Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cegah Nolep, Pemerintah Korsel Siap Berikan Rp 7,3 Juta per Bulan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 14 April 2023
Cegah Nolep, Pemerintah Korsel Siap Berikan Rp 7,3 Juta per Bulan

Pemerintah Korea Selatan memandang nolep alias no life sebagai masalah untuk generasi muda di negaranya. (Foto: Pexels/Tomé Louro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TERDAPAT satu istilah yang kerap digunakan oleh mereka yang berasal dari Gen Z dan Gen Alpha di media sosial, yakni nolep. Mungkin bagi kamu yang milenial akan ada yang bingung dari istilah ini.

Sebenarnya istilah nolep ini merupakan singkatan dari no life yang di mana menggambarkan seseorang yang dipandang tak memiliki ‘kehidupan sosial’ di luar dunia maya dan lebih memilih berada di dalam kamar serta tenggelam di hobinya.

Istilah nolep di Jepang dikenal juga dengan istilah hikikomori dan menjadi fenomena di banyak negara, salah satunya di Korea Selatan (Korsel).

Permasalahan nolep atau hikikomori di Korsel bisa dikatakan terbilang akut bila terjadi terhadap seseorang. Bahkan ini diperparah ketika dulu pandemi COVID-19 yang semakin mendorong isolasi. Contohnya adalah pemuda bernama Kim Ho-seon.

Baca juga:

Bisnis-Bisnis Main Hati untuk Orang Kesepian

Seorang nolep di Korea Selatan bisa benar-benar mengisolasi diri, berkontribusi menurunkan angka kelahiran dan produktivitas. (Foto: Pexels/Mikotoraw Photographer)

Diketahui sejak 2009 ia sudah menjadi seorang hikikomori dan hanya keluar dari kamar ketika akan ke kamar mandi, mengambil pesanan makanan, membeli kebutuhan di kamarnya, atau jika terjepit, ia harus bekerja untuk mencari uang.

Bahkan walau tinggal bersama keluarganya di Incheon, Korea Selatan, Kim hanya bertemu dengan mereka satu bulan sekali.

Pemerintah Korsel tak ingin generasi muda di negaranya semakin banyak yang menjadi nolep seperti yang terjadi terhadap Kim Ho-seon. Oleh karena itulah pada pekan ini, Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga Korsel memutuskan mengeluarkan kebijakan baru dan menargetkan mereka yang masuk kategori hikikomori.

Sebagaimana dilansir The Japan Times, Kamis (13/4), kebijakan ini akan merangkul mereka yang berusia sembilan sampai 24 tahun, dengan memberikan akses konseling pendidikan serta karier dan bantuan kesehatan.

Tak hanya itu saja, mereka yang dianggap memenuhi syarat, dalam rangka menghilangkan gaya hidup nolep-nya, kementerian itu siap memberikan KRW 650 ribu atau setara dengan Rp 7,3 juta per bulannya bagi generasi mudanya agar mereka bisa mencoba hidup mandiri.

Baca juga:

Nolep, Sudah Jomlo Temannya Sedikit Pula

Pemerintah Korea Selatan siap memberikan konseling hingga untuk mendorong mereka yang nolep kembali ke masyarakat. (Foto: Pexels/Michelle Leman)

Kebijakan ini menurut Pemerintah Korsel bertujuan untuk mengembalikan generasi muda yang tertutup ke masyarakat sekaligus mendorong menyusutnya jumlah populasi usia kerja serta rendahnya angka kelahiran.

Angka nolep di Korsel juga terbilang tinggi untuk rentang usia 19-39 tahun yang disinyalir berada di angka 350 ribu orang. Menurut Institut Urusan Kesehatan dan Sosial Korsel, pemicu mereka yang memutuskan hikikomori biasanya ada beragam dengan faktor utamanya adalah kecemasan sosial, stres yang membayangi mereka, serta rasa ketidakamanan ekonomi.

Kebijakan untuk membantu para hikikomori ini hanya berjarak beberapa minggu usai Presiden Korsel Yoon Suk-yeol mengumumkan bahwa pemerintahannya siap mengatasi masalah angka kelahiran serta penurunan produktivitas masyarakatnya. (aru)

Baca juga:

Rendahnya Kelahiran Picu Sekolah di Jepang Tutup

#Korea Selatan #Relasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Ia mengakui kata-kata maafnya tidak akan mampu menggambarkan besarnya kekecewaan dan kepedihan yang dirasakan para pendukung timnas Korea.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Olahraga
Gagal Bawa Korsel Bersinar di Piala Dunia 2026, Pelatih Hong Myung-bo Mundur
Satu-satunya kemenangan Korea Selatan diraih saat mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Gagal Bawa Korsel Bersinar di Piala Dunia 2026, Pelatih Hong Myung-bo Mundur
Dunia
2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Kapal nelayan berbobot 79 ton tersebut tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG seberat 992 ton.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
  2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Indonesia
Kapal LPG Tabrak Nelayan, 2 ABK WNI Hilang di Lepas Pantai Busan Korsel
Kapal nelayan asal Indonesia bertabrakan dengan kapal LPG di perairan Busan, Korea Selatan. Dua ABK WNI hilang, enam awak diselamatkan. Presiden Korsel perintahkan pencarian besar-besaran.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Kapal LPG Tabrak Nelayan, 2 ABK WNI Hilang di Lepas Pantai Busan Korsel
Olahraga
Link Streaming Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026, Duel Hidup-Mati di Grup A
Link live streaming Afrika Selatan vs Korea Selatan akan dimulai Kamis (25/6) pukul 08.00 WIB. Keduanya berusaha mengamankan babak 32 besar.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Link Streaming Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026, Duel Hidup-Mati di Grup A
Olahraga
Jadwal Piala Dunia 2026 Pekan Ini: Inggris, Brasil dan Jerman Main, Catat Tanggalnya
Simak jadwal piala dunia 2026 malam ini18-21 Juni 2026. Ada laga Inggris vs Kroasia, Brasil vs Haiti, Jerman vs Pantai Gading hingga Spanyol vs Arab Saudi
ImanK - Kamis, 18 Juni 2026
Jadwal Piala Dunia 2026 Pekan Ini: Inggris, Brasil dan Jerman Main, Catat Tanggalnya
Olahraga
Meksiko vs Korea Selatan: Tuan Rumah Percaya Diri Lumat Habis Taeguk Warriors
Pelatih Hong Myung-Bo menginstruksikan anak asuhnya tampil menekan sejak menit awal guna meredam agresivitas penyerang sayap Meksiko, Julian Quinones
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Meksiko vs Korea Selatan: Tuan Rumah Percaya Diri Lumat Habis Taeguk Warriors
Dunia
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Terbukti Kirim Drone ke Korut
Ia memerintahkan infiltrasi drone ke Korut demi meningkatkan ketegangan lintas perbatasan dan menciptakan alasan pemberlakuan darurat militer di Desember 2024.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Terbukti Kirim Drone ke Korut
Olahraga
Klasemen Terbaru dan Jadwal Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Korsel Berjaya
Meksiko mengemas tiga poin penuh berkat keunggulan selisih gol
Angga Yudha Pratama - Jumat, 12 Juni 2026
Klasemen Terbaru dan Jadwal Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Korsel Berjaya
Olahraga
Kick-of 09.00 WIB, Ini Line Up Final Korsel Vs Ceko di Laga Pembuka Grup A Piala Dunia
Susunan pemain resmi Korea Selatan vs Ceko di laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026. Son Heungmin pimpin Korsel, Patrik Schick jadi andalan Ceko.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Kick-of 09.00 WIB, Ini Line Up Final Korsel Vs Ceko di Laga Pembuka Grup A Piala Dunia
Bagikan