BRI Gelontorkan Sisa Dividen Tahun Buku 2025 Rp 31,47 Triliun

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
BRI Gelontorkan Sisa Dividen Tahun Buku 2025 Rp 31,47 Triliun

Ilustrasi - Gedung PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) di Jakarta. (ANTARA/HO-BRI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (kode saham: BBRI) melakukan pembayaran sisa dividen tahun buku 2025 senilai Rp 31,47 triliun atau sebesar Rp 209 per saham kepada para pemegang saham pada Jumat (8/5).

Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah investor yang tercatat dalam daftar pemegang saham (recording date) pada 22 April 2026.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, pembagian dividen tersebut mencerminkan komitmen BRI dalam memberikan economic value yang optimal dan berkelanjutan kepada para pemegang saham.

"Sekaligus mencerminkan fundamental yang kuat serta ketahanan kinerja perseroan yang tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global,” kata dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (8/5).

Baca juga:

Kepala BP BUMN Tinjau Lokasi Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi, Pastikan Penanganan Korban Jadi Prioritas

Sebelumnya, perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada April yang lalu telah menetapkan total dividen tunai mencapai Rp 52,1 triliun atau sebesar Rp 346 per saham.

Total dividen tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp 137 per saham atau Rp 20,6 triliun yang sebelumnya telah dibayarkan pada 15 Januari 2026.

Kebijakan pembagian dividen tetap memperhatikan keseimbangan antara pemberian nilai tambah bagi pemegang saham dan penguatan struktur permodalan untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Perseroan menyampaikan, kebijakan dividen juga mencerminkan pendekatan yang seimbang antara distribusi laba kepada pemegang saham dan penguatan struktur permodalan untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Pendekatan ini sejalan dengan strategi perseroan dalam memastikan kualitas pertumbuhan positif yang berkelanjutan.

Pada 2025, laba konsolidasian perseroan tercatat sebesar Rp 57,132 triliun, dengan total laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 56,65 triliun. Total aset perseroan tumbuh sebesar 7,1 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi sebesar Rp 2.135 triliun.

#BUMN #Danantara #BRI
Bagikan
Ditulis Oleh

Alwan Ridha Ramdani

Jurnalis yang lebih banyak menulis terkait ekonomi makro dan juga pendamping petani.

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Korupsi BRI dan Telkom Naik Penyidikan, KPK Sudah Kantongi Sejumlah Nama
KPK sudah mengantongi sejumlah nama dalam kasus korupsi BRI dan Telkom. Kasus ini juga sudah naik ke penyidikan.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Kasus Korupsi BRI dan Telkom Naik Penyidikan, KPK Sudah Kantongi Sejumlah Nama
Indonesia
PNM Berikan Kredit ke 23,1 Juta Nasabah di Seluruh Indonesia, Termasuk Kawasan 3T
Perluasan akses pembiayaan juga disertai dengan pendampingan, pelatihan, dan kesempatan bertumbuh bagi masyarakat prasejahtera.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
PNM Berikan Kredit ke 23,1 Juta Nasabah di Seluruh Indonesia, Termasuk Kawasan 3T
Indonesia
Tutup 240 BUMN tak Produktif, Presiden Prabowo: Negara Hemat Triliunan Rupiah
Prabowo mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mereformasi tata kelola BUMN yang dinilai tidak produktif dan jumlahnya terlalu banyak. 

Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Tutup 240 BUMN tak Produktif, Presiden Prabowo: Negara Hemat Triliunan Rupiah
Indonesia
Hotel Sultan Akan Dirobohkan, Jadi Icon Baru Jakarta
Terkait dengan manajemen operasional setelah proyek selesai, Rosan menyebut bahwa pemerintah akan melibatkan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor aviasi dan pariwisata.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Hotel Sultan Akan Dirobohkan, Jadi Icon Baru Jakarta
Indonesia
Prabowo Bahas Peluang Baru Danantara, Pariwisata hingga Konser Musik Masuk Pembicaraan
Presiden Prabowo Subianto bertemu Rosan Roeslani di Kertanegara. Bahas peluang investasi Danantara, penguatan sektor pariwisata, industri kreatif, hingga konsolidasi BUMN.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Prabowo Bahas Peluang Baru Danantara, Pariwisata hingga Konser Musik Masuk Pembicaraan
Indonesia
PLN Tambah Direksi, Petinggi Perusahaan Jadi 12 Orang
PLN menambah direksi dengan menghadirkan tambahan nomenklatur Wakil Direktur Utama (Wadirut).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
PLN Tambah Direksi, Petinggi Perusahaan Jadi 12 Orang
Indonesia
Pupuk Indonesia Catatkan Kenaikan Laba 230 Persen, Capai Rp 6,70 Triliun
Hingga Mei 2026, Pupuk Indonesia Group mencatat pendapatan year-to-date (YTD) sebesar Rp 47,71 triliun atau tumbuh 49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Pupuk Indonesia Catatkan Kenaikan Laba 230 Persen, Capai Rp 6,70 Triliun
Indonesia
DPR Dukung Danantara Pangkas BUMN Jadi 100-200 Entitas, Minta Roadmap Jelas
Rencana Danantara memangkas jumlah entitas BUMN mendapat dukungan DPR. Namun, Komisi VI mengingatkan agar proses konsolidasi dilakukan secara hati-hati dengan kajian menyeluruh.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
DPR Dukung Danantara Pangkas BUMN Jadi 100-200 Entitas, Minta Roadmap Jelas
Indonesia
1.077 BUMN Bakal Dipangkas Jadi 200, Danatara Jamin Tak Ada Pemecatan Pegawai
program perampingan BUMN berpotensi menghasilkan penghematan langsung hingga Rp 50 triliun per tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 12 Juni 2026
1.077 BUMN Bakal Dipangkas Jadi 200, Danatara Jamin Tak Ada Pemecatan Pegawai
Indonesia
KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Notifikasi Perbankan di BRI dan Telkom, Kerugian Negara Hampir Rp 2 Triliun
KPK mulai menyidik dugaan korupsi pengadaan layanan notifikasi perbankan di BRI dan Telkom. Kerugian negara sementara ditaksir hampir Rp 2 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Notifikasi Perbankan di BRI dan Telkom, Kerugian Negara Hampir Rp 2 Triliun
Bagikan