Bulan Suci Ramadan Dinilai Mampu Redam Panasnya Suhu Politik Indonesia

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 04 Juni 2019
Bulan Suci Ramadan Dinilai Mampu Redam Panasnya Suhu Politik Indonesia

KH Nasaruddin Umar, imam besar Masjid Istiqlal doakan Pemilu 2019 (Foto: kemenag.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Imam Besar Masjid Istiqlal, Nazarudin Umar mengakui momen bulan suci Ramadhan kali ini mampu mendinginkan panasnya suasana tahun politik 2019. Akibatnya letupan emosi dan kritikan yang dilancarkan menjadi lebih sejuk.

"Ramadhan sangat timely, tepat waktu sepertinya Allah sudah mengatur sedemikian rupa. Rangkaian panjang pesta demokrasi, kemudian ada hari H-nya lalu sampai pengumumannya pun muncul pada bulan suci Ramadhan," kata Nasaruddin saat berbincang dengan awak media di Jakarta, Selasa (4/6).

Orang cerdas, lanjut Nasaruddin juga mampu berpikiran logis menghindari hal semacam itu.

Imam Besar Masjid Istiqlal Profesor KH Nasaruddin Umar. (Foto: Nahdlatululama.id)
Imam Besar Masjid Istiqlal Profesor KH Nasaruddin Umar. (Foto: Nahdlatululama.id)

Baca Juga:

Dengan Tips Mudah ini, Kamu Bisa Menghasikan Ketupat Lembut dan Enak

"Bulan suci Ramadhan menstimulasi pesta demokrasi. Bayangkan kalau tak ada bulan suci Ramadhan, kita tak bisa memprediksikan. Berarti kehadiran bulan suci ramadhan menghadirkan berkah bagi bangsa Indonesia," ungkap Nasaruddin.

Selain itu, hampir semua negara Islam merdeka di bulan Ramadhan. Tak terkecuali Indonesia.

"Penaklukan Mesir, penaklukan Spanyol pantai, dan daratan di bulan Ramadhan. Penaklukan kota Mekkah, nabi kan tadinya diusir kan. Direbut kembali pada bulan Ramadhan," jelasnya.

"Sepertinya umat Islam dengan bulan Ramadhan sangat bersahabat ya. Dimana di sana ada kemenangan umat," sambung Nasaruddin.

Ia menambahkan, ada persoalan yang muncul di beberapa lokasi Jakarta belakangan ini. Yakni kerusuhan karena diduga menolak hasil pemilu. "Itu hanya bumbu-bumbu saja. Saya harap peristiwa yang kemarin menjadi pembelajaran berharga bagi bangsa kita," imbuh Nasaruddin.

Pria asal Bone ini menilai, Indonesia punya pengalaman unik dan bisa belajar dengan sejarahnya sendiri. "Indonesia tak pernah jatuh di lubang yang sama. Sudah tau ada efeknya seperti ini, pasti itu akan datang. Dicoba menghindari hal yang ekses seperti itu," imbuhnya.

"Jadi ini kecerdasan bangsa Indonesia untuk menghindari hal seperti itu atau yang menyebabkan dirinya sendiri bermasalah," ungkapnya. (Knu)

Baca Juga: Imam Besar Masjid Istiqlal Doakan Pemilu 2019 Berlangsung Aman dan Damai

#Ramadan #Indonesia #Pemilu 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Olahraga
Kutukan Patah Sejarah Berulang, Timnas Indonesia Bungkam Oman 3-0 Seperti 38 Tahun Silam
Gol Hubner, Romeny, dan Ragnar mengulang sejarah King’s Cup 1988, mengakhiri kutukan 38 tahun tanpa kemenangan.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Kutukan Patah Sejarah Berulang, Timnas Indonesia Bungkam Oman 3-0 Seperti 38 Tahun Silam
Olahraga
Indonesia Unggul 2-0 Lawan Oman di Babak Pertama, Emil Audero Sukses Gagalkan Penalti
Timnas Indonesia sukses mencetak 2 gol ke gawang Oman di babak pertama pada laga persahabatan FIFA Matchday, Jumat (5/6) malam. Gol diciptakan Justin Hubner dan Oley Romeny.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Indonesia Unggul 2-0 Lawan Oman di Babak Pertama, Emil Audero Sukses Gagalkan Penalti
Indonesia
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang menjaga keutuhan bangsa sejak Indonesia merdeka.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Olahraga
Fajar/Fikri Kalah di Final, Tim Indonesia Pulang Tanpa Gelar dari Singapore Open 2026
Harapan Indonesia meraih gelar di ajang Singapore Open 2026 pupus setelah pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah di babak final.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Fajar/Fikri Kalah di Final, Tim Indonesia Pulang Tanpa Gelar dari Singapore Open 2026
Indonesia
Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Aliansi Mitra Global Pengentasan Kemiskinan
Indonesia menjadi wakil ketua bersama Pantai Gading, Brazil, Pakistan, Afrika Selatan, dan Uzbekistan. Sementara posisi ketua dipegang China melalui Menteri Pertanian dan Urusan Pedesaan Zhang Lu.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Aliansi Mitra Global Pengentasan Kemiskinan
Travel
Dari Sumatra Hingga Papua, Indonesia Catat Temuan 10 Spesies Baru Anggrek Langka
BRIN bersama mitra peneliti mendokumentasikan 10 spesies anggrek baru di Indonesia, dari Sumatra hingga Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Dari Sumatra Hingga Papua, Indonesia Catat Temuan 10 Spesies Baru Anggrek Langka
Olahraga
Indonesia Raja Esport Asia Tenggara, Juara Umum SEA ENC 2026
Timnas esports Indonesia meraih tiga emas, satu perak, dan satu perunggu di SEA ENC 2026. Merah Putih resmi jadi juara umum, mengalahkan Vietnam dan Thailand.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Indonesia Raja Esport Asia Tenggara, Juara Umum SEA ENC 2026
Indonesia
Biaya Operasional Bisa Bengkak 60%, Asosiasi Minta Potongan Mitra Ojol 8% Ditinjau Ulang
Modantara menilai isu kesejahteraan mitra tidak bisa disederhanakan hanya pada angka potongan komisi.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Biaya Operasional Bisa Bengkak 60%, Asosiasi Minta Potongan Mitra Ojol 8% Ditinjau Ulang
Indonesia
Prabowo Persilakan Orang-Orang Pintar Skeptis Kabur Saja ke Luar Negeri
"Kabur aja. Kau kabur aja ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman, silahkan. Hei orang-orang pintar bukalah berita, lihatlah, kita ditempatkan sebagai negara yang paling aman di dunia sekarang,” kata Prabowo.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Prabowo Persilakan Orang-Orang Pintar Skeptis Kabur Saja ke Luar Negeri
Bagikan