Bocoran 63 Sekolah Swasta di Jakarta yang Bakal Gratis Tahun Ini

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 27 Februari 2026
Bocoran 63 Sekolah Swasta di Jakarta yang Bakal Gratis Tahun Ini

Ilustrasi sekolah swasta. (Foto: Pexels/C.T. Phat)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menambah 63 sekolah swasta untuk masuk dalam daftar program sekolah swasta gratis pada tahun 2026.

Kebijakan strategis ini bertujuan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi warga Jakarta tanpa terkendala biaya, mulai dari jenjang SD hingga Sekolah Luar Biasa (SLB), yang akan efektif berjalan pada tahun ajaran baru Juli 2026.

Baca juga:

Karyawan Swasta Wajib Tahu, Aturan THR 2026 H-14 Lebaran Berlaku Tegas Tanpa Toleransi

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Nahdiana, menegaskan bahwa penambahan ini merupakan langkah ekspansi dari program piloting yang sebelumnya hanya mencakup 40 sekolah. Dengan tambahan 63 sekolah baru, maka total institusi pendidikan swasta yang membebaskan biaya di Jakarta akan mencapai 103 sekolah.

“Sebanyak 63 sekolah yang kita akan tambah sekarang ini di 2026, jadi 103 jumlahnya. Kan 40 sekolah yang awal,” ungkap Nahdiana saat memberikan keterangan di Kantor Dinas Pendidikan, Jakarta Selatan, Kamis (26/2).

Skema Pembiayaan Penuh dan Tanpa Diskriminasi

Pihak Dinas Pendidikan menekankan bahwa sekolah yang tergabung dalam program ini wajib membebaskan seluruh biaya pendidikan bagi siswanya.

Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah, menjelaskan bahwa tidak boleh ada sistem kombinasi atau subsidi silang di mana sebagian siswa membayar dan sebagian lagi gratis.

“Seluruh peserta didik yang masuk dalam daftar sekolah tersebut harus gratis. Siswa lama juga masuk program, semua dibiayai. Tapi untuk tahun ini ada 4.932 kursi sekolah swasta gratis yang disiapkan. Jadi, kami hanya menerima kuota tersebut,” tegas Taga.

Pada tahun ajaran 2025/2026 lalu, tercatat sebanyak 4.932 murid baru tertampung dalam 142 rombongan belajar (rombel) di 40 sekolah uji coba. Keberhasilan tahap awal inilah yang memicu pemerintah untuk melipatgandakan jumlah sekolah partisipan di tahun mendatang.

Daftar Wilayah dan Jenjang Pendidikan

Pemprov DKI memastikan sebaran sekolah mencakup seluruh wilayah kota administratif.

Baca juga:

Selama Ramadan, Siswa di Jakarta Pulang Sekolah Paling Lambat Jam 2 Siang

Program ini merangkul berbagai jenjang, mulai dari SD Bhakti Luhur di Jakarta Selatan, SMP Muhammadiyah 32 di Jakarta Barat, hingga SMKS Taman Siswa 2 di Jakarta Pusat yang memiliki daya tampung besar mencapai 1.116 peserta didik.

Hingga saat ini, sekolah-sekolah unggulan seperti SMA Plus Khadijah Islamic School dan SMK Cyber Media telah membuktikan efektivitas program ini dalam menyerap siswa dari berbagai kalangan ekonomi. Pemprov DKI berharap penambahan kuota di tahun 2026 dapat menghapus stigma bahwa sekolah swasta berkualitas hanya milik golongan ekonomi atas.

Adapun jumlah total keseluruhan siswa yang menjadi peserta dalam program sekolah swasta gratis di 40 daftar sekolah terpilih antara lain:

Jenjang SD

1. SD Bhakti Luhur, Petogogan, Jakarta Selatan dengan jumlah rombel tujuh dan maksimal 224 peserta didik.

2. SDS Bina Pusaka, Koja, Jakarta Utara, 10 rombel dan maksimal 320 peserta didik.

Jenjang SMP

1. SMP Muhammadiyah 32, Keagungan, Jakarta Barat dengan jumlah rombel sebanyak lima dan maksimal 180 peserta didik.

2. SMP Al Inayah, Kedoya Utara, Jakarta Barat, enam rombel dan maksimal 288 peserta didik.

3. SMP Triwibawa, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, lima rombel dan maksimal 180 peserta didik.

4. SMP Trisula Perwari 2, Paseban, Jakarta Pusat, delapan rombel dan maksimal 288 peserta didik.

5. SMP Trisula Perwari I Jakarta, Pasar Manggis, Jakarta Selatan, empat rombel dan maksimal 144 peserta didik.

6. SMP Yaspia, Rawa Terate, Jakarta Timur, enam rombel dan maksimal 216 peserta didik.

7. SMP Sejahtera, Pademangan Barat, Jakarta Utara, tujuh rombel dan maksimal 252 peserta didik.

8. SMP Darul Maarif, Semper Timur, Jakarta Utara, 15 rombel dan maksimal 540 peserta didik.

9. SMP Al Hasanah, Sukabumi Utara, Jakarta Barat, tujuh rombel dan maksimal 252 peserta didik.

10. SMP Yakpi I DKI Jaya, Pademangan Barat, Jakarta Utara, 13 rombel dan maksimal 468 peserta didik.

Jenjang SMA

1. SMA Lamaholot, Rawa Buaya, Jakarta Barat, tiga rombel dan maksimal 108 peserta didik.

2. SMAS Budi Murni 2, Kedoya Selatan, Jakarta Barat, delapan rombel dan maksimal 288 peserta didik.

3. SMAS At Taqwa Jakarta, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, lima rombel dan maksimal 180 peserta didik.

4. SMAS Taman Madya I Jakarta, Serdang, Jakarta Pusat, 19 rombel dan maksimal 684 peserta didik.

5. SMA Plus Khadijah Islamic School, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, tiga rombel dan maksimal 108 peserta didik.

6. SMAS Muhammadiyah 12 Jakarta, Kayu Manis, Jakarta Timur, delapan rombel dan maksimal 288 peserta didik.

7. SMA Teladan 1 Jakarta, Susukan, Jakarta Timur, lima rombel dan maksimal 180 peserta didik.

8. SMAS Gita Kirti 2, Sunter Jaya, Jakarta Utara, empat rombel dan maksimal 144 peserta didik.

9. SMAS Al Khairiyah Jakarta, Lagoa, Jakarta Utara, sembilan rombel dan maksimal 324 peserta didik.

10. SMAS Wijaya Kusuma, Rambutan, Jakarta Timur, 13 rombel dan maksimal 468 peserta didik.

Jenjang SMK

1. SMKS Citra Utama, Tegal Alur, Jakarta Barat, 17 rombel dan maksimal 612 peserta didik.

2. SMKS Maarif Jakarta, Grogol, Jakarta Barat, 17 rombel dan maksimal 612 peserta didik.

3. SMKS At Taqwa Jakarta, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, enam rombel dan maksimal 216 peserta didik.

4. SMKS Taman Siswa 2, Kemayoran, Jakarta Pusat, 31 rombel dan maksimal 1.116 peserta didik.

5. SMKS PGRI 15 Jakarta, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, 31 rombel dan maksimal 1.116 peserta didik.

6. SMKS Cyber Media, Pancoran, Jakarta Selatan, 28 rombel dan maksimal 1.008 peserta didik.

7. SMK Gapura Merah Putih, Ciganjur, Jakarta Selatan, tiga rombel dan maksimal 108 peserta didik.

8. SMKS Cipta Karya Jakarta, Kayu Manis, Jakarta Timur, tujuh rombel dan maksimal 252 peserta didik.

9. SMK Bina Nusa Mandiri, Ciracas, Jakarta Timur, 21 rombel dan maksimal 756 peserta didik.

10. SMKS Fajar Indah, Pademangan Barat, Jakarta Utara, empat rombel dan maksimal 144 peserta didik.

11. SMKS Sari Putra, Semper Barat, Jakarta Utara, enam rombel dan maksimal 216 peserta didik.

12. SMKS YP IPPI Petojo, Petojo Utara, Jakarta Pusat, 25 rombel dan maksimal 900 peserta didik.

13. SMK Katolik Saint Joseph, Kenari, Jakarta Pusat, enam rombel dan maksimal 216 peserta didik.

14. SMK Jagakarsa, Jagakarsa, Jakarta Selatan, 16 rombel dan maksimal 576 peserta didik.

15. SMKS YPK-Kesatuan, Manggarai, Jakarta Selatan, 12 rombel dan maksimal 432 peserta didik.

16. SMKS Laboratorium Jakarta, Pondok Kopi, Jakarta Timur, sembilan rombel dan maksimal 324 peserta didik.

Baca juga:

PDIP Kritik Anggaran Pendidikan Dipakai MBG, Sebut Masih Banyak Sekolah tak Layak

Jenjang Sekolah Luar Biasa

1. SLB B-C Alfiany, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, 15 rombel dan maksimal 99 peserta didik.

2. SLB BC Abdi Pratama, Munjul, Jakarta Timur, 12 rombel dan maksimal 78 peserta didik.

#Sekolah #Anak Sekolah #Sekolah Swasta #Pemprov DKI #Pemprov DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Penasaran dengan nasib konser Andrea Bocelli di Jakarta yang sempat memicu penolakan? Gubernur Pramono Anung akhirnya buka suara soal polemik perizinan. Cek faktanya di sini!
Angga Yudha Pratama - 28 menit lalu
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Indonesia
Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara soal konser Andrea Bocelli yang menuai penolakan.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya
Indonesia
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
PAM Jaya berkontribusi terhadap melambatnya permukaan tanah di Jakarta. Air perpipaan disebut berperan penting.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Indonesia
Kabar Baik! Rapelan Gaji PJLP Jakarta Cair Awal November 2026
Gubernur Pramono Anung menargetkan rapelan selisih gaji PJLP DKI Jakarta mulai dibayarkan awal November 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 November 2026
Kabar Baik! Rapelan Gaji PJLP Jakarta Cair Awal November 2026
Indonesia
Pasar Baru Bakal Jadi Wisata Kuliner 24 Jam ala Myeongdong Korea Selatan
Pemprov DKI menyiapkan Pasar Baru sebagai pusat wisata kuliner 24 jam ala Myeongdong setelah MRT Fase 2A rampung. Glodok dan Kota Tua juga dikembangkan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Pasar Baru Bakal Jadi Wisata Kuliner 24 Jam ala Myeongdong Korea Selatan
Indonesia
Lahan Makam Jakarta Terbatas, Pramono Relokasi Warga TPU ke Rusun untuk Tambah Ruang
Pemprov DKI Jakarta menata TPU Menteng Atas dengan merelokasi warga, membuka opsi makam tumpang, dan memfinalisasi lokasi pemakaman baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Lahan Makam Jakarta Terbatas, Pramono Relokasi Warga TPU ke Rusun untuk Tambah Ruang
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Indonesia
Tembus Rp 625 Miliar dalam Dua Hari, Ini Dampak Konser Kanye West dan JRF bagi Jakarta
Pramono Anung menyebut Jakarta Running Festival menyumbang Rp 175 miliar dan konser Kanye West Rp 450 miliar, dengan total dampak ekonomi Rp 625 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Tembus Rp 625 Miliar dalam Dua Hari, Ini Dampak Konser Kanye West dan JRF bagi Jakarta
Indonesia
Pramono Setuju Taman Puring Direvitalisasi Jadi Taman Disabilitas, Pedagang Dicarikan Tempat Baru
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bakal merevitalisasi Taman Puring menjadi Taman Disabilitas.
Soffi Amira - Senin, 26 Oktober 2026
Pramono Setuju Taman Puring Direvitalisasi Jadi Taman Disabilitas, Pedagang Dicarikan Tempat Baru
Indonesia
821 Ribu Rumah di Jakarta Tak Layak Huni, Tito Karnavian Singgung Anggaran DKI
Tito Karnavian meminta Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran bedah rumah. BPS mencatat 821.840 rumah di Jakarta tidak layak huni pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
821 Ribu Rumah di Jakarta Tak Layak Huni, Tito Karnavian Singgung Anggaran DKI
Bagikan