Bos Mafia Ditangkap Setelah 23 Tahun Buron
Ilustrasi (Foto Ist)
MerahPutih.com - Kepolisian Italia telah menangkap salah satu bos mafia Italia setelah 23 tahun buron. Demikian diungkapkan Kementerian Dalam Negeri Italia, Senin (4/9) waktu setempat.
Rocco Morabito diburu aparat setelah melarikan diri dari hukuman atas asosiasi mafia, perdagangan narkoba dan kejahatan berat lainnya. Demikian diungkapkan Kementerian Dalam Negeri Italia, Senin (4/9) waktu setempat.
Morabito dianggap sebagai buronan yang paling dicari dari Calabria yakni 'Ngdrangheta, organisasi kejahatan paling kuat di Italia serta importir kokaina Amerika Selatan terbesar di Eropa.
Pria berusia 50 tahun tersebut ditangkap di kota resor pantai Punta del Este setelah polisi Uruguay dan pihak otoritas Italia bekerja sama untuk menentukan identitas sebenarnya, demikian kementerian tersebut mengungkapkan dalam pernyataannya.
Morabito yang dijuluki sebagai "raja kokaina Milan" dicari-cari sejak tahun 1994 sejak ia digembar-gemborkan membayar 13 miliar lira Italia atau sekitar USD 8 juta untuk mengimpor satu ton obat-obatan terlarang, menurut laporan surat kabar Corriere della Sera.
Surat perintah penangkapan internasional dikeluarkan pada 1995 dengan tujuan untuk melacak Morabito dan mengekstradisinya ke Italia, negara tempat dia telah dijatuhi hukuman 30 tahun penjara.
Dengan penangkapan Morabito, jumlah buronan paling dicari seperti yang ada dalam daftar Kementerian Dalam Negeri telah berkurang menjadi empat orang. Dalam daftar, juga ada kepala mafia Sisilia yang ditakuti, Matteo Messina Denaro, yang pernah bertemu dengan Morabito. (*)
Sumber: REUTERS/ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Temui Satgas Anti Mafia Bola, Wapres Ungkap Penyebab Indonesia Susah Berprestasi
Satgas Mafia Bola Tetapkan Tetapkan Pemilik Klub sebagai Tersangka Pengaturan Skor
Kompolnas Apresiasi Polri Bongkar Skandal Mafia Bola Libatkan Wasit Liga 2
Satgas Anti-Mafia Bola Ungkap Dugaan Keterlibatan Wasit dalam Pengaturan Skor
Kapolri Komitmen Dukung PSSI Berantas Mafia Sepak Bola
Pelaku Match Fixing di Sepak Bola Bakal Dihukum Seumur Hidup
Erick Thohir Kirim Ancaman untuk Mafia Sepakbola