Budaya Literasi Penting! Bagaimana Cara Membangun Budaya Literasi?

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 27 Februari 2020
Budaya Literasi Penting! Bagaimana Cara Membangun Budaya Literasi?

Mari Budayakan Literasi dengan membaca buku dan menulis. (Foto: Pexels/Suzy Hazelwood)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APA kamu tahu tentang literasi? Menurut Alberta, Literasi merupakan kemampuan dalam membaca dan menulis, serta menambah pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan yang membuat seseorang berpikir kritis. Termasuk mampu memecahkan masalah dalam berbagai konteks dan berkomunikasi secara efektif.

Sementara tujuan literasinya adalah memberikan penilaian kritis pada karya tulis seseorang, memperkuat nilai kepribadian dengan membaca dan menulis, dan mengisi waktu dengan literasi agar lebih berguna.

Baca Juga:

Wow! Cuma dalam Sejam, Buku 'NKCTHI' Terjual 2.000 Eksemplar


Melansir laman Educenter, mengapa semua orang menyalahkan teknologi karena anak tak mau membaca atau menulis? Sebenarnya, gawai bukan penyebab rendahnya literasi di Indonesia. Mungkin penyebabnya adalah belum terbiasa, belum termotivasi, dan sarana yang minim. Nah, ini ada 5 cara untuk membangun budaya literasi di era gawai, yakni.


1. Budayakan membaca di sekolah

literasi
Membaca disekolah merupakan salah satu cara membangun budaya literasi. (Foto: Pexels/Akela Photography)


Sekolah adalah sarana pendidikan formal, sehingga sekolah bisa dijadikan tempat dalam membudayakan membaca. Ini terkait pada peran guru untuk menerapkan pelajaran yang berbasis literasi. Belajar Bahasa Indonesia cocok untuk membiasakan literasi karena terdapat kompetensi dasar membaca dan menulis, begitu pula untuk keseluruhan mata pelajaran.


2. Optimalkan peran perpustakaan

literasi
Peran Perpustakaan juga penting untuk membangun budaya literasi. (Foto: Pexels/Skitterphoto)


Memaksimalkan peran perpustakaan sangat penting untuk meningkatkan gerakan dan budaya literasi. Semua upaya harus dilakukan, dan menjadikan perpustakaan dioptimalkan tak hanya yang ada di sekolah.


3. Hadiah buku

literasi
Memberikan hadiah buku, membuat mereka membaca buku secara tidak langsung. (Foto: Pexels/Daria Shevtsova)

Yang harus dibiasakan agar terciptanya budaya literasi adalah membiasakan memberi buku sebagai hadiah. Seperti kado ulang tahun untuk pasangan atau sahabat, secara tidak langsung kamu mengajak mereka untuk membaca.


Baca Juga:

Kematian Toko Buku, Benarkah Imbas Literasi Digital?


4. Buku harian

literasi
Menulis Diari biasanya orang yang membaca dengan baik. (Foto: Pexels/Negative Space)


Membiasakan menulis juga bisa di mulai dari menulis diari, atau zaman sekarang itu blog. Jadi, orang yang terampil menulis biasanya pembaca yang baik.


5. Karya tulis

literasi
Karya tulis dari riset dan memajukan budaya literasi membaca. (Foto: Pexels/Giftpundits.com)


Cara membangun budaya literasi adalah menghargai karya tulis. Tulisan itu akan didapat melalui riset menjadi relevan diterapkan untuk mengatasi persoalan. Menghargai karya tulis adalah salah satu langkah dalam memajukan budaya literasi di Indonesia. (bfm)


Baca Juga:

"Harta Karun" Bung Karno di Toko Buku Bekas yang Laku Jutaan Rupiah

#Literasi #Buku #Baca Buku
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Perpustakaan Nasional Ajak Generasi Muda 'Merawat Ingatan, Menggugah Kesadaran'
Perpusnas mengajak masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, lebih dekat dengan kekayaan pengetahuan dan budaya Nusantara.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Perpustakaan Nasional Ajak Generasi Muda 'Merawat Ingatan, Menggugah Kesadaran'
Indonesia
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Baznas RI menegaskan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak digunakan dalam penerbitan buku Islam Ala Prabowo.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Indonesia
Buku Islam Ala Prabowo Ramai Diperbincangkan, Ini Pengarang, Deskripsi dan Harganya
Buku yang diterbitkan oleh Atmosphere Publishing House memiliki ketebalan sekitar 346 halaman dan pertama kali dirilis pada April 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Buku Islam Ala Prabowo Ramai Diperbincangkan, Ini Pengarang, Deskripsi dan Harganya
ShowBiz
Berawal dari Obrolan di Teras Rumah, Jason Ranti dan Mice Misrad Lahirkan Buku 'Mana Dokter, Mana Pasien?'
Jason Ranti dan Mice Misrad mempertemukan puisi dan kartun dalam buku Mana Dokter, Mana Pasien?: Teman Baru Rasa Lama.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Berawal dari Obrolan di Teras Rumah, Jason Ranti dan Mice Misrad Lahirkan Buku 'Mana Dokter, Mana Pasien?'
Indonesia
Industri Perbukuan Indonesia Sedang Menghadapi Persoalan Serius
RUU Sistem Perbukuan diperlukan karena industri perbukuan Indonesia sedang menghadapi persoalan serius.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 08 Agustus 2026
Industri Perbukuan Indonesia Sedang Menghadapi Persoalan Serius
Indonesia
Pemerintah Kirim 5,54 Juta Eksemplar Buku Bacaan Bermutu ke 24.609 Sekolah
Abdul Mu'ti juga menjelaskan pemerintah saat ini menjalankan tiga kebijakan literasi yang saling terintegrasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Pemerintah Kirim 5,54 Juta Eksemplar Buku Bacaan Bermutu ke 24.609 Sekolah
Berita
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
Denny JA baru saja mencetak sejarah. Buku puisi esainya kini diterjemahkan ke dalam 35 bahasa.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
Indonesia
DPR Dukung Tambahan Anggaran Perpusnas Rp 357,77 Miliar, Literasi Dinilai Investasi Masa Depan Bangsa
Anggota Komisi X DPR RI dukung usulan tambahan anggaran Perpusnas Rp 357,77 miliar untuk perkuat layanan perpustakaan hingga pemerataan literasi daerah 3T.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
DPR Dukung Tambahan Anggaran Perpusnas Rp 357,77 Miliar, Literasi Dinilai Investasi Masa Depan Bangsa
Indonesia
Literasi dan Numerasi Sejak Dini Kunci Hadapi Era Modern
Anak-anak yang dekat dengan buku dinilai akan lebih berani bermimpi, mampu berpikir kritis, serta memiliki rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan zaman.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Literasi dan Numerasi Sejak Dini Kunci Hadapi Era Modern
Fun
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' Brian Khrisna Laris Manis, Siap Go International
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' karya Brian Khrisna resmi memasuki cetakan ke-100. Dipersiapkan untuk diterjemahkan ke berbagai bahasa.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' Brian Khrisna Laris Manis, Siap Go International
Bagikan