anak. (Foto: Pixabay/ddimitrova)
Perhatikan jam tidur anak. (Foto: Pixabay/ddimitrova)

Anak merengek untuk menonton TV hingga larut malam? Stop! Kamu harus berani tega dan disiplin. Meskipun sebagai orangtua rasanya sedih karena tak bisa memberikan yang anak inginkan, tetapi ini semua demi bekal kesehatannya. Salah satu penyebab utama masalah kegemukan adalah begadang. Hal ini disebabkan oleh malfungsi kerja tubuh karena jam istirahat yang tidak teratur.

4. Edukasi

Ajari anak untuk menghitung kalori. (Foto: Pixabay/sasint)
Ajari anak untuk menghitung kalori. (Foto: Pixabay/sasint)

Ajarkan anak edukasi tentang pola diet sehat. Mereka akan mengenal baik makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Biasakan untuk menghitung jumlah kalori sesuai kebutuhan. Mereka pun terbiasa menjaga pola makan sehingga tidak ada lagi lemak berlebih yang menumpuk. (mar)

Baca juga:

Tiga Cara Jadi Ayah Keren bagi Keluarga

#Obesitas #Tips Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Fun
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Berapa kalori makanan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan kue kering? Simak tips mengatur pola makan agar tetap sehat saat Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Fun
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Simak 6 tips menjaga berat badan saat Lebaran tanpa harus menahan makan. Tetap bisa menikmati opor, rendang, dan kue kering dengan bijak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Berita Foto
Kampanye Gerakan Batasi GGL Jelang Hari Obesitas Sedunia 2026
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam media brifieng jelang Hari Obesitas Sedunia 2026
Didik Setiawan - Selasa, 03 Maret 2026
Kampanye Gerakan Batasi GGL Jelang Hari Obesitas Sedunia 2026
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Indonesia
579 Ribu Orang Jakarta Obesitas, Saatnya Pemerintah Gencarkan Kampanye Kurangi Gula
Masyarakat banyak mengonsumsi makanan serta minuman yang mengandung kadar lemak, gula, dan garam tinggi.
Dwi Astarini - Rabu, 05 November 2025
579 Ribu Orang Jakarta Obesitas, Saatnya Pemerintah Gencarkan Kampanye Kurangi Gula
Indonesia
62 Persen ASN Pemprov DKI Obesitas, Dinkes Juga Buka Data Hipertensi, Diabetes hingga Kejiwaan
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, angka tersebut hasil pemeriksaan kesehatan ASN DKI pada 2024.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Juli 2025
62 Persen ASN Pemprov DKI Obesitas, Dinkes Juga Buka Data Hipertensi, Diabetes hingga Kejiwaan
Lifestyle
50 Persen Perempuan Ikut Cek Kesehatan Gratis Alami Obesitas Sentral, Jika Tidak Ditangani Bisa Alami Stroke
Obesitas sentral, dihitung berdasarkan pengukuran lingkar pinggang, yakni >90 cm untuk laki-laki dan >80 cm untuk perempuan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 Juni 2025
50 Persen Perempuan Ikut Cek Kesehatan Gratis Alami Obesitas Sentral, Jika Tidak Ditangani Bisa Alami Stroke
Lifestyle
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Dokter Dara menyarankan bahwa konsumsi rutin air kelapa diperbolehkan karena manfaat positifnya yang kaya antioksidan dan elektrolit
Angga Yudha Pratama - Senin, 21 April 2025
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis Terbanyak Temukan Warga Alami Gangguan Mata Akibat Gadget, Kedua Obesitas
Ada dua masalah kesehatan utama yang mayoritas ditemukan saat pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Februari 2025
Cek Kesehatan Gratis Terbanyak Temukan Warga Alami Gangguan Mata Akibat Gadget, Kedua Obesitas
Bagikan