BUMD DKI kembangkan Aplikasi Manajemen Aset 'Sarana Jaya'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 10 Oktober 2024
BUMD DKI kembangkan Aplikasi Manajemen Aset 'Sarana Jaya'

Aplikasi Sarana Jaya. (foto: dok. Sarana Jaya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebagai BUMD pertama di Jakarta yang menerapkan standar ISO 55001:2014, Sarana Jaya berkomitmen untuk menjaga efektivitas aset melalui standar internasional ini.

Sertifikasi yang diluncurkan pada April lalu bertujuan untuk memastikan aset yang dikelola Sarana Jaya dapat memberikan manfaat optimal bagi perusahaan dan masyarakat.

Dengan lini bisnis yang dimiliki mencakup Properti, Hunian, Landbanking, dan Infrastruktur yang berlokasi di sejumlah titik daerah Jakarta dan sekitarnya, manajemen aset yang efektif menjadi kunci untuk menjaga efisiensi dan nilai dari aset-aset milik BUMD yang bergerak di bidang pengembangan properti ini. Penerapan ini dilengkapi dengan pengembangan Smart Apps IT Security Manajemen Aset melalui Aplikasi 'Sarana Jaya'.

Baca juga:

Selesaikan Laporan Roadmap CSR, Sarana Jaya Terapkan Standar Internasional

Selain itu, Sarana Jaya selaku pemilik Aplikasi 'Sarana Jaya' dapat berinteraksi dengan masyarakat umum dan diharapkan aplikasi tersebut nantinya akan memberikan kemudahan bagi publik untuk melakukan transaksi terkait aset, memberikan aduan, serta mengakses layanan Sarana Jaya secara langsung melalui perangkat mobile.

Aplikasi ini, bisa diunduh melalui Appstore dan menawarkan transparansi serta kecepatan dalam manajemen aset.

Dilengkapi dengan fitur-fitur user-friendly, aplikasi ini akan memudahkan pengguna untuk mengakses informasi aset, melakukan transaksi langsung, serta melaporkan kondisi aset yang memerlukan perhatian. Tidak hanya itu, aplikasi ini juga memungkinkan monitoring dan pelacakan aset secara real-time oleh tim manajemen, sehingga mendukung transparansi dan akuntabilitas perusahaan

Baca juga:

Sarana Jaya Ajak BUMD DKI Berkolaborasi Tingkatkan Kompetensi

Direktur Utama Sarana Jaya, Andira Reoputra, menyatakan, penerapan ISO 55001:2014 dan pengembangan aplikasi Sarana Jaya adalah langkah besar dalam memastikan pengelolaan aset perusahaan.

"Tentunya dilakukan dengan standar tertinggi, guna mendukung kelangsungan bisnis kami dan memberikan layanan yang lebih baik bagi masyarakat," ujarnya melalui keterangan resmi di Jakarta, Kamis (10/10).

Baca juga:

Inovasi Jakarta Tourist Pass, Bank DKI Raih Jakarta Innovation Awards 2024

Ke depan, Andira berharap setelah launching aplikasi dilakukan, pengelolaan aset dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi aktif publik, sehingga tercipta manajemen aset yang lebih baik dan mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan.

Aplikasi Sarana Jaya nantinya akan dapat diunduh melalui Appstore dan Playstore untuk kemudahan akses layanan dari perangkat mobile. (Asp)

#Aplikasi #BUMD
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
WhatsApp Hadirkan Fitur Rekomendasi Foto dan Video, Begini Cara Kerjanya
WhatsApp mulai menggulirkan fitur rekomendasi foto dan video di ruang obrolan. Simak cara kerja, mekanisme pengiriman, dan cara menonaktifkannya.
Yusuf Abdillah - Kamis, 05 November 2026
WhatsApp Hadirkan Fitur Rekomendasi Foto dan Video, Begini Cara Kerjanya
Indonesia
BPKP Beri Predikat Baik, Sarana Jaya Perkuat Tata Kelola Perusahaan
Sarana Jaya mendapat predikat baik dari BPKP. Kini, hasil tersebut menjadi bagian dari penerapan prinsip tata kelola perusahaan.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
BPKP Beri Predikat Baik, Sarana Jaya Perkuat Tata Kelola Perusahaan
Tekno
Cara Menggunakan Fitur Baru WhatsApp: Telepon Tanpa Akun, Gratis, dan Tanpa Batas Waktu
WhatsApp kini memungkinkan pengguna melakukan panggilan suara dan video dengan orang yang tidak memiliki akun WhatsApp.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Cara Menggunakan Fitur Baru WhatsApp: Telepon Tanpa Akun, Gratis, dan Tanpa Batas Waktu
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
BUMD DKI Galang Bantuan Korban Terdampak Gempa NTT
Dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk membantu masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana gempa bumi.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
BUMD DKI Galang Bantuan Korban Terdampak Gempa NTT
Indonesia
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Modus pelaku biasanya mengakui customer service dari GoPay, lalu meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Indonesia
Komdigi Soroti Pertumbuhan Aplikasi Birokrasi Capai 27 Ribu, tapi Layanan masih tak Optimal
User experiences yang dialami masyarakat masih belum optimal, bahkan masih ada yang meminta dokumen fisik.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Komdigi Soroti Pertumbuhan Aplikasi Birokrasi Capai 27 Ribu, tapi Layanan masih tak Optimal
Indonesia
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
"Kita tidak boleh mempunyai puluhan aplikasi yang tidak saling berbicara, kita tidak boleh meminta rakyat berkali-kali memasukkan data yang sama," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
Indonesia
Kronologi 3 Pekerja BUMD Jakarta Tewas Diduga Hirup Gas Beracun Dari Gorong-Gorong
Pos Gulkarmat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) langsung mengerahkan dua unit penyelamat dengan kekuatan 12 personel ke lokasi kejadian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Kronologi 3 Pekerja BUMD Jakarta Tewas Diduga Hirup Gas Beracun Dari Gorong-Gorong
Indonesia
3 Pekerja Proyek BUMD Tewas di Gorong-Gorong Cipayung, Diduga Keracunan Gas
Tiga pekerja proyek BUMD Jakarta tewas diduga keracunan gas di gorong-gorong Cipayung, evakuasi dilakukan Gulkarmat TMII dengan 12 personel, penyebab pasti masih diselidiki.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
3 Pekerja Proyek BUMD Tewas di Gorong-Gorong Cipayung, Diduga Keracunan Gas
Bagikan