Cara Menghapus Informasi Pribadi dari Google agar Tidak Disalahgunakan

ImanKImanK - Selasa, 29 April 2025
Cara Menghapus Informasi Pribadi dari Google agar Tidak Disalahgunakan

Ilustrasi Google. Foto Freepik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Di era digital saat ini, informasi pribadi atau Personally Identifiable Information (PII) seperti alamat rumah, nomor HP, hingga email bisa jadi target empuk bagi para pelaku kejahatan siber. Data ini bisa digunakan untuk menipu, menyamar, bahkan membahayakan keamanan Anda baik di dunia maya maupun di kehidupan nyata.

Salah satu tempat paling umum di mana informasi sensitif ini bisa ditemukan adalah di Google. Meski Google tidak bisa langsung menghapus data Anda dari situs web lain, Anda tetap bisa meminta agar informasi tersebut tidak muncul di hasil pencarian Google. Begini caranya:

1. Ketahui Kapan Data Pribadi Anda Muncul di Google

Langkah pertama adalah mengetahui apakah informasi Anda benar-benar muncul di pencarian Google. Mesin pencarian ini punya fitur yang bisa membantu mendeteksi ini, namanya "Results About You".

Baca juga:

5 Panduan Menghentikan Pengumpulan Data Pribadi di Internet

Untuk menggunakannya:

  • Kunjungi halaman Results About You.

  • Masuk ke akun Google Anda.

  • Masukkan informasi seperti alamat rumah, email, dan nomor telepon.

  • Pilih cara notifikasi yang Anda inginkan bisa lewat email atau notifikasi dari aplikasi Google.

Setelah beberapa jam, Anda akan menerima laporan jika ada informasi pribadi Anda yang muncul di pencarian. Anda juga bisa langsung mengecek lewat halaman tersebut dan memilih mana saja yang ingin Anda hapus dari hasil pencarian.

Cara Menghapus Informasi Pribadi dari Google

2. Hapus Hasil Pencarian Secara Langsung

Mulai tahun 2025, Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus hasil pencarian secara instan baik dari ponsel maupun desktop.

Baca juga:

Lirik dan Arti Lagu You’ll Never Walk Alone, Lagu Sakral Liverpool yang Bakal Kembali Berkumandang

Caranya:

  • Cari data Anda di Google.

  • Klik ikon tiga titik di sebelah hasil pencarian yang mencurigakan.

  • Pilih "Remove result" atau "Hapus hasil ini".

  • Pilih alasan penghapusan, misalnya karena mengandung data pribadi (PII), melanggar hukum (seperti pelanggaran hak cipta), atau sudah tidak relevan.

Setelah permintaan diproses, Anda akan mendapatkan pemberitahuan jika Google menyetujui penghapusan tersebut.

3. Ajukan Permintaan Penghapusan Manual

Selain menghapus melalui pencarian langsung, Anda juga bisa mengajukan permintaan manual untuk menghapus data sensitif tertentu, seperti:

  • Nomor KTP atau identitas pemerintah lainnya

  • Informasi rekening bank

  • Nomor kartu kredit

  • Tanda tangan pribadi

  • Data login dan kredensial

Baca juga:

Lirik Lagu Kasih Aba Aba Tenxi, Naykilla, dan Jemsii, Lengkap dengan Makna

  • Rekam medis

  • Konten pornografi yang tidak relevan atau dikaitkan dengan nama Anda

  • Deepfake pornografi yang melibatkan Anda tanpa izin

Anda tidak selalu harus membuktikan bahwa informasi tersebut merugikan—kecuali untuk beberapa kasus tertentu.

Untuk memulai, buka halaman bantuan Google Search yang menyediakan panduan lengkap serta tautan langsung ke formulir permintaan penghapusan.

Lindungi Privasi Anda Sebelum Terlambat

Internet bisa jadi ruang yang tak aman jika informasi pribadi Anda beredar bebas. Dengan menggunakan fitur-fitur dari Google ini, Anda bisa mengambil kembali kendali atas data pribadi Anda dan mencegah penyalahgunaan sejak dini. Jangan tunggu sampai terjadi hal yang tidak diinginkan segera cek dan amankan informasi Anda sekarang juga.

#Menghapus Informasi Pribadi #Data Pribadi #Google
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Duel Viral Hari Ini Klarifikasi Ronaldo vs Pesta Pensiun Messi: La Pulga Libas Habis CR-7!
Pensiunnya Lionel Messi dari Timnas Argentina sukses melibas tren pencarian Google Cristiano Ronaldo secara global. Cek hasil perbandingan Google Trends!
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Duel Viral Hari Ini Klarifikasi Ronaldo vs Pesta Pensiun Messi: La Pulga Libas Habis CR-7!
Dunia
Finlandia Hentikan Pembangunan Dua Pusat Data Google, Khawatirkan Kerusakan Lingkungan
Penghentian itu dilakukan di tengah kekhawatiran atas penebangan lebih dari 300 hektare hutan.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Oktober 2026
Finlandia Hentikan Pembangunan Dua Pusat Data Google, Khawatirkan Kerusakan Lingkungan
Indonesia
Komdigi Bersama Polisi Bakal Lebih Aktif Usut Jual Beli Data Pribadi
Penelusuran dilakukan untuk mengidentifikasi sumber penyebaran, sarana yang digunakan, serta pihak-pihak yang terlibat sesuai dengan kewenangan masing-masing lembaga.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Komdigi Bersama Polisi Bakal Lebih Aktif Usut Jual Beli Data Pribadi
Tekno
Gemini AI Salah Sasaran Saat Uji Keamanan, Retas 3 Perusahaan Sungguhan
Gemini seharusnya hanya berinteraksi dengan perusahaan fiktif yang menjadi target simulasi.
Yusuf Abdillah - Selasa, 22 September 2026
Gemini AI Salah Sasaran Saat Uji Keamanan, Retas 3 Perusahaan Sungguhan
Indonesia
Lembaga Perlindungan Data Pribadi Bekerja Independen, Laporan Langsung ke Presiden
Peraturan presiden tentang pelindungan data pribadi dan peta jalan AI nasional disusun sebagai fondasi tata kelola kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Lembaga Perlindungan Data Pribadi Bekerja Independen, Laporan Langsung ke Presiden
Indonesia
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
AI pada dasarnya bekerja berdasarkan data dan instruksi yang diberikan manusia sehingga cenderung hanya mampu bereaksi terhadap apa yang dipelajarinya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
Lifestyle
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Laporan menunjukkan 75 persen permintaan kepada Gemini di kawasan berasal dari perangkat seluler. Lebih dari 40 persen perintah telah menggunakan masukan multimodal berupa suara, foto, atau video
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Indonesia
Pemotor Wanita Tanpa SIM Nekat Terobos Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Google Maps Makan Korban Lagi
Beruntung, kesigapan petugas Kepolisian didukung tim layanan jalan tol berhasil menghentikan laju kendaraan sebelum fatalitas kecelakaan terjadi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Pemotor Wanita Tanpa SIM Nekat Terobos Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Google Maps Makan Korban Lagi
Tekno
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Android 17 hadir dengan fitur transfer data iPhone tanpa kabel, AI Gemini Intelligence, keamanan lebih ketat, multitasking canggih, dan dukungan HyperOS 4 untuk sejumlah HP Xiaomi
ImanK - Jumat, 19 Juni 2026
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Bagikan