Butuh Riset dan Penelitian untuk Wujudkan Indonesia Sehat

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 18 November 2021
Butuh Riset dan Penelitian untuk Wujudkan Indonesia Sehat

Kolaborasi dengan sejumlah pihak sangat diperlukan untuk mewujudkan Indonesia sehat(Foto: Pixabay/jarmoluk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOLABORASI dengan sejumlah pihak sangat diperlukan untuk mewujudkan Indonesia sehat. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin.

Menurut Budi, kolaborasi sangat penting untuk mencapai Indonesia emas 2045, sehingga bangsa Indonesia bisa meraih derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.

Baca Juga:

Potensial, Pengembangan Wisata Sejarah Kesehatan Indonesia

Dibutuhkan dukungan terhadap riset kesehatan (Foto: Pixabay/mohamed_hassan)

"Kolaborasi dari berbagai pihak mutlak diperlukan, dalam rangka promosi kesehatan dan mempercepat pencapaian target pembagunan kesehatan di Indonesia," jelas Menkes Budi Gunadi Sadikin, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Kemudian, Budi menambahkan, bahwa yang tidak kalah penting ialah pengendalian faktor risiko penyakit, karena menurutnya erat kaitannya dengan peran riset dan inovasi.

Guna mewujudkan bangsa yang sehat, tentunya dibutuhkan dukungan terhadap riset kesehatan yang mumpuni. Selain itu, urgensi menumbuhkan iklim penelitian pun dipertegas oleh Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Dr. Daeng M. Faqih, SH., MH.

Menurut Daeng, saat ini jumlah peneliti kesehatan di Indonesia masih tergolong rendah. "Padahal, berbagai riset dan penelitian di bidang kesehatan tentu sangatlah dibutuhkan, mengingat sebuah kebijakan akan tepat diputuskan jika didasari atas suatu penelitian," kata Daeng.

Lembaga Riset Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama pihak swasta, menginisiasi program Indonesia Medical Innovation and Research Award in Health (MIRAH) 2021, yang perdana digelar tahun ini.

Adapun program tersebut bertujuan untuk mengembangkan iklim penelitian bagi dokter dan mahasiswa kedokteran di Indonesia. Selain itu, program tersebut pun dibuat untuk mendukung target transformasi kesehatan yang diusung pemerintah, lewat Kementerian Kesehatan.

Baca Juga:

Normalisasi Kehidupan, Kunci Lindungi Kesehatan Jiwa di Masa Pandemi

Guna mewujudkan bangsa yang sehat, tentunya dibutuhkan dukungan terhadap riset kesehatan yang mumpuni (foto: pixabay/mahmudai)

Selain itu, ada lima proposal penelitian dan 10 karya tulis ilmiah terpilih, dan berhak untuk mendapat dukungan dana riset serta apresiasi, dengan total penghargaan senilai Rp250 juta.

Direktur Lembaga Riset Ikatan Dokter Indonesia dr. Marhaen Hardjo M. Biomed., PhD, mengatakan bahwa penelitian dan karya tulis ilmiah yang diajukan, membahas tentang beragam ide terkait inovasi kesehatan. Mulai dari pengaruh pemberian prebiotik pada penderita skizofrenia, efektivitas sambiloto sebagai antiinflamasi, hingga penelitian terkait efektivitas obat kumur terhadap mutasi Virus Sars-Cov-2.

Menurut dr. Marhaen, pemenang penghargaan dipilih berdasarkan daya tarik ide, kualitas, penulisan, hingga dampak dari penelitian terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi berbagai proposal penelitian dan karya tulis yang telah dibuat, dan tentunya sangat bermanfaat bagi kemajuan dan inovasi sektor kesehatan Indonesia," ujar dr. Marhaen.

Nantinya, total penghargaan senilai Rp250 juta akan diberikan pada lima orang pemenang kategori proposal penelitian. Masing-masing pemenang akan emndapat dana riset senilai Rp35 juta, sementara 10 pemenang karya tulis ilmiah mendapat dana apresiasi senilai Rp7,5 juta. (Ryn)

Baca Juga:

Stigma Negatif dan Mitos Jadi Penghambat Penanganan Kesehatan Mental

#Kesehatan #Menteri Kesehatan #Kolaborasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Prabowo Setujui Dana Rp 20 Triliun untuk BPJS, Layanan Rumah Sakit Disorot
Prabowo meminta layanan BPJS ditingkatkan, termasuk memangkas antrean dan memastikan rumah sakit tidak membedakan pasien BPJS dengan pasien umum.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Prabowo Setujui Dana Rp 20 Triliun untuk BPJS, Layanan Rumah Sakit Disorot
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Bagikan