Bluebird akan Lepas 1.000 Armada EV, Berkomitmen Ciptakan Inovasi Ramah Lingkungan
Bluebird memaparkan komitmen menghadirkan inovasi ramah lingkungan. (Foto: Bluebird)
MerahPutih.com - Bluebird menghadirkan inovasi ramah lingkungan pada armadanya agar memiliki dampak secara sosial. Sepanjang 2024, perusahaan ini memperluas jangkauan inisiatifnya melalui tiga pilar utama: BlueSky, BlueLife, dan BlueCorps.
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, menegaskan bahwa mobilitas modern harus selaras dengan keberlanjutan.
“Kami telah mengurangi lebih dari 196.000 ton emisi karbon sejak 2019, melalui armada taksi dan rental berbasis CNG dan listrik, operasional 60 bus listrik di Medan, serta infrastruktur pengisian daya EV,” ujar Adrianto dalam sebuah jumpa pers di Jakarta, Kamis (6/2), membeberkan dengan rinci langkah-langkah nyata Bluebird dalam menggaungkan misi berkelanjutan.
Komitmen untuk menerapkan kampanye berkelanjutan juga akan terus berjalan di 2025. Kali ini, perusahaan taksi ini akan terus mengembangkan misi berkelanjutan sekaligus memberikan kenyamanan pada pelanggan. Kiat-kiat itu berupa menghadirkan fitur pemesanan kendaraan listrik di aplikasinya, menambah 1.000 unit armada EV, serta memperluas layanan ke lebih banyak kota.
Baca juga:
Langkah ini diperkuat dengan kolaborasi strategis, termasuk bersama Rekosistem dalam menciptakan ekosistem transportasi rendah emisi.
“Transportasi berkelanjutan kini menjadi preferensi masyarakat. Kami siap melangkah lebih jauh dengan inovasi digital dan ekspansi layanan,” tambah Andrew Arristianto, Chief Strategy Officer Bluebird yang hadir bersama Adrianto.
Hadir di kesempatan sama, Angga Adhitya Fritz Aradhana, SVP of Business Growth & Partnerships Rekosistem, menekankan bahwa keberlanjutan adalah hasil kolaborasi berbagai sektor. Kerja sama berbagai pihak akan membantu menguatkan komitmen berkelanjutan, sehingga target mencapai lingkungan bersih dapat tercapai.
Angga juga menambahkan bahwa dengan menggabungkan inovasi, infrastruktur, dan komitmen bersama, transisi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dapat dipercepat.
Baca juga:
Bluebird Tatap 50 Tahun Beroperasi Dengan Berikan Diskon Selama 50 Hari
“Kolaborasi strategis, seperti yang kami lakukan bersama Bluebird, memungkinkan terciptanya solusi nyata untuk mobilitas yang lebih lestari, bersih, dan minim emisi,” tutupnya. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Long Weekend Isra Mikraj, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Meningkat
Wacana Pembangunan Monorel di Ragunan, DPRD DKI: Belum Ada Anggaran Khusus dalam APBD
Pembangunan LRT Velodrome–Manggarai Capai 89 Persen, Rampung Agustus 2026
Cuaca Ekstrem Landa Jakarta, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Tetap Normal
Pemprov DKI Mau Bangun Monorel di Ragunan, Bisa Kurangi Kemacetan dan Polusi
Penjualan Tiket KAI saat Nataru 2025/2026 Tembus 4,17 Juta, ini 10 Stasiun Kereta Paling Favorit
Pemkot Solo Hentikan Permanen Operasional BST Koridor 6, tak Dapat Anggaran Pusat
Arus Balik 2025/2026 Nataru 2026 Mulai Terlihat, 42.478 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta
Okupansi Penjualan Tiket Kereta Jarak Jauh di Atas 100 Persen saat Nataru 2026, KAI: Satu Tempat Duduk Bisa Digunakan 2 Orang
Membeludak, Okupansi Penumpang Kereta Jarak Jauh di Atas 100 Persen Selama Nataru 2026