Bos Mafia Ditangkap Setelah 23 Tahun Buron

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 06 September 2017
Bos Mafia Ditangkap Setelah 23 Tahun Buron

Ilustrasi (Foto Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepolisian Italia telah menangkap salah satu bos mafia Italia setelah 23 tahun buron. Demikian diungkapkan Kementerian Dalam Negeri Italia, Senin (4/9) waktu setempat.

Rocco Morabito diburu aparat setelah melarikan diri dari hukuman atas asosiasi mafia, perdagangan narkoba dan kejahatan berat lainnya. Demikian diungkapkan Kementerian Dalam Negeri Italia, Senin (4/9) waktu setempat.

Morabito dianggap sebagai buronan yang paling dicari dari Calabria yakni 'Ngdrangheta, organisasi kejahatan paling kuat di Italia serta importir kokaina Amerika Selatan terbesar di Eropa.

Pria berusia 50 tahun tersebut ditangkap di kota resor pantai Punta del Este setelah polisi Uruguay dan pihak otoritas Italia bekerja sama untuk menentukan identitas sebenarnya, demikian kementerian tersebut mengungkapkan dalam pernyataannya.

Morabito yang dijuluki sebagai "raja kokaina Milan" dicari-cari sejak tahun 1994 sejak ia digembar-gemborkan membayar 13 miliar lira Italia atau sekitar USD 8 juta untuk mengimpor satu ton obat-obatan terlarang, menurut laporan surat kabar Corriere della Sera.

Surat perintah penangkapan internasional dikeluarkan pada 1995 dengan tujuan untuk melacak Morabito dan mengekstradisinya ke Italia, negara tempat dia telah dijatuhi hukuman 30 tahun penjara.

Dengan penangkapan Morabito, jumlah buronan paling dicari seperti yang ada dalam daftar Kementerian Dalam Negeri telah berkurang menjadi empat orang. Dalam daftar, juga ada kepala mafia Sisilia yang ditakuti, Matteo Messina Denaro, yang pernah bertemu dengan Morabito. (*)

Sumber: REUTERS/ANTARA

#Mafia Bola
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Temui Satgas Anti Mafia Bola, Wapres Ungkap Penyebab Indonesia Susah Berprestasi
Satgas Independen dan Satgas Anti Mafia Bola Kepolisian bertemu Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Zulfikar Sy - Selasa, 17 Oktober 2023
Temui Satgas Anti Mafia Bola, Wapres Ungkap Penyebab Indonesia Susah Berprestasi
Indonesia
Satgas Mafia Bola Tetapkan Tetapkan Pemilik Klub sebagai Tersangka Pengaturan Skor
Pelaku pengaturan skor di lingkup Liga Indonesia kembali diproses hukum.
Zulfikar Sy - Kamis, 12 Oktober 2023
Satgas Mafia Bola Tetapkan Tetapkan Pemilik Klub sebagai Tersangka Pengaturan Skor
Indonesia
Kompolnas Apresiasi Polri Bongkar Skandal Mafia Bola Libatkan Wasit Liga 2
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi Polri mengungkap kasus pengaturan skor atau match fixing dalam pertandingan Liga 2.
Mula Akmal - Kamis, 28 September 2023
Kompolnas Apresiasi Polri Bongkar Skandal Mafia Bola Libatkan Wasit Liga 2
Indonesia
Satgas Anti-Mafia Bola Ungkap Dugaan Keterlibatan Wasit dalam Pengaturan Skor
Satgas menetapkan enam orang tersangka terkait kasus pengaturan skor (match fixing) di pertandingan sepak bola Liga 2.
Zulfikar Sy - Kamis, 28 September 2023
Satgas Anti-Mafia Bola Ungkap Dugaan Keterlibatan Wasit dalam Pengaturan Skor
Indonesia
Kapolri Komitmen Dukung PSSI Berantas Mafia Sepak Bola
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan akan mengusut tuntas setiap laporan dugaan kecurangan pertandingan sepak bola di Tanah Air.
Mula Akmal - Senin, 26 Juni 2023
Kapolri Komitmen Dukung PSSI Berantas Mafia Sepak Bola
Indonesia
Pelaku Match Fixing di Sepak Bola Bakal Dihukum Seumur Hidup
Erick Thohir bakal menjatuhkan sanksi tegas berupa hukuman tidak dapat berkecimpang di dunia persepakbolaan seumur hidup terhadap pelaku match fixing.
Zulfikar Sy - Senin, 26 Juni 2023
Pelaku Match Fixing di Sepak Bola Bakal Dihukum Seumur Hidup
Olahraga
Erick Thohir Kirim Ancaman untuk Mafia Sepakbola
"Kita vonis kartu merah untuk para mafia bola. Sepakbola kita sulit berkembang selama mafia pengatur skor belum kita tendang," ujar Erick di Jakarta, Minggu (19/2).
Andika Pratama - Senin, 20 Februari 2023
Erick Thohir Kirim Ancaman untuk Mafia Sepakbola
Bagikan