Parenting

Bunda dan Ayah Wajib Paham, Begini Cara Membuat Bayi Mengantuk

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 12 Januari 2019
Bunda dan Ayah Wajib Paham, Begini Cara Membuat Bayi Mengantuk

Bayi memiliki kebiasaan makan dan tidur yang tak teratur. (Foto: Pixabay/smpratt90)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMBUAT bayi mengantuk merupakan sebuah keterampilan bagi bunda dan ayah. Menidurkan bayi membutuhkan keterampilan, kesabaran, dan terkadang juga keberuntungan.

Ada kebagaian bagi para orang tua ketika bisa menidurkan anak. Selain itu, kegiatan yang sebelumnya tertunda bisa kembali dikerjakan sementara si buah hati beristirahat.


1. Makan dan tidur bayi baru lahir sangat tidak teratur

 Memberika sentuhan terentu bisa membuat bayi mengantuk. (Foto: Pixabay/Pexels)
Memberikan sentuhan bisa membuat bayi mengantuk. (Foto: Pixabay/Pexels)

Seperti dikutip Fatherly, banyak metode untuk membantu bayi tidur, seperti menyayikan lagu pengantar tidur, menggosok punggung, dan membacakan buku anak-anak. Usaha-usaha itu hanya untuk membantu karen cuma mengarahkan sang buah hati menjadi mengantuk.

"Dengan bayi yang baru lahir, dua hingga tiga bulan, membuat mereka mengantuk sangat sulit. Semakin awal lahir, bayi-bayi semakin tidak teratur. Makan dan tidur menurut mereka sendiri, tidak benar-benar sesuai jadwal, sehingga sulit," kata Dr Howard Reinstein, Juru Bicara American Association of Pediatricians yang juga pengajar Children's Hospital Los Angeles and UCLA Medical Center.


2. Membangun waktu tidur untuk bayi

Bayi memiliki waktu istirahat yang tidak menentu. (Foto: Pixabay/PublicDomainPictures)
Bayi memiliki waktu istirahat yang tidak menentu. (Foto: Pixabay/PublicDomainPictures)


Meski bayi tidur sangat tidak teratur, hal itu bukan berarti sama sekali tak ada harapan. Seperti kata pepatah setiap anak berbeda, hal itu juga berlaku untuk makan dan tidur si bayi.

Beberapa anak akan "terhipnotis" dengan suara-suara tertentu dari white noise machine. Bayi lain akan tidur dengan permainan "ciluk ba".
Intinya, kata Dr Reinstein, yaitu membangun semacam rutinitas atau ritual di mana suatu kegiatan tertentu secara mental dikaitkan dengan waktu tidur bayi.

3. Mengajak anak beraktivitas

 Mengajak aktivitas buah hati juga bisa jadi awal untuk membuatnya tidur. (Foto: Pixabay/Pexels)
Mengajak aktivitas buah hati juga bisa jadi awal untuk membuatnya tidur. (Foto: Pixabay/Pexels)

Menidurkan anak dengan aktivitas fisik juga bisa membantu selama mobilitas anak tak berlebihan. Tindakan sederhana seperti mengajak mereka berjalan-jalan di kereta dorong atau berbelanja makanan menawarkan stimulasi mental yang cukup. Kegiatan-kegiatan sederhana seperti itu bisa membuat anak lelah. Tummy time atau bermain waktu anak tengkurap juga bagus. (zul)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Sebelum USG, Kamu Bisa Tahu Ciri-Ciri Hamil Anak Kembar Berikut Ini

#Bayi #Tips Keluarga
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Mayat Bayi Laki-laki Baru Lahir di Kali Anyar Gegerkan Warga Solo
Warga Solo digegerkan penemuan jasad bayi laki-laki baru lahir di Kali Anyar, Mojosongo. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian dan pihak yang bertanggung jawab.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Mayat Bayi Laki-laki Baru Lahir di Kali Anyar Gegerkan Warga Solo
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Penemuan Bayi Gegerkan Sukoharjo, Ada Surat Minta Dirawat Warga
Seorang bayi perempuan ditemukan di depan rumah warga, Sukoharjo. Kejadian itu terjadi pada Senin (20/4) pukul 06.00 WIB.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Penemuan Bayi Gegerkan Sukoharjo, Ada Surat Minta Dirawat Warga
Indonesia
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Keamanan dan keselamatan pasien merupakan prioritas mutlak yang tidak boleh dikompromikan kelalaian sekecil apa pun.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Indonesia
Jatuhi Sanksi Perawat Salah Kasih Bayi SP1, RSHS Bandung Siap Dievaluasi Kemenkes
RSHS siap menjalani evaluasi dari Kementerian Kesehatan terkait insiden salah kasih bayi.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Jatuhi Sanksi Perawat Salah Kasih Bayi SP1, RSHS Bandung Siap Dievaluasi Kemenkes
Indonesia
Kasus RSHS Bandung Salah Kasih Bayi ke Ibu Selesai Secara Kekeluargaan
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada seorang ibu asal Cimahi, Nina Saleha, atas kasus kelalaian perawat yang menyerahkan bayinya kepada orang lain.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Kasus RSHS Bandung Salah Kasih Bayi ke Ibu Selesai Secara Kekeluargaan
Indonesia
Bayi Baru Lahir Otomatis Jadi Peserta BPJS Kesehatan Diklaim Percepat Layanan
Terkait skema pembiayaan bagi bayi yang baru lahir, saat ini memang BPJS Kesehatan sedang melakukan proses pendalaman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 April 2026
Bayi Baru Lahir Otomatis Jadi Peserta BPJS Kesehatan  Diklaim Percepat Layanan
Indonesia
Hanya Bayi Baru Lahir dari Orang Tua PBI yang Otomatis Aktif BPJS-nya
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memastikan bayi baru lahir dari orang tua yang terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) otomatis menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Wisnu Cipto - Selasa, 07 April 2026
Hanya Bayi Baru Lahir dari Orang Tua PBI yang Otomatis Aktif BPJS-nya
Indonesia
Kakak Terpaksa Tinggalkan Adik Bayi Dekat Gerobak Nasi Uduk di Pasar Minggu, Isi Suratnya Bikin Haru
Bayi perempuan berusia dua hari itu ditinggalkan kakaknya, Zidan (12), setelah sang ibu meninggal dunia saat melahirkan
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Maret 2026
Kakak Terpaksa Tinggalkan Adik Bayi Dekat Gerobak Nasi Uduk di Pasar Minggu, Isi Suratnya Bikin Haru
Indonesia
Warga Ingin Adopsi Bayi Ibu Meninggal dan Diduga Ditinggalkan Kakak di Pasar Minggu Jakarta
Saat ditemukan, bayi itu memakai pakaian bermotif boneka beruang berwarna biru dan diselimuti selimut berwarna putih.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Maret 2026
Warga Ingin Adopsi Bayi Ibu Meninggal dan Diduga Ditinggalkan Kakak di Pasar Minggu Jakarta
Bagikan