Kesehatan

CD Pengaruhi Kesehatan Miss V

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 07 Juli 2022
CD Pengaruhi Kesehatan Miss V

Perhatikan CD yang berpengaruh pada kesehatan miss V. (Foto: Unsplash/Alex Shaw)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KESEHATAN miss V harus diperhatikan dengan baik. Salah satunya adalah dengan memperhatikan penggunaan dan merawat celana dalam. Dengan begitu, kesehatan miss V akan senantiasa terjaga dan kamu terhindar dari infeksi.

Miss V merupakan bagian dari organ reproduksi wanita yang harus dirawat dengan baik. Jangan salah, gangguan kesehatan vagina tidak hanya berpengaruh pada aktivitas seksual, tapi juga tingkat kesuburan perempuan.

Atas dasar itulah, kesehatan miss V perlu dijaga dengan benar. Nah, melansir dari laman Healthline, salah satu cara menjaga kesehatan organ intim ini adalah menggunakan dan merawat CD dengan cara yang tepat.

Ada beberapa langkah yang perlu kamu ketahui saat menggunakan dan merawat CD untuk menjaga kesehatannya.

Baca Juga:

Miskonsepsi Tentang Miss V

cd
CD yang terlalu ketat dapat memudahkan jalan bagi bakteri. (Foto: Unsplash/Sven Mieke)

CD ketat

Apakah kamu masih memakai CD yang ketat? Kalau iya, kamu perlu waspada, nih! Selain bisa membuat kamu merasa tidak nyaman, menggunakan CD yang terlalu ketat dapat memudahkan jalan bagi bakteri di anus untuk masuk ke miss V. Ini dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih. Untuk menghindari bahaya tersebut, pilihlah CD dengan ukuran pas dan nyaman saat digunakan, ya.

CD berbahan katun

Tidak sedikit kaum hawa yang memilih model CD berbahan sintesis, seperti nilon, poliester, atau spandeks. Alasannya karena dapat memperlihatkan bentuk tubuh yang lebih indah. Perlu kamu ketahui, celana dalam bahan tersebut bisa berdampak buruk bagi kesehatan organ intim kamu, loh!

Selain ketat dan membuat tidak nyaman. Bahan-bahan itu tidak dapat menyerap keringat dan membuat sirkulasi udara di bawah sana tidak lancar. Organ intim yang lembap dapat menjadi sarana berkembang biak bakteri dan jamur, meningkatkan risiko infeksi.

Sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan CD dengan bahan katun yang lebih nyaman, lembut, dan ringan. Bahan ini memberi miss V 'bernapas' dan mampu menyerap keringat dengan baik.

Ganti CD

Malas mengganti CD nyatanya bisa membuat kulit di area kewanitaan menjadi gatal dan dapat teriritasi. Bahkan, kebiasaan jelek ini bisa meningkatkan risiko kamu mengalami keputihan dan infeksi jamur. Oleh karena itu, setiap kali CD terasa lembap, kamu dianjurkan untuk menggantinya. Selain menghindarkanmu dari gatal dan iritasi di area bawah, rutin mengganti CD mencegah munculnya bau tidak sedap pada area kewanitaan.

Baca Juga:

Makanan Penyebab Bau Pada Miss V

cd
Selalu perhatikan kebersihan CD. (Foto: Pexels/chuanyu2015)

Cuci CD dengan hypoallergenic

Untuk mencuci CD, sebaiknya gunakan deterjen hypoallergenic yang bebas bahan perwarna dan parfum. Mencuci CD dengan deterjen biasa atau pemutih pakaian dikhawatirkan bisa membuat area vulva mengalami iritasi dan reaksi alergi, apalagi pada orang yang memang memiliki kulit sensitif. Selain itu, disarankan untuk tidak mencampur cucian CD dengan anggota keluarga yang sedang sakit, khususnya yang sedang mengalami infeksi bakteri.

Setrika CD

Suhu panas saat menyetrika dapat membantu membunuh kuman dan bakteri yang mungkin saja masih menempel. Cara ini efektif untuk membunuh bakteri dan kuman yang bisa saja menempel setelah proses pencucian dan penjemuran/pengeringan.

Sebaiknya singkirkan CD lama dan ganti dengan yang baru setiap tahun. Selain bentuk dan warnanya yang mungkin sudah tidak seperti semula, CD yang sudah terlalu lama dipakai bisa saja menjadi sarang kuman, loh! (DGS)

Baca Juga:

Kenali Jenis Keputihan Pada Miss V

#Kesehatan #Vagina #Miss V
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - 2 jam, 47 menit lalu
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan