Bocah Rayan Yang Terjebak di Lubang 32 Meter Meninggal Dunia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 06 Februari 2022
Bocah Rayan Yang Terjebak di Lubang 32 Meter Meninggal Dunia

Seorang bocah berusia lima tahun bernama Rayan terjebak di sumur dengan kedalaman 32 meter di sebuah desa utara Ighran, Provinsi Chefchaouen, Maroko sejak Selasa (1/2). Foto: Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bocah laki-laki yang terjebak selama hampir lima dalam dalam lubang sedalam 32 meter, di Maroko, Afrika, dikabarkan meninggal dunia setelah tim penyelamat berhasil mengeluarkan anak tersebut.

Selama proses penyelamatan, tim terhambat oleh kekhawatiran akan terjadinya tanah longsor. Saat berhasil dikeluarkan, sambutan sorak-sorai dari orang banyak. Namun, hal itu tidak berlangsung lama setelah Raja Maroko menyatakan belasungkawa terdalam dan belas kasih yang tulus.

Baca Juga:

Operasi Penyelamatan Rayan, Bocah 5 Tahun di Maroko yang Terjebak di Sumur Sempit

"Menyusul kecelakaan tragis yang merenggut nyawa anak itu, Rayan Oram, Yang Mulia Raja Mohammed VI menelepon orang tua bocah laki-laki yang meninggal setelah jatuh dari sumur," tulis pernyataan dari istana kerajaan.

Kantor berita BBC melansir, Minggu (6/2), beberapa menit kemudian muncul pengumuman bahwa Rayan telah meninggal.

Seorang bocah berusia lima tahun bernama Rayan terjebak di sumur dengan kedalaman 32 meter di sebuah desa utara Ighran, Provinsi Chefchaouen, Maroko sejak Selasa (1/2). Foto: Istimewa
Seorang bocah berusia lima tahun bernama Rayan terjebak di sumur dengan kedalaman 32 meter di sebuah desa utara Ighran, Provinsi Chefchaouen, Maroko sejak Selasa (1/2). Foto: Istimewa

Warganet mulai memberikan penghormatan dan mengungkapkan kesedihan dan membanjiri dengan doa.

Rayan terjebak di sumur dengan kedalaman 32 meter di sebuah desa utara Ighran, Provinsi Chefchaouen, Maroko sejak Selasa (1/2).

Sabtu (5/2), tim penyelamat mulai melakukan operasi pengangkatan Rayan dari dalam sumur. Mereka melakukan galian secara horizontal sejauh delapan meter dengan menggunakan empat pipa. (*)

Baca Juga:

Sikap yang Harus Diajarkan Kepada Anak Sejak Dini

#Kecelakaan #Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pelajar Tewas Karena Jalan Licin, Pramono Perintahkan Satpol PP Tertibkan Pedagang Ikan di Bahu Jalan
Kondisi jalan yang basah di sekitar aktivitas pedagang ikan tidak boleh dibiarkan karena berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Pelajar Tewas Karena Jalan Licin, Pramono Perintahkan Satpol PP Tertibkan Pedagang Ikan di Bahu Jalan
Indonesia
TNI/ Polri Ikut Bantu Operasi SAR Pencarian Kapal Putri Yasmin di Selat Lombok
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI-AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yacht, dan SGi Air Bali.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
TNI/ Polri Ikut Bantu Operasi SAR Pencarian Kapal Putri Yasmin di Selat Lombok
Indonesia
8 Tewas Dihantam Mobil Balap, DPR Desak Aparat Seret Penyelenggara ke Pengadilan
Insiden ini tidak boleh sekadar dianggap sebagai kecelakaan biasa.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
8 Tewas Dihantam Mobil Balap, DPR Desak Aparat Seret Penyelenggara ke Pengadilan
Indonesia
Kecelakaan Kapal Laut Beruntun, DPR Dorong Modernisasi Keselamatan Kapal
Pembenahan tidak cukup hanya dilakukan setelah terjadi insiden, harus diwujudkan melalui modernisasi pengawasan dan peningkatan standar keselamatan pelayaran.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Kecelakaan Kapal Laut Beruntun, DPR Dorong Modernisasi Keselamatan Kapal
Indonesia
Laka Kapal Terus Berulang, DPR Sebut sebagai Indikator Kerapuhan Keselamatan Pelayaran Nasional
Berulangnya insiden tragis yang merenggut banyak korban jiwa dan korban hilang menjadi sinyal kuat masih lemahnya tata kelola dan sistem keselamatan pelayaran nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Laka Kapal Terus Berulang, DPR Sebut sebagai Indikator Kerapuhan Keselamatan Pelayaran Nasional
Indonesia
DPR Minta KNKT Telusuri Kelayakan Kapal dan Validitas Manifes Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
KNKT harus memeriksa seluruh aspek keselamatan kapal, mulai dari kondisi teknis, kelengkapan alat keselamatan, hingga prosedur keberangkatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
DPR Minta KNKT Telusuri Kelayakan Kapal dan Validitas Manifes Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Indonesia
Pencarian Korban KM Nurul Salsa Diperpanjang, 16 Orang Masih Hilang
Dengan penemuan dua jenazah tersebut, operasi SAR yang semula dijadwalkan berakhir pada hari ketujuh, resmi diperpanjang selama tiga hari ke depan untuk melanjutkan pencarian sisa korban yang tercatat ada 16 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Pencarian Korban KM Nurul Salsa Diperpanjang, 16 Orang Masih Hilang
Bagikan