Headline

Brutal, Tentara Israel Kembali Tembaki Puluhan Warga Palestina

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 06 April 2018
Brutal, Tentara Israel Kembali Tembaki Puluhan Warga Palestina

Pengunjuk rasa Palestina berteriak saat bentrok dengan pasukan Israel (ANTARA FOTO/REUTERS/Mohammed Salem)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Tentara Israel kembali melancarkan aksi brutal terhadap puluhan warga Palestina. Setidaknya 40 orang cedera dan satu orang meninggal akibat ditembak tentara Israel dalam unjuk rasa di jalur Gaza.

Berdasarkan keterangan petugas medis Palestina, Jumat (6/4) tentara Israel menembak dan mencederai warga Palestina saat ribuan orang berkumpul di perbatasan Gaza dan Israel.

Sebanyak 20 warga Palestina telah meninggal sejak unjuk-unjuk rasa dekat pagar perbatasan Gaza yang dijaga ketat tentara Israel. Pria paling terakhir meninggal di sebuah rumah sakit Gaza pada Jumat akibat luka-luka tembakan yang dideritanya pada hari pertama protes.

Lima dari 40 orang yang cedera pada Jumat berada dalam kondisi kritis, demikian kementerian kesehatan Gaza.

Perkemahan yang didirikan warga Palestina sepanjang beberapa ratus meter di sepanjang tapal batas terdepan 65 km tetapi sejumlah kelompok pemuda berusaha mendekat, menggelindingkan ban-ban dan melempari batu-batu ke arah pasukan Israel.

Warga Palestina berlari dikejar tentara Israel

Pengunjuk rasa Palestina berlari saat bentrok dengan pasukan Israel di selatan Jalur Gaza (ANTARA FOTO/REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)

Para pengunjuk rasa sebagaimana dilansir Antara dari Reuters menekan hak kembali pengungsi dan keturunannya ke tanah mereka yang sekarang menjadi Israel sejak perang tahun 1948. Para pengungsi terdiri atas sebagian besar dari 2 juta jiwa di Gaza yang diblokade Israel. Gerakan Hamas memerintah Gaza.

"Saya seperti setiap orang disini datang untuk membebaskan tanah mereka," kata Hekam Kuhail, 60 tahun, kepada Reuters, memberikan tanda V untuk "victory" (kemenangan) dan memiliki fotonya yang diambil dekat perbatasan itu.

Dengan asap hitam dari ban-ban yang dibakar dan gas air mata membubung ke udara, anak-anak muda Palestina menggunakan kaos kemeja, masker dan parfum untuk melindungi diri. Pihak Israel juga berusaha memadamkan ban-ban yang terbakar dengan peralatannya dari sisi di perbatasannya.

Militer Israel telah menempatkan para penembak jitu di wilayahnya di perbatasan untuk mencegah orang-orang Palestina menerobos masuk ke wilayah Israel. Banyak di antara mereka yang meninggal adalah militan, menurut Israel.

Kecaman terhadap penembakan Tujuh belas dari 20 warga Palestina yang meninggal ditembak oleh tentara Israel hingga mati pada hari pertama protes sepekan lalu, kata para medis.

Kematian tersebut menarik kecaman internasional terhadap tanggapan Israel, yang kelompok-kelompok hak asasi manusia katakan tentara Israel menggunakan peluru tajam terhadap para demonstran.

Kantor HAM PBB mendesak Israel untuk menahan diri terhadap gelombang protes warga Palestina yang terus meningkat belakangan ini.(*)

#Konflik Palestina #Israel #Palestina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta pemerintah memanfaatkan posisi Indonesia di Board of Peace untuk menekan Israel menghentikan operasi militer di Gaza.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Indonesia
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Pemerintah Indonesia mengecam serangan terbaru Israel ke Gaza dan menilai tindakan tersebut menghambat implementasi kesepakatan perdamaian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Indonesia
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Menko Hukum HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan Abdul Karim Raeq Miqdad bukan ulama Palestina atau aktivis Gaza. Ia akan menemui MUI untuk klarifikasi kasus deportasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Indonesia
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
MUI mengkhawatirkan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus berujung penyerahan ke Israel. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
Indonesia
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
MUI mengkritik penangkapan dan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
Indonesia
Polri Tangkap Warga Palestina Atas Permintaan Siprus, MUI Bakal Surati Prabowo Minta Penjelasan
MUI akan melayangkan surat kepada Kapolri dan Presiden terkait penangkapan warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad di Jakarta. MUI mengingatkan pemerintah agar hati-hati menangani kasus sensitif ini sesuai hukum nasional dan internasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Polri Tangkap Warga Palestina Atas Permintaan Siprus, MUI Bakal Surati Prabowo Minta Penjelasan
Dunia
Langgar Gencatan Senjata, Israel Hancurkan Rumah-Rumah di Lebanon Selatan
Tentara Israel menghancurkan dan membakar rumah-rumah di Lebanon selatan, melanggar gencatan senjata yang berlaku sejak 2024 dan perjanjian kerangka kerja 2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Langgar Gencatan Senjata, Israel Hancurkan Rumah-Rumah di Lebanon Selatan
Dunia
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
RUU tersebut menandai eskalasi berbahaya dalam serangkaian undang-undang, keputusan, dan kebijakan Israel yang menargetkan kehadiran Palestina dan identitas Arab dan Islam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
Indonesia
Israel Caplok Masjid Ibrahimi di Tepi Barat, Komisi I DPR Serukan Penolakan
Mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap tegas dan menyuarakan penolakan terhadap keputusan Israel tersebut di berbagai forum internasional.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Israel Caplok Masjid Ibrahimi di Tepi Barat, Komisi I DPR Serukan Penolakan
Indonesia
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menelepon Presiden Prabowo Subianto, memuji Indonesia sebagai negara paling konsisten membela Palestina.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Bagikan