BTS Boikot Grammy, Recording Academy Ragu-Ragu Lanjutkan Kategori Musik Pop Asia yang Kontroversial

Dwi AstariniDwi Astarini - 54 menit lalu
BTS Boikot Grammy, Recording Academy Ragu-Ragu Lanjutkan Kategori Musik Pop Asia yang Kontroversial

BTS memilih melewatkan Grammy 2027. (Foto: dok/bts)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — RECORDING Academy, penyelenggara Grammy Awards, mengisyaratkan kemungkinan perubahan pada kategori Best Asian Pop Music Performance. Perubahan itu dilakukan setelah BTS memboikot tak mau mendaftarkan musik mereka untuk dipertimbangkan dalam penghargaan tersebut.

CEO of Recording Academy Harvey Mason Jr mengeluarkan pernyataan untuk menanggapi kekhawatiran mengenai kategori baru tersebut.

“Jelas dari berbagai percakapan yang kami lakukan dengan banyak pihak terkait selama dua pekan terakhir bahwa, terlepas dari niat dan keinginan kami untuk menjadi lebih inklusif, ada sejumlah artis di bidang ini yang merasa bahwa kategori ini tidak merepresentasikan musik yang mereka ciptakan dengan susah payah dengan cara yang mereka inginkan,” ujar Mason dalam pernyataannya.

Oleh karena itu, menurut Mason, manajemen dan dewan berkomitmen untuk bekerja sama mengikuti perkembangan tersebut dan memastikan para musisi yang ingin mereka hormati benar-benar merasa dilihat dan didengar melalui tindakan penyelenggara.

Baca juga:

BTS Boikot Grammy, Muak atau sudah tak Perlu Pengakuan?



Billboard melaporkan Recording Academy mungkin akan mengubah kategori yang menuai kontroversial tersebut. Kontroversi muncul setelah Recording Academy memutuskan memperkenalkan kategori Best Asian Pop Music Performance sebagai upaya mendorong keberagaman di tengah pesatnya pertumbuhan musik pop Asia.

Para pengkritik keputusan tersebut menilai kategori itu justru dimaksudkan untuk memisahkan genre musik tertentu dan menghalangi para artisnya untuk memenangi penghargaan dalam kategori umum, yaitu kategori utama Grammy yang mencakup penghargaan seperti Album of the Year, Record of the Year, Song of the Year, dan Best New Artist.

Pernyataan pihak penyelenggara Grammy ini keluar dua pekan setelah pernyataan boikot oleh BTS. Pada 29 Juli, setiap anggota BTS mengunggah pernyataan yang sama di akun media sosial mereka. Mereka mengatakan berharap musik dapat didengar dan dicintai karena musik itu sendiri, bukan dibedakan berdasarkan wilayah atau bahasa. Pernyataan tersebut secara luas ditafsirkan sebagai kritik terhadap kategori Asian Pop.

Belum dapat dipastikan apakah ini menjadi isyarat bahwa Grammy akan mengubah perubahan sikap mengenai kategori kontroversial tersebut benar-benar akan diwujudkan.

Sementara itu, BTS terus mempertahankan kesuksesan panjang mereka di tangga lagu domestik dan internasional melalui album kelima mereka yang baru dirilis, ARIRANG.(dwi)

Baca juga:

BTS Resmi Nyatakan Boikot Grammy, tak Majukan Karya Mereka Malah Lebih Memilih Dukung Musik yang Universal

#BTS #Musik #K-Pop
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
BTS Boikot Grammy, Recording Academy Ragu-Ragu Lanjutkan Kategori Musik Pop Asia yang Kontroversial
Recording Academy mungkin akan mengubah kategori yang menuai kontroversial tersebut.
Dwi Astarini - 54 menit lalu
BTS Boikot Grammy, Recording Academy Ragu-Ragu Lanjutkan Kategori Musik Pop Asia yang Kontroversial
ShowBiz
Band Metal Kristiani Gugat Netflix soal ‘KPop Demon Hunters’, Urusan Rebutan Nama
Demon Hunter menuduh Netflix Studios dan promotor konser AEG Presents telah menimbulkan ‘kebingungan yang signifikan’ di kalangan konsumen.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Band Metal Kristiani Gugat Netflix soal ‘KPop Demon Hunters’, Urusan Rebutan Nama
Travel
Fan Jennie BLACKPINK Kumpul, Ternyata Vila Cantik di Video Musik ‘Less Than a Lover’ Bisa Disewa di Airbnb
Vila Adriana Berlokasi strategis di salah satu kawasan paling diminati di Costa Brava, Spanyol.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Fan Jennie BLACKPINK Kumpul, Ternyata Vila Cantik di Video Musik ‘Less Than a Lover’ Bisa Disewa di Airbnb
ShowBiz
Andrea Bocelli Kembali ke Indonesia, Borobudur Jadi Panggung Istimewa 'Romanza 30th Anniversary World Tour'
Andrea Bocelli membawa Romanza 30th Anniversary World Tour ke Indonesia. Konser digelar di Candi Borobudur pada 31 Oktober dan JIExpo 3 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Andrea Bocelli Kembali ke Indonesia, Borobudur Jadi Panggung Istimewa 'Romanza 30th Anniversary World Tour'
ShowBiz
Bobby Suryadi Rilis Album 'Echoes of the Heart', Padukan Pengalaman Tiga Dekade dengan Sentuhan Modern
Bobby Suryadi merilis album terbaru 'Echoes of the Heart'. Berisi 9 trek, album ini memadukan pengalaman tiga dekade dengan produksi musik elektronik modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Bobby Suryadi Rilis Album 'Echoes of the Heart', Padukan Pengalaman Tiga Dekade dengan Sentuhan Modern
ShowBiz
Sigit Wardana Rilis Mini Album 'Eksisten!', Rekam Perjalanan Musik dan Cerita Personal
Sigit Wardana merilis mini album 'Eksisten!' pada 14 Agustus 2026. Berisi lima lagu, karya ini merekam perjalanan karier dan cerita personalnya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Sigit Wardana Rilis Mini Album 'Eksisten!', Rekam Perjalanan Musik dan Cerita Personal
ShowBiz
MARBLES Kembali lewat Single Kedua 'Catch Me', Kisah Ketertarikan di Balik Permainan Masa Kecil
MARBLES merilis 'Catch Me'. Single kedua sejak debut ini mengolah permainan masa kecil menjadi kisah ketertarikan dan keraguan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
MARBLES Kembali lewat Single Kedua 'Catch Me', Kisah Ketertarikan di Balik Permainan Masa Kecil
ShowBiz
Stray Kids Hadirkan Lagu 'This & That', Bawa Pesan untuk Berani Menentukan Pilihan
Stray Kids merilis 'This & That' pada awal Agustus 2026. Lagu utama mini album tersebut membawa pesan tentang keberanian menentukan pilihan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Stray Kids Hadirkan Lagu 'This & That', Bawa Pesan untuk Berani Menentukan Pilihan
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Baru, 'Good Times' Ungkap Kisah Personal Lukas Graham
Lukas Graham resmi merilis album 'Good Times' berisi 13 lagu yang mengangkat akar musik Celtic dan folk serta kisah personal dalam 'Before You Go'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Baru, 'Good Times' Ungkap Kisah Personal Lukas Graham
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu ‘Tiba-Tiba Cinta Datang’ Maudy Ayunda, Kisah Jatuh Cinta Mendadak
Lagu “Tiba-Tiba Cinta Datang” dari Maudy Ayunda menggambarkan perasaan cinta yang muncul tanpa diduga dan perlahan mengubah keseharian seseorang.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Lirik dan Makna Lagu ‘Tiba-Tiba Cinta Datang’ Maudy Ayunda, Kisah Jatuh Cinta Mendadak
Bagikan