Tama Yuri Rilis Album Perdana ‘Biar Aku Dianggap Beruntung’, Potret Perjalanan dari Cinta hingga Penerimaan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 1 jam, 35 menit lalu
Tama Yuri Rilis Album Perdana ‘Biar Aku Dianggap Beruntung’, Potret Perjalanan dari Cinta hingga Penerimaan

Tama Yuri lepas album debut. (Foto: dok/tama yuri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Keberuntungan kerap dilihat dari apa yang tampak di ujung sebuah perjalanan. Namun, di balik seseorang yang kemudian dianggap beruntung, terdapat proses panjang yang tidak selalu terlihat.

Ada masa ketika seseorang begitu larut dalam cinta, fase ketika hidup terasa kehilangan arah, hingga akhirnya sampai pada tahap menerima segala hal yang telah dilalui. Tiga perjalanan emosional tersebut menjadi benang merah dalam album perdana Tama Yuri, Biar Aku Dianggap Beruntung.

Setelah memperkenalkan sejumlah single sejak 2024, Tama Yuri akhirnya merangkum perjalanan tersebut dalam sebuah album penuh yang berisi 11 lagu.

Album ini membagi perjalanan menuju apa yang disebut sebagai keberuntungan ke dalam tiga fase, yakni cegil, terpuruk, dan menerima.

Baca juga:

Menutup 2025 dengan Lelah? Tama Yuri Hadirkan Lagu 'Hari yang Berat' sebagai Penguat

Tiga Fase dalam 11 Lagu

Fase cegil hadir melalui lagu Canggung, Dua Sisi, dan Tetap Cinta Selamanya Cinta.

Sementara itu, fase terpuruk dituangkan lewat Duri, Hari yang Berat, Biasa Saja, serta Katanya Rela.

Adapun fase penerimaan diwakili oleh Bukan Salahku, Sudut Pandang, Good Shower, dan Biar Aku Dianggap Beruntung.

Pembagian tersebut menjadi cara Tama Yuri merangkai pengalaman emosionalnya secara bertahap, dari fase ketika seseorang larut dalam perasaan, melewati keterpurukan, hingga sampai pada penerimaan.

Makna di Balik ‘Biar Aku Dianggap Beruntung’

Pemilihan judul Biar Aku Dianggap Beruntung menjadi representasi dari keseluruhan cerita yang dibangun dalam album tersebut.

Frasa tersebut menggambarkan seseorang yang memilih untuk tetap menjalani hidup dengan senyuman, meski harus berkali-kali berhadapan dengan luka dan berbagai persoalan.

Untuk semua hal pahit yang datang, aku taburin gula biar tetep terasa manis, dan terus tersenyum walau dunia di sekeliling menggerus. Sampai akhirnya aku dianggap beruntung,

Tama Yuri.

Dikerjakan Bersama Sejumlah Produser dan Musisi

Dalam proses produksinya, Tama Yuri melibatkan sejumlah produser, yakni Fareeq Angkasa, Awal Awe, Milfarasi, serta kolektif Usaha Terbaik Kita yang beranggotakan Yabes Yuniawan, Ikhwan Hastanto, dan Lintang Larasati.

Keseluruhan proses pengerjaan album berlangsung di Yogyakarta dengan melibatkan sejumlah musisi dan pekerja kreatif, mulai dari perekam instrumen, pengarah vokal, pengisi vokal latar, hingga penata dan penyelaras suara.

Pengecualian terdapat pada lagu Katanya Rela, yang proses penataan dan penyelarasan suaranya dilakukan di Jakarta.

Baca juga:

Tama Yuri Rilis 'Bukan Salahku', Cerita Tentang Lelah dan Kehadiran yang Menenangkan

Album sebagai Ruang Berbagi Pengalaman

Bagi Tama Yuri, album ini tidak hanya menjadi kumpulan lagu, tetapi juga ruang untuk membagikan pengalaman personal yang mungkin sulit disampaikan secara langsung.

Ia berharap lagu-lagu di dalamnya dapat menemani pendengar ketika melewati masa-masa berat sekaligus memberikan perasaan lebih lega setelah didengarkan.

“Album ini lahir dari pengalamanku yang sulit diceritakan juga. Aku pengen pendengar ngerasa relate dan ngerasa dipahami. Aku juga pengen buktiin kalau album independen bisa punya suara yang didengar di seluruh Indonesia. Aku juga membawa semangat bahwa perempuan berhak punya suara, berhak lelah, berhak mencintai dengan caranya sendiri, dan tetap berdiri di tengah semua itu,” Ungkapnya

Siapkan Workshop Zine di Jakarta

Tak berhenti pada perilisan album, Tama Yuri juga menyiapkan sebuah aktivasi di Jakarta berupa workshop membuat zine.

Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang bagi pendengar untuk berefleksi sekaligus berinteraksi dengan karya-karya yang terdapat dalam album.

Tama Yuri menjelaskan bahwa workshop tersebut akan melibatkan sejumlah pendengar. Mereka nantinya membuat zine dengan ditemani lagu-lagu dari album, kemudian membawa pulang merchandise eksklusif yang dibuat dari hasil refleksi masing-masing peserta.

“Rencana aku mau bikin workshop di Jakarta setelah album ini rilis, bareng beberapa pendengar. Kita bakal bikin zine ditemani lagu-laguku. Nanti tiap peserta bisa bawa pulang merchandise eksklusif yang dibuat dari hasil refleksi mereka,” pungkas Tama Yuri. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Penyanyi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Tama Yuri Rilis Album Perdana ‘Biar Aku Dianggap Beruntung’, Potret Perjalanan dari Cinta hingga Penerimaan
Tama Yuri merilis album perdana Biar Aku Dianggap Beruntung. Berisi 11 lagu, album ini merangkum fase cegil, terpuruk, hingga menerima.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 35 menit lalu
Tama Yuri Rilis Album Perdana ‘Biar Aku Dianggap Beruntung’, Potret Perjalanan dari Cinta hingga Penerimaan
ShowBiz
BTS Tak Ajukan 'ARIRANG' ke Grammy 2027, Kategori Asian Pop Tetap Dipertahankan
The Recording Academy memastikan kategori Asian Pop Music Performance tetap hadir di Grammy Awards 2027 meski BTS tak mengajukan album ARIRANG.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 34 menit lalu
BTS Tak Ajukan 'ARIRANG' ke Grammy 2027, Kategori Asian Pop Tetap Dipertahankan
ShowBiz
The Brandals Kembali dengan Album 'Oposisi', dari Musik Elektronik hingga Cerita Pekerja Urban
The Brandals bersiap merilis album studio keenam, 'Oposisi'. Membawa eksplorasi musik sekaligus cerita tentang pekerja, lingkungan, dan situasi sosial-politik.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
The Brandals Kembali dengan Album 'Oposisi', dari Musik Elektronik hingga Cerita Pekerja Urban
ShowBiz
Salma Salsabil Rilis 'maha benar', Cerita soal Rekan Kerja yang Selalu Merasa Paling Tahu
Salma Salsabil merilis single 'maha benar' yang mengangkat cerita tentang rekan kerja yang selalu merasa paling tahu dan drama kecil di kantor.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Salma Salsabil Rilis 'maha benar', Cerita soal Rekan Kerja yang Selalu Merasa Paling Tahu
ShowBiz
Cerita di Balik 'Ajariku Jadi Berani', Lagu Banda Neira yang Lahir dari Pengalaman Ananda Badudu
Banda Neira merilis video musik 'Ajariku Jadi Berani'. Lagu ini membawa pesan tentang keberanian dan pengalaman personal.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Cerita di Balik 'Ajariku Jadi Berani', Lagu Banda Neira yang Lahir dari Pengalaman Ananda Badudu
ShowBiz
Zhafari Mengabadikan Riuh Pikiran di Pengujung Malam lewat Album Debut Sisa Malam
Zhafari merangkum serpihan pemikiran, pengalaman pribadi, serta cerita di sekelilingnya yang kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai bentuk musikal.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Zhafari Mengabadikan Riuh Pikiran di Pengujung Malam lewat Album Debut Sisa Malam
ShowBiz
'Arah Pulang', Kisah Tentang Jalan yang Selalu Membawa Kembali kepada Seseorang
Secara cerita, lagu ini mengikuti seorang perempuan yang telah mencoba berbagai cara untuk meninggalkan masa lalu.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
'Arah Pulang', Kisah Tentang Jalan yang Selalu Membawa Kembali kepada Seseorang
ShowBiz
Makna Lagu 'Purple' Olivia Rodrigo, Kisah Kehilangan Diri dalam Sebuah Hubungan
'Purple' bercerita tentang seseorang yang berusaha menemukan kembali jati dirinya setelah mengalami patah hati.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Makna Lagu 'Purple' Olivia Rodrigo, Kisah Kehilangan Diri dalam Sebuah Hubungan
ShowBiz
CHVRCHES Comeback dengan 'Roses', Bawa Nuansa Rock dan Kritik Sosial
CHVRCHES kembali lewat single 'Roses'. Lauren Mayberry, Martin Doherty, dan Iain Cook membawa nuansa rock lebih tajam sekaligus kritik sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
CHVRCHES Comeback dengan 'Roses', Bawa Nuansa Rock dan Kritik Sosial
ShowBiz
'Rumah', Tempat Angel Pieters Merawat Luka dan Menemukan Pulang
Bagi Angel, rumah tidak berhenti pada definisi sebuah tempat atau bangunan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
'Rumah', Tempat Angel Pieters Merawat Luka dan Menemukan Pulang
Bagikan