Catat, Pengalihan Lalin saat Kegiatan Gowes Silaturahride with Mas Pram

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 18 April 2025
Catat, Pengalihan Lalin saat Kegiatan Gowes Silaturahride with Mas Pram

Aksi Pemotor Nekat Lewat JLNT Casablanca Terobos Kemacetan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DINAS Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melakukan pengalihan arus lalu lintas di 28 simpang yang bersinggungan dengan rute kegiatan gowes bersama Gubernur Pramono Anung bertajuk SilaturahRide with Mas Pram pada Sabtu 19 April 2025.

Rute kegiatan yang dimulai pukul 05.30 sampai 08.00 WIB ini meliputi Balai Kota DKI Jakarta Bundaran Patung Kuda - Bundaran HI - Simpang Susun Semanggi - Bundaran Senayan Simpang Susun Semanggi - Bundaran HI (Loop Jalan Sudirman 3x) - Bundaran Patung Kuda - Balai Kota DKI Jakarta.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pihaknya melihat masih ada masyarakat yang belum sepenuhnya setuju dalam kegiatan khusus pesepeda memanfaatkan JLNT. Pasalnya, menurut masyarakat jalan ini hanya untuk kendaraan bermotor roda empat. "Maka kami memutuskan untuk menyesuaikan lintasan SilaturahRide ini menjadi Sudirman Loop," ujar Syafrin, Kamis (17/4).

Syafrin menyampaikan operasional Transjakarta yang bersinggungan dengan rute Silaturahride with Mas Pram berlaku normal. Bundaran HI dan Bundaran Senayan dilakukan penyesuaian secara situasional oleh petugas pengatur lalu lintas saat rombongan melintas di Bundaran Patung Kuda. "Kepada para pengguna kereta api jarak jauh yang akan menuju Stasiun Gambir agar dapat menyesuaikan waktu perjalanannya," katanya.

Baca juga:

Dishub DKI Bereaksi Setelah Acara Gowes bersama Pramono di JLNT Casablanca Dapat Kritik


Berikut pengalihan arus lalu lintas di 28 simpang yang bersinggungan dengan rute kegiatan SilaturahRide with Mas Pram:

• Segmen Bundaran Patung Kuda sampai Bundaran Hl dilakukan rekayasa arus lalu lintas secara situasional (mekanisme buka-tutup)

a. Simpang Jalan Merdeka Selatan-Jalan Budi Kemuliaan-Jalan MH Thamrin.

b. Simpang Kebon Sirih-Jalan MH Thamrin.

c. Simpang KH Wahid Hasyim-Jalan MH Thamrin.

• Segmen Bundaran Hl sampai dengan Bundaran Senayan dilakukan rekayasa lalu lintas (pengalihan arus lalu-lintas)

a. Simpang Jalan Imam Bonjol-Jalan Pamekasan yang mengarah ke Bundaran Hotel Indonesia.

b. Simpang Jalan Pamekasan-Jalan Jenderal Sudirman.

c. Simpang Jalan Galunggung-Jalan Jenderal Sudirman.

d. Simpang Jalan Setia Budi Barat VII-Jalan Jenderal Sudirman.

e. Simpang Jalan Setiabudi Raya-Jalan Jenderal Sudirman.

f. Simpang Jalan Penjernihan I-Jalan Jenderal Sudirman.

g. Simpang Jalan Prof Dr Satrio-Jalan Jenderal Sudirman

h. Simpang Jalan Masjid Hidayatullah-Jalan Jenderal Sudirman.

i. Simpang Jalan Garnisun- Jalan Jenderal Sudirman.

j. Akses Kupingan Besar Semanggi yang mengarah ke Selatan (Bundaran Senayan).

k. Akses Kupingan Kecil Semanggi yang mengarah ke Selatan (Bundaran Senayan).

l. Simpang Jalan Gatot Subroto-Jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke Selatan.

m. Simpang Jalan Tulodong Atas 2 (SCDB)-Jalan Jenderal Sudirman.

n. Simpang Jalan Tulodong Atas 2 (Graha CIMB Niaga)-Jalan Jenderal Sudirman.

o. Simpang Jalan Asia Afrika-Jalan Hang Lekir I yang mengarah ke Jalan Jenderal Sudirman.

p. Simpang Jalan Pintu Satu Senayan-Jalan Jenderal Sudirman.

q. Akses Kupingan Besar Semanggi yang mengarah ke Selatan (Bundaran Hotel Indonesia).

r. Akses Kupingan Kecil Semanggi yang mengarah ke Selatan (Bundaran Hotel Indonesia).

s. Simpang Jalan Gatot Subroto-Jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke Utara.

t. Simpang Jalan Bendungan Hilir-Jalan Jenderal Sudirman.

u. Simpang Jalan Habib Usman Mufti- Jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke Utara.

v. Simpang Jalan Karet Pasar Baru Timur 5-Jalan Jenderal Sudirman.

w. Simpang Jalan RM Magono Djojohadikoesoemo- Jalan Jenderal Sudirman

x. Simpang Jalan Kota Bumi- Jalan Jenderal Sudirman

y. Simpang Jalan Baturaja- Jalan Jenderal Sudirman.

Untuk menunjang kegiatan tersebut rekayasa lalu lintas diberlakukan secara situasional, dengan rincian sebagai berikut:

A. Lalu lintas dari Utara (Sarinah) menuju Selatan (Blok M) dapat melalui jalan MH Thamrin-Jalan Imam Bonjol-Jalan Rasuna Said-Jalan Kapten Tendean- Jalan Wolter Monginsidi-Jalan Trunojoyo-dst;

B. Lalu Lintas dari Jalan Teluk Betung menuju Timur (Menteng) dapat melalui Jalan Jenderal Sudirman-Jalan MH Thamrin-Jalan Medan Merdeka Barat-Berputar di Putaran selatan-selatan Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan MH Thamrin-Jalan Imam Bonjol-dst;

C. Lalu lintas dari Timur (Menteng) menuju ke Barat (Tanah Abang) dapat menggunakan Jalan HOS Cokroaminoto-Jalan Wahid Hasyim-Jalan Mas Mansyur-dst;

D. Lalu Lintas dari Barat (Stasiun Karet) menuju Barat (Manggarai) dapat melalui Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo-Jalan Galunggung-Jalan Sultan Agung-dst;

E. Lalu lintas dari arah Timur (Manggarai) menuju ke Barat (Tanah Abang) dapat menggunakan Jalan Sultan Agung-Jalan Galunggung-Jalan Karet Pasar Baru Timur III-Jalan Karet Pasar Baru Timur II-Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo-dst;

F. Lalu Lintas dari Utara (Tanah Abang) menuju ke Timur (Kampung Melayu) dapat menggunakan Jalan Mas Mansyur-Jalan Prof Dr Satrio atau JLNT Satrio-Jalan Casablanca Raya-Jalan KH Abdulah Syafei- dst;

G. Lalu Lintas dari Timur (Kampung Melayu) menuju ke Utara (Tanah Abang) dapat menggunakan Jalan KH Abdulah Syafei-Jalan Casablanca Raya-JLNT Dr Satrio atau Jalan Dr Satrio-Jalan Mas Mansyur-dst;

H. Lalu lintas dari arah Barat (Slipi) menuju Timur (Cawang) dapat menggunakan Jalan Gatot Subroto-Simpang Semanggi-Jalan S. Parman- dst;

I. Lalu lintas dari arah Timur (Cawang) menuju Barat (Slipi) dapat menggunakan Jalan Gatot Subroto-Simpang Semanggi-Jalan S. Parman- dst;

J. Lalu Lintas dari arah Jalan Senopati atau Jalan Pattimura menuju Ke Gelora Bung Karno dapat menggunakan Jalan Hang Lekir 1-Jalan Hang Tuah Raya-Jalan Hang Lekir IV-Jalan Hang Lekir 2-Jalan Hang Lekir 1-jalan Asia Afrika-Jalan Gerbang Pemuda- dst;

K. Lalu Lintas dari Gelora Bung Karno menuju ke Selatan (Blok M) dapat menggunakan Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Asia Afrika-Jalan Hang Lekir 1-Jalan Hang Tuah Raya- Jalan Raden Patah II-Jalan Sisingamangaraja-Jalan Panglima Polim-dst.

"Para pengguna jalan diimbau menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan," tutupnya.(Asp)

Baca juga:

Dishub Ubah Rute Gowes Bareng Pramono, Dikritik karena Lintasi JLNT Casablanca

#Pramono Anung #DKI Jakarta #Dishub DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan, sebagian besar wilayah Jakarta yang terendam banjir sudah surut.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Indonesia
Gubernur DKI Optimistis Bank Jakarta IPO Tahun Depan, Ini Strategi Besarnya
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis Bank Jakarta IPO tahun depan. Siap jalankan sejumlah strategi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 25 Januari 2026
Gubernur DKI Optimistis Bank Jakarta IPO Tahun Depan, Ini Strategi Besarnya
Indonesia
Atasi Banjir Jakarta, Pemprov DKI Prioritaskan Normalisasi 3 Sungai
Pemprov DKI Jakarta memprioritaskan normalisasi Sungai Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama sebagai solusi jangka menengah dan panjang untuk mengatasi banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Atasi Banjir Jakarta, Pemprov DKI Prioritaskan Normalisasi 3 Sungai
Indonesia
Jalan Gatot Subroto Rusak, Pramono: Akan Diperbaiki Setelah 27 Januari
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjanji memperbaiki jalan-jalan berlupang, termasuk di Gatot Subroto, setelah cuaca ekstrem berakhir pada 27 Januari 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Jalan Gatot Subroto Rusak, Pramono: Akan Diperbaiki Setelah 27 Januari
Indonesia
Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menambah pompa air di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, untuk mempercepat surutnya banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya
Indonesia
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Gubernur Pramono Anung pernah menyatakan banjir di ibu kota bisa surut dalam waktu 1 hingga 1 setengah jam saja dengan sistem pompa air yang baru.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Berita Foto
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Rendam Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat
Kendaraan truk nekat menerobos banjir setinggi 50 sentimeter yang menggenangi jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jum'at (23/1/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Januari 2026
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Rendam Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat
Berita Foto
Banjir Setinggi 50 Sentimeter Genangi Kawasan Green Garden Kedoya Kebon Jeruk Jakbar
Sejumlah kendaraan melintasi banjir setinggi 30 sentimeter genangi di Jalan Panjang, Kawasan Green Garden, Kedoya, Jakarta Barat, Jum'at (23/1/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Setinggi 50 Sentimeter Genangi Kawasan Green Garden Kedoya Kebon Jeruk Jakbar
Indonesia
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Curah hujan di Jakarta mencapai 267 milimeter per hari. Gubernur Pramono Anung menyebut kondisi ini jarang terjadi dan memicu banjir di sejumlah wilayah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Indonesia
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Pemprov DKI Jakarta akan menormalisasi Kali Cakung Lama sepanjang 2 km untuk mengatasi banjir di Kelapa Gading, Cilincing, hingga Koja.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Bagikan