Kesehatan

Cara Membedakan Timbulnya Jerawat dan Bisul

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 08 Agustus 2022
Cara Membedakan Timbulnya Jerawat dan Bisul

Jerawat dan bisul memiliki tanda yang berbeda. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JERAWAT dan bisul merupakan masalah yang paling dihindari oleh banyak orang. Terutama, apabila jerawat dan bisul tumbuh di wajah kamu. Keduanya bisa datang secara tiba-tiba dikarenakan adanya bakteri jahat. Namun, bakteri yang datang berbeda. Bakteri penyebab jerawat yaitu bakteri Propionibacterium acnes, sedangkan bakteri yang menyebabkan bisul ialah bakteri Staphylococcus aureus.

Dikutip Instyle, sebaik apapun kamu membersihkan dan merawat kulit kamu, jerawat masih bisa terjadi. Seringkali jerawat tumbuh sedikit demi sedikit seiring berjalannya waktu. Jerawat juga bisa tumbuh dalam semalam.

Baca Juga:

Teknologi Menganalisis Jerawat dengan 3 Langkah

Terkadang, ada juga benjolan yang muncul dan kita anggap sebagai jerawat. Namun ternyata, benjolan tersebut adalah bisul yang terlihat seperti jerawat. Apa saja sih perbedaan jerawat dan bisul serta cara menghilangkannya?

Jerawat tidak hanya ada satu jenis saja. (Foto: Pexels/Anna Nekrashevich)


Apa itu Jerawat?

Setiap orang yang pernah berjerawat, kemungkinan besar mengalami jenis jerawat dan bentuk berbeda-beda. Sandra Lee, MD, Pendiri SLMD Skincare menyatakan bahwa Jerawat terjadi ketika kulit kamu menghasilkan minyak berlebih atau sebum. "Dan sel-sel kulit di dalam lapisan folikel rambut atau pori-pori kamu menghasilkan penyumbatan," ujarnya.

Ketika pori-pori yang tersumbat terbuka ke udara, akan mengoksidasi dan menjadi komedo.

Apa itu Bisul?

Meskipun bisul mungkin terlihat seperti beberapa bentuk jerawat, namun sebenarnya bisul dan jerawat berbeda. Bisul merupakan infeksi kulit di dalam folikel rambut atau kelenjar sebaceous. Hal ini dimulai dari benjolan merah kemudian bisa berubah menjadi putih karena berisi nanah. Bisul lebih besar dan terasa lebih menyakitkan apabila dibandingkan dengan jerawat.

Baca Juga:

Hentikan deh, Kebiasaan Sehari-Hari yang Sebabkan Jerawat

Perbedaan utama antara bisul dan juga jerawat yaitu bisul tidak disebabkan oleh bakteri jerawat. Seringkali bisul disebabkan oleh mikroba yang disebut dengan staphylococcus aureus yang umumnya dikenal sebagai infeksi staph. Bisul bisa menular dan dapat menyebar tidak hanya pada orang terinfeksi saja, tapi juga kepada orang lain yang bersentuhan dengan isi bisul tersebut.

Jerawat dan bisul bisa disembuhkan dengan cara yang berbeda. (Foto: pexels/Anna Nekrashevich)


Cara mengobati jerawat:

1. Asam salisilat

Komedo putih dan komedo hitam biasanya dapat diobati dengan asam alfa-hidroksi ini. Sesuatu seperti asam salisilat cleanser apabila bekerja dengan baik, akan mengobati area-area jerawat. Asam salisilat juga bisa membantu pengelupasan sel kulit, membuka pori-pori, dan mencegah lesi.

2. Benzoil Peroksida

Asam beta-hidroksi ini berguna dalam memerangi jerawat hormonal karena memiliki manfaat anti-inflamasi. Benzoil peroksida bisa membasmi jerawat setidaknya dalam waktu 4 minggu. Namun, tetaplah berhati-hati karena bahan ini bisa membuat kulit menjadi kering.

3. Retinol

Retinol bisa mencegah pembentukan jerawat. Ketika dioleskan pada jerawat yang sudah tumbuh, jerawat akan membesar sebelum akhirnya hilang. Retinol harus digunakan terus menerus dan membutuhkan waktu 8-12 minggu untuk bekerja.

Cara mengobati bisul:

Bisul biasanya akan menghilang dalam 7 hingga 10 hari. Selain itu, kamu dapat mengoleskan kompres hangat yang dapat membantu meredakannya. Apabila bisul sudah mengering, bersihkan nanah dan oleskan salep antibiotik, kemudian perban hingga sembuh.

Jangan sampai memeras atau meletuskan bisul untuk mencegah infeksi. Apabila kondisi bisul memburuk, menjadi besar, panas saat disentuh, dan sangat merah serta meradang, segera ambil tindakan. (yos)

Baca Juga:

Tips dari Dokter Kulit untuk Kulit Wajah Lebih Sehat di 2022

#Kesehatan #Kecantikan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan