MerahPutih.com - Pemadaman listrik besar-besaran atau blackout melanda Batam, Bintan, dan Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Senin (12/10), sekitar pukul 06.30 WIB.
Gangguan yang terjadi pada jam sibuk pagi itu turut membuat sejumlah area di Bandara Internasional Hang Nadim Batam gelap akibat terputusnya pasokan listrik.
Sejumlah gerai pedagang di terminal terlihat tanpa penerangan. Kondisi serupa terjadi di ruang tunggu penumpang.
Baca juga:
Batam Blackout! Listrik Padam Melanda Warga Bintan Hingga Tanjungpinang, Begini Respons PLN
Hampir seluruh area yang terpantau mengalami gangguan penerangan sehingga suasana bandara berbeda dari biasanya. Pagi yang semestinya menjadi awal kesibukan perjalanan udara justru diwarnai suasana gelap.
Meski demikian, belum diketahui apakah pemadaman tersebut turut memengaruhi sistem pelayanan penumpang, proses check-in, maupun jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat.
Pasokan Air Lumpuh Ganggu Aktivitas Rutin Warga
Dampak blackout meluas cepat ke wilayah permukiman warga di Kota Batam, Bintan, hingga Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, yang dilaporkan padam total.
Mati listrik di jam kritis saat warga bersiap berangkat kerja atau sekolah langsung melumpuhkan fungsi mesin pompa air rumah tangga secara serentak.
Krisis air bersih seketika melanda perumahan warga hingga membuat rutinitas dasar pagi hari seperti mandi dan mencuci terhenti total.
Situasi ini memicu kepanikan warga yang tidak hanya dipusingkan oleh kemacetan lalu lintas, tetapi juga pemenuhan kebutuhan sanitasi dasar di rumah.
Baca juga:
Blackout Sumatera Beri Pukulan Telak, DPR Desak PLN Bereskan Skema Ganti Rugi untuk Pelanggan
PLN Aktifkan Pasokan Listrik Genset Cadangan
Merespons krisis pasokan energi itu, PLN Tanjungpinang dilaporkan mengaktifkan pasokan genset cadangan untuk menopang beban listrik darurat di fasilitas vital.
Kendati demikian, daya listrik cadangan yang berhasil dihimpun dilaporkan hanya mampu memenuhi sekitar 30 hingga 40 persen dari total kebutuhan wilayah.
Guna menjaga stabilitas jaringan, skema pemadaman listrik secara bergilir terpaksa diberlakukan sampai pasokan utama dari transmisi Batam kembali pulih sepenuhnya.
Bapak/ibu saat ini sedang gangguan beberapa lokasi tersebar di Batam padam sedang dalam pengecekan. Segera kami lakukan penormalan,
Sekretaris PLN Batam Rudi Antono