BP Batam Siapkan Uang Sewa bagi Warga Rempang

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 12 September 2023
BP Batam Siapkan Uang Sewa bagi Warga Rempang

Suasana konferensi pers yang dilakukan Pemprov Kepri bersama BP Batam terkait pembahasan Rempang Eco City, di Batam, Kepri. ANTARA/Jessica

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau menyiapkan uang sewa rumah bagi warga Rempang yang memilih untuk mencari tempat tinggal sementara di luar lokasi yang telah ditetapkan oleh BP Batam.

"Jadi sementara ini ada lokasi sementara untuk relokasi warga karena yang permanen belum selesai. Kita beri kebebasan kepada mereka, BP Batam akan menyiapkan uang sewa rumah akan kita berikan per bulannya Rp 1,2 juta setiap satu rumah," tutur Kepala BP Batam Muhammad Rudi di Batam, Selasa (12/9)

Baca Juga

Anies Tanggapi Bentrok di Pulau Rempang: Investasi Picu Derita, Perlu Dikoreksi

Selain menyiapkan uang sewa rumah, pihaknya juga akan menyiapkan uang makan bagi setiap warga Rempang per bulannya dengan besaran Rp 1,2 juta.

"Jadi semisal dalam keluarga ada bapak, ibu, tambah dua anak maka ada empat orang, dikalikan Rp 1,2 juta sudah Rp 4,8 juta, kemudian ditambah lagi Rp1,2 juta uang sewa tadi, berarti Rp6 juta. Kalau dia tidak mengambil rumah yang disiapkan oleh BP Batam, karena BP Batam mencari rumah hari ini cukup sulit maka rusun yang kita tawarkan," kata dia.

Baca Juga

Anies Tanggapi Bentrok di Pulau Rempang: Investasi Picu Derita, Perlu Dikoreksi

Ia menyampaikan, saat ini BP Batam telah menyiapkan sejumlah rumah susun (rusun) untuk menjadi tempat relokasi sementara seperti Rusun BP Batam sebanyak lima rusun, Rusun Pemkot Batam sebanyak tiga rusun, Rusun Jamsostek sebanyak tiga rusun, serta ruko dan perumahan di tiga lokasi.

"Tapi banyak protes karena seperti lansia yang tidak mungkin naik tangga lagi, karena di rusun tidak ada lift. Maka kami juga menyiapkan rumah landed tapi tidak cukup," kata Rudi.

Lebih lanjut ia menjelaskan hunian baru yang disiapkan itu berupa rumah tipe 45 senilai Rp 120 juta dengan luas tanah maksimal 500 m2.

Baca Juga

Sesalkan Bentrokan di Pulau Rempang, Puan Imbau Aparat Lebih Humanis

Hunian tersebut berada di Dapur 3 Si Jantung yang sangat menguntungkan untuk melaut dan menyandarkan kapal.

Ia menjelaskan pada tahap awal saat ini, BP Batam sedang menyiapkan lahan hunian baru seluas 2.000 hektare untuk 700 kartu keluarga (KK) yang direlokasi untuk pengembangan kawasan Rempang Eco City.

"Di 2.000 hektare ada tiga kampung dan akhirnya satu kampung lagi akan dibangun tower. Relokasi yang permanen tadi itu tidak akan selesai pada tahun ini ataupun tahun depan. Kalau di mulai sekarang pun di atas tanah 2.000 hektare itu lebih kurang 700 kepala keluarga mungkin itu akan kita selesaikan dulu," pungkasnya. (*)

Baca Juga

Pemerintah dan DPR Didesak Usut Insiden Bentrokan di Pulau Rempang

#Batam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PLN Batam Bantah Isu Blackout Sengaja Direncanakan 3 Hari, Listrik Dijatah 6 Jam
PT PLN Batam pastikan isu pemadaman listrik terencana 3 hari dan nyala 6 jam adalah hoaks. Simak klarifikasi resmi dan imbauan kanal resminya!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
PLN Batam Bantah Isu Blackout Sengaja Direncanakan 3 Hari, Listrik Dijatah 6 Jam
Indonesia
Warga Batam Dikepung 4 Derita Sejak Pagi: Listrik Blackout, Air Mati, Sinyal Hilang, Plus Kabut Asap!
Mati listrik massal, air berhenti, sinyal hilang, dan kabut asap menyergap Batam secara bersamaan! Cek kondisi terkini dan dampaknya di sini.
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
Warga Batam Dikepung 4 Derita Sejak Pagi: Listrik Blackout, Air Mati, Sinyal Hilang, Plus Kabut Asap!
Indonesia
Batam Blackout, Menteri Bahlil Baru Mau Cari Update Panggil PLN Rapat
Batam blackout melumpuhkan bandara hingga kantor wali kota! Menko Bahlil Lahadalia baru panggil PLN rapat usai acara pengusaha minta update. Cek detailnya!
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
Batam Blackout, Menteri Bahlil Baru Mau Cari Update Panggil PLN Rapat
Indonesia
Batam Blackout, Bandara Internasional Hang Nadim Gelap Gulita Saat Jam Sibuk
Pemadaman listrik massal alias Batam blackout melumpuhkan Bandara Hang Nadim dan area Kepri sejak pukul 06.30 WIB. Cek situasi terkini dan penyebabnya!
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
Batam Blackout, Bandara Internasional Hang Nadim Gelap Gulita Saat Jam Sibuk
ShowBiz
Kronologi Lengkap Band Juicy Luicy Batal Manggung di Batam dan Klarifikasi Promotor XYZ Liveground
Penasaran kenapa Juicy Luicy batal manggung di XYZ Liveground Batam? Cek kronologi lengkap insiden kelebihan bagasi hingga adu argumen promotor dan band di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 11 September 2026
Kronologi Lengkap Band Juicy Luicy Batal Manggung di Batam dan Klarifikasi Promotor XYZ Liveground
ShowBiz
Juicy Luicy Batal Tampil di Batam, Uan Kaisar Ungkap Alasan
Menurut Uan, ada kendala terkait dengan pembayaran bagasi serta kepastian penginapan yang menjadi bagian dari kebutuhan perjalanan mereka menuju Batam.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Juicy Luicy Batal Tampil di Batam, Uan Kaisar Ungkap Alasan
Indonesia
Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba Klub Malam HH Club Planet 3.0 Batam, 32 Orang Diciduk
Bareskrim Polri menggerebek klub Malam HH Club Planet 3.0 Batam. Sebanyak 32 orang diamankan, barang bukti narkoba disita
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba Klub Malam HH Club Planet 3.0 Batam, 32 Orang Diciduk
Indonesia
Indonesia dan Singapura Bahas Rencana Bangun Pusat Data Regional
Nongsa Digital Park di Batam juga disebut hampir penuh dan tengah memproses ekspansi lanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Indonesia dan Singapura Bahas Rencana Bangun Pusat Data Regional
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ekonomi Negaranya Melemah, Jutaan Warga Singapura Pindah ke Batam
Beredar konten yang menyebut jutaan warga Singapura berbondong-bondong pindah ke Batam akibat krisis ekonomi. Cek kebenaran faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Ekonomi Negaranya Melemah, Jutaan Warga Singapura Pindah ke Batam
Indonesia
ABK Fandi Dituntut Hukuman Mati Kasus Sabu 2 Ton, Legislator PKB: Penegak Hukum Harus Cermat
Penegakan hukum harus dilakukan secara adil, proporsional, dan menyeluruh dengan mempertimbangkan secara cermat peran serta posisi setiap pihak.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
ABK Fandi Dituntut Hukuman Mati Kasus Sabu 2 Ton, Legislator PKB: Penegak Hukum Harus Cermat
Bagikan