Hari postel

Buku Tebal itu Bernama 'White' dan 'Yellow Pages'

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 27 September 2019
Buku Tebal itu Bernama 'White' dan 'Yellow Pages'

Yellow pages menghilang dalam bentuk fisik (Foto: The Sun)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TEKNOLOGI sebelum zaman digital saat ini, adalah analog. Semuanya terkesan tidak praktis, seperti menyimpan nomor telepon teman saat ini ada di phone book ponsel. Namun di tahun 1980an dan 1990-an menyimpan nomor telepon orang harus ditulis dalam buku catatan kecil.

Pada era itu semua nomor telepon pelanggan tercetak dalam buku besar dan tebal. Biasanya pelanggan telepon dapat memperolehnya di kantor Telkom lokal. Buku nomor telepon ini terbagi dua, yang disebut white pages dan yellow pages. White pages biasanya mencetak nomor-nomor pelanggan telepon di area residensial. Sementara yellow pages lebih pada badan usaha atau komersil.

Baca Juga:

Bikin Kangen! Ini 5 Cara Berkomunikasi yang Memorable Pada Zamannya

buku
Yellow Pages bersaing dengan perkembangan teknologi (Foto: Metro UK)

Buku yang memuat ribuan halaman itu berisikan lengkap nama pelanggan, alamat dan nomor teleponnya. Kalau kamu ingat film Terminator yang pertama, cyborg yang datang dari masa depan menyobek halaman white pages yang berisikan nama Sarah Connor. Target pembunuhan cyborg itu memang Sarah Connor, ibu dari pemimpin pemberontakan masa depan melawan mesin, John Connor.

Di dalam buku telepon ini tak hanya berisikan pelanggan telepon residensial dan komersil saja. Juga tercetak di dalamnya nomor kantor polisi, bantuan polisi, pemadam kebakaran, rumah sakit, dinas pengendalian banjir, kementrian sampai ke lembaga pemerintahan lainnya.

Perbedaan mencolok antara white pages dan yellow pages hanya pada kepentingan si empunya nomor telepon. Di yellow pages bukan hanya mengelompokan pelanggan telepon yang memiliki usaha saja. Lebih dari itu yellow pages merupakan sarana beriklan pemilik usaha. Pemilik usaha dapat mencantumkan jenis usaha, produk yang dijual berikut gambar produknya.

Baca Juga:

Teknologi Jadul yang Mungkin Enggak Pernah Anak Jaman Now Coba

buku
White pages, buku pelanggan telepon area residensial. (Foto: earth911)

Banyak kenangan yang tersimpan dalam buku telepon besar dan berat ini. Mulai dari iseng menelepon orang secara acak sampai mencari nomor orang tua gebetan. Kalau nama ortu kebetan terlalu umum, maka harus di telepon satu per satu. Sungguh perjuangan!

Buku ini mulai pudar eksistensinya semenjak perkembangan teknologi pada awal tahun 2000-an, disaat teknologi telepon genggam semakin berkembang. Untungnya Yellow Pages saat ini mengikuti perkembangan internet dan zaman. Yellow pages saat ini tersedia dalam bentuk aplikasi di Android maupun iOS. Selain itu tersedia juga di website, yellowpages.co.id.

Yellow Pages sendiri telah berumur 53 tahun per 2019 dan pertamakali terbit di Inggris, Untuk Indonesia, Yellow Pages pertama kali terbit pada 1980 yang diterbitkan oleh Metra Digital Media. (jhn)


Baca Juga:

5 Ponsel Legendaris yang Bikin Kamu Kangen dengan Masa Muda Kamu

#Buku #Telepon Seluler #September Kangen
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Pembubaran diskusi buku Feby Indriani di Bogor berbuntut panjang! Polda Metro Jaya turun tangan usut dugaan penistaan agama dan ancaman SARA.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Lifestyle
Lewat ‘#HaHa Leadership’, Ita Sembiring Ajak Melihat Kepemimpinan dari Sisi yang Lebih Ringan
Ita mengajak pembaca melakukan sesuatu yang sering kali tidak mudah dilakukan seorang pemimpin, yakni becermin pada diri sendiri sambil tertawa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Lewat ‘#HaHa Leadership’, Ita Sembiring Ajak Melihat Kepemimpinan dari Sisi yang Lebih Ringan
Indonesia
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Baznas RI menegaskan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak digunakan dalam penerbitan buku Islam Ala Prabowo.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Indonesia
Buku Islam Ala Prabowo Ramai Diperbincangkan, Ini Pengarang, Deskripsi dan Harganya
Buku yang diterbitkan oleh Atmosphere Publishing House memiliki ketebalan sekitar 346 halaman dan pertama kali dirilis pada April 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Buku Islam Ala Prabowo Ramai Diperbincangkan, Ini Pengarang, Deskripsi dan Harganya
ShowBiz
Berawal dari Obrolan di Teras Rumah, Jason Ranti dan Mice Misrad Lahirkan Buku 'Mana Dokter, Mana Pasien?'
Jason Ranti dan Mice Misrad mempertemukan puisi dan kartun dalam buku Mana Dokter, Mana Pasien?: Teman Baru Rasa Lama.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Berawal dari Obrolan di Teras Rumah, Jason Ranti dan Mice Misrad Lahirkan Buku 'Mana Dokter, Mana Pasien?'
Indonesia
Industri Perbukuan Indonesia Sedang Menghadapi Persoalan Serius
RUU Sistem Perbukuan diperlukan karena industri perbukuan Indonesia sedang menghadapi persoalan serius.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 08 Agustus 2026
Industri Perbukuan Indonesia Sedang Menghadapi Persoalan Serius
Berita
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
Denny JA baru saja mencetak sejarah. Buku puisi esainya kini diterjemahkan ke dalam 35 bahasa.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
Fun
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' Brian Khrisna Laris Manis, Siap Go International
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' karya Brian Khrisna resmi memasuki cetakan ke-100. Dipersiapkan untuk diterjemahkan ke berbagai bahasa.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' Brian Khrisna Laris Manis, Siap Go International
Indonesia
Revisi UU Perbukaan Bakal Nolkan Pajak Penulis dan Kertas
Revisi sistem UU Perbukuan tersebut perlu dukungan dari seluruh pihak yang ada di dalam ekosistem perbukuan, mulai dari penulis, ilustrator, desainer, pekerja kreatif, hingga penerbit.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Revisi UU Perbukaan Bakal Nolkan Pajak Penulis dan Kertas
Bagikan